Hukum

Mensos Tegaskan Kekompakan Masyarakat Cegah Kekerasan Anak

Wednesday, 07 Oktober 2015 | View : 443

JAKARTA-SBN.

Menteri Sosial (Mensos) Indonesia ke-27 yang mulai menjabat sejak 27 Oktober 2014, Dra. Khofifah Indar Parawansa mengatakan kekompakan positif di dalam masyarakat dapat mencegah tindak kekerasan terhadap anak sehingga kasus memilukan PNF (9 tahun) yang tewas dibunuh dan dibungkus kardus dapat dicegah.

"Inilah pentingnya membangun kohesivitas masyarakat di sekitar anak sehingga memberi perlindungan. Sebagaimana yang berkembang adalah peran masyarakat diperkuat dengan dibentuknya satuan tugas perlindungan anak di tingkat RT/RW," kata Mensos Khofifah Indar Parawansa di Jakarta, Rabu (7/10/2015).

Masyarakat, sambung mantan Wakil Ketua DPR RI bidang Industri, Perdagangan, dan Pembangunan dengan masa jabatan 1 Oktober 1999-26 Oktober 1999, memiliki peranan penting dalam memberi perlindungan bagi anak selain dari orang tua anak.

Masyarakat sekitar merupakan pihak di luar keluarga yang dapat mengetahui berbagai hal perilaku, teruama jika ada ancaman, sehingga menjadi salah satu unsur pelindung aktif anak itu sendiri. Kendati demikian, peran perlindungan orang tua anak juga harus terus diperkuat.

Menurut Mensos Khofifah Indar Parawansa, pemerintah melalui Menteri Dalam Negeri telah menginstruksikan pembentukan satuan tugas yang ada di tingkat RT/RW, yaitu Satgas Perlindungan Sosial. Instruksi ini telah diedarkan kepada kepala daerah seluruh Indonesia pada pertengahan 2015.

Kendati tidak secara spesifik untuk anak saja, satgas tersebut memiliki tugas dalam perlindungan sosial.

"Sesungguhnya Mendagri sejak Mei lalu itu sudah mengrim surat kepada bupati/walikota untuk menyiapkan Satgas Perlindungan Sosial. Atas surat Kemsos saat itu maka Kemendagri sudah menyurati agar ada Satgas Perlindungan Sosial di tiap RT hendaknya 5-10 orang satgas," tambah dia.

Satgas ini, lanjut Mensos, diharapkan dapat memberikan langkah-langkah perlindungan dan pencegahan terhadap anak, lansia telantar dan proteksi sosial yang lainnya.

Seharusnya, kata mantan Wakil Ketua DPR RI bidang Industri, Perdagangan, dan Pembangunan dengan masa jabatan 1 Oktober 1999-26 Oktober 1999, masing-masing kota/kabupaten sudah melaksanakan surat edaran Mendagri Mei lalu untuk membentuk satgas ini. Sehingga kasus kekerasan, termasuk pembunuhan PNF, relatif bisa termonitor dan perlindungannya lebih maksimal.

"Kita juga mendapatkan suasana yang memprihatinkan semua pihak bahwa kekerasan kepada anak termasuk kekerasan seksual fisik masih ditemukan di bebeberapa tempat. Ini harus jadi koreksi kita bersama untuk perhatian dan perlindungan maksimal terutama untuk anak di masa mendatang," pungkas mantan Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan Indonesia ke-5 dengan masa jabatan 26 Oktober 1999-9 Agustus 2001. (ant)

See Also

Keterangan Ahli Di Sidang Praperadilan Terkait Eksekusi Penahanan Matheus Mangentang
Peras Mantan Petinggi Polri, Hukuman Sisca Dewi Diperberat
LBH Ansor Jateng Apresiasi Penangkapan Cepat Polres Kebumen Terhadap Pelaku Kekerasan Seksual
Kapolres Bitung Perintahkan Pelaku Kejahatan Ditembak Di Tempat
Reserse Polres Bitung Bekuk Residivis Sadis Pembegal Motor
Satuan Reskrim Polres Bitung Tangkap Dua Tersangka Curanmor
Mahasiswa Unesa Sorot Penggunaan Dana Pembelian Mebel Di Kampus
KPK Tetapkan Dirut PT. Rohde And Schwarz Indonesia Sebagai Tersangka
KPK Akan Segera Periksa Saksi Dan Tersangka Suap KONI
KPK Cekal Robert Tantular Ke Luar Negeri
Tim Resmob Dan Tarsius Bitung Lumpuhkan Pencuri Kambuhan
Mahkamah Agung Hukum Alfian Tanjung 2 Tahun Penjara
Polda Jatim Duga Ada Kesalahan Teknis Proyek Berujung Jalan Gubeng Ambles
KPAI Apresiasi Langkah Cepat Polri Proses Bahar Bin Smith
Polri Sebut Penahanan Tersangka Bahar Bin Smith Murni Kasus Hukum
Polri Koordinasi Dengan LPSK Amankan 2 Remaja Korban Bahar Bin Smith
Usai OTT KPK, Kemenpora Lanjutkan Program SEA Games-Olimpiade
KPK Sita Miliaran Rupiah Terkait OTT Pejabat Kemenpora Dan KONI
Polri Kantongi Bukti Penganiayaan Oleh Bahar Bin Smith
KPK OTT Pejabat Kemenpora Dan Pengurus KONI
Polres Metro Jakarta Selatan Buru Pembunuh Perempuan Muda Di Kebagusan City
Pembunuh Keji Sopir Taksi Online Divonis 10 Tahun Penjara
Uang Pengganti E-KTP, KPK Sita Rp 862 Juta Dari Setya Novanto
Keterangan Ahli Ketua DPD KAI DKI Jakarta Pada Sidang Lanjutan Julius Lobiua
TNI AL Ringkus Pelaku Narkoba Di Tanjung Ahus
jQuery Slider

Comments

Arsip :2019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.503.108 Since: 05.03.13 | 0.129 sec