Politik

Deklarasi Damai Pilgub Jatim

Sunday, 11 Agustus 2013 | View : 811

SURABAYA-SBN.

Di Gedung Mahameru, Mapolda Jawa Timur, Surabaya, Ahad (11/8/2013) yang dihadiri oleh Kapolda Jawa Timur, Inspektur Jenderal Polisi Drs. Unggung Cahyono, empat pasangan calon Cagub-Cawagub periode 2014-2019 menandatangani deklarasi kesepakatan damai Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur 2013, yang akan digelar 29 Agustus 2013 mendatang. Pilkada Jatim 2013 yang diikuti empat pasangan Cagub dan Cawagub, yakni Soekarwo-Saifullah Yusuf (KarSa), Eggi Sudjana-Moh. Sihat (Beres), Bambang D.H.-Said Abdullah, dan Khofifah Indar Parawansa-Herman S Sumawiredja (BerKah) menyatakan bersama, siap menang, siap kalah, dan siap mendukung yang menang di sela-sela deklarasi damai pemilu kepala daerah (Pilkada) Jawa Timur di Mapolda Jatim, Surabaya, Ahad (11/8/2013).

Di hadapan Kapolda Jatim, Ketua MUI, Ketua PWNU, Ketua Bawaslu, Ketua KPU Jawa Timur, sejumlah politikus, akademisi, tokoh-tokoh agama dan masyarakat, empat pasangan peserta Pilgub Jawa Timur berjanji dan siap mentaati lima poin kesepakatan damai.

Setidaknya ada lima poin yang wajib dipatuhi oleh masing-masing pasangan calon, baik ketika pilgub digelar maupun sesudahnya. Empat pasangan itu adalah nomor urut pertama Soekarwo-Saifullah Yusuf (KarSa), pasangan nomor urut dua dari Cagub Jatim lewat jalur perseorangan/independen, Eggi Sudjana-Moh. Sihat (Beres), pasangan nomor urut tiga Bambang D.H.-Said Abdullah dan pasangan nomor urut empat Khofifah Indar Parawansa-Herman S Sumawiredja (BerKah).

Lima poin itu berisikan sebagai berikut, yakni poin pertama pasangan calon Cagub-Cawagub melaksanakan Pilgub Jawa Timur 2013 secara jujur, adil, santun, dan bermartabat. Poin kedua berisi tentang kesanggupan masing-masing pasangan untuk tidak mengangkat isu-isu yang berbau SARA. Selanjutnya poin ketiga, bersama polisi dan aparat TNI, masing-masing pasangan calon siap menjaga Kamtibmas yang kondusif, aman damai serta dapat mengendalikan massa pendukungnya masing-masing dan mendukung sepenuhnya tindakan tegas aparat hukum sesuai Undang-undang. Poin keempat, masing-masing pasangan calon dapat menerima hasil pleno penyelenggara Pilgub sesuai dengan ketentuan perundang-undangan. Dan yang terakhir, masing-masing pasangan harus siap dipilih, dan siap untuk tidak dipilih serta mendukung pasangan terpilih sebagai gubernur dan wakilnya melalui proses pemilihan yang demokratis dan transparan.

“Hari ini (11/8/2013), masing-masing paslon (pasangan calon) menandatangani deklarasi kesepakatan damai di Pilkada Jatim. Mereka harus siap dipilih dan siap untuk tidak dipilih. Penandatangan yang kita gelar di Gedung Mahameru itu dilakukan di hadapan Ketua KPU, ada Ketua Bawaslu, ada tokoh-tokoh agama, dan masyarakat juga hadir,” tutur Kapolda Jawa Timur Irjen. Pol. Drs. Unggung Cahyono, Surabaya, Ahad (11/8/2013).

“Usai deklarasi kesepakatan damai masing-masing pasangan calon pada hari Senin (12/8/2013) besok seluruh pasukannya akan disebar di 38 kabupaten kota untuk mulai melakukan pengamanan Pilgub Jawa Timur 2013,” tegas mantan Wakapolda Papua dan mantan Kapolwil Bogor, Irjen Pol. Drs. Unggung Cahyono.

"Hari ini kita sudah melakukan apel gelar pasukan, dan besok (12/8/2013) kita sudah melakukan pengamanan masa kampanye pilgub,” ungkap Jenderal Polisi bintang dua yang juga mantan Kakorbrimob Polri dan mantan Kasat Brimob Polda Jabar tersebut

Mantan Kabag Jianling Rojianstra Sdeops Polri dan mantan Kapolda Jawa Barat ini juga mengatakan, pihaknya tidak segan-segan menindak siapa saja yang ingin membuat suasana kondusif di Jawa Timur menjadi rusuh selama pelaksanaan pilgub. “Kami siap menindak tegas bagi siapa saja yang ingin membuat onar di Jawa Timur,” tegas mantan Karo Ops Polda Metro Jaya. (mer/jos)

See Also

Sosialisasi Pilkada Jadi Tantangan KPU
Bawaslu RI Pastikan Pilkada Luber Dan Jurdil
Ketika Ahli IT Dan Master Di Bidang Hukum Menolak Korupsi
Kami Peduli Kejahatan Pornografi
Ketua MUI Tak Sependapat Indonesia Bubar 2030
Mukernas II PPP Hasilkan Sejumlah Ketetapan
PAN Walk Out Dari Paripurna RUU Pemilu
Pengamat LIPI Sebut Fenomena Ahok Bikin Parpol Panik
Gubernur DKI Jakarta Tunggu Menteri Sebelum Konsep Baru Raperda Reklamasi
Fadli Zon Akan Sidak Lokasi RS Sumber Waras
Mekanisme Pemilihan CaGub Dan CaWaGub DKI Jakarta Dari PDIP
Presiden Joko Widodo Melantik Agus Widjojo Sebagai Gubernur Lemhannas
Ahok Kecam Cuitan Yusron Ihza Mahendra Yang Rasis
Bicara Kalimat Rasis, Kemlu Minta Yusron Ihza Mahendra Fokus Jalankan Tugas
Ahok Hadiri Pelantikan Pengurus Partai NasDem DKI Jakarta
Muhammadiyah Ingatkan Sistem Politik Tidak Boleh Memiskinkan Rakyat
Tujuh Rekomendasi Mukernas PKB
Agung Laksono Tegaskan Munaslub Partai Golkar Harus Oleh Tim Transisi
Setya Novanto Mundur
Mayoritas Anggota MKD DPR RI Putuskan Setya Novanto Langgar Kode Etik
Ibu Yang Dimarahi Ahok Soal KJP Mengadu Ke DPRD DKI Jakarta
MenkoPolhukam Bersaksi
Sejumlah Calon Petahana Menangkan Pilkada
Maroef Sjamsoeddin Ibaratkan Setya Novanto Seperti Henry Kissinger
Prabowo Subianto Juru Kampanye Maya Rumantir/Glenny Kairupan
jQuery Slider
Arsip :20202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 8.313.026 Since: 05.03.13 | 0.1638 sec