Internasional

Korban Tewas Insiden Mina Jadi 717 Jiwa

Friday, 25 September 2015 | View : 486

MEKAH-SBN.

Terulangnya tragedi saling injak di Mina membuat Kerajaan Arab Saudi mengambil tindakan.

Jumlah korban termutakhir adalah 717 orang tewas, sementara 863 luka-luka. Hingga pukul 19.40 WIB, sebanyak 717 jemaah haji dilaporkan tewas dan lebih dari 800 orang luka-luka karena terinjak-injak di Jalan 204, Mina, Arab Saudi, Kamis (24/9/2015).

Putra Mahkota Arab Saudi, Pangeran Nayef bin Mohammad bin Abdulaziz, menggelar pertemuan darurat dengan para pejabat senior bidang pelaksanaan haji, Kamis (24/9/2015) kemarin sore.

Dia berjanji investigasi menyeluruh langsung digelar untuk mencari penyebab tragedi di Mina terus berulang. Apalagi insiden saling injak di musim haji kali ini adalah yang terburuk dalam 25 tahun terakhir.

Stasiun televisi Aljazeera mengatakan Pangeran Nayef bin Mohammad bin Abdulaziz mengatakan temuan tim segera dilaporkan kepada Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud.

"Raja akan melakukan seluruh tindakan yang diperlukan setelah mendapat laporan," ujarnya.

Tiga jamaah Indonesia turut menjadi korban tewas dalam insiden itu. Merujuk jadwal, seharusnya belum ada satu pun kloter asal Tanah Air bergerak ke Jamarat pada saat tragedi terjadi di Jalur 204.

Menteri Luar Negeri Indonesia ke-17 yang mulai menjabat sejak 27 Oktober 2014, Retno Lestari Priansari Marsudi menyatakan dua jenazah yang diduga WNI telah diketahui identitasnya. Sedangkan satu korban tewas lainnya belum diketahui identitasnya, namun diketahui berasal dari Probolinggo.

Daftar korban tewas yang telah dipastikan adalah Hamid Atuwi, (50 tahun) warga Dusun Timur 2, RT019/RW004, Kelurahan Muneng Kidul, Kecamatan Sumber Asih, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Korban tewas lainnya Syaisiyah Syahril Abdul Gafar, jamaah perempuan asal Batam.

Satu lagi jenazah berasal dari Probolinggo, berangkat dengan Safari Travel, sama seperti mendiang Hamid Atuwi.

Ada info bahwa nama korban adalah Sumaniro (48), berdasarkan pengakuan rekannya yang ikut terjebak ketika jamaah berdesakan menuju Jamarat. Namun pemerintah RI belum memberikan konfirmasi. (mer)

See Also

Boris Johnson Terpilih Sebagai PM Inggris Baru
Menlu Inggris Ancam Iran
Laut China Selatan Tegang
Presiden AS Pecat Direktur Dinas Rahasia
Kapal China Dekati Pulau Filipina
Thailand Dilanda Badai Pabuk
Warga Kelas Menengah Australia Akan Kian Sulit Dapat Kredit Perumahan
Donald Trump Kunjungi Militer AS Di Irak
Kota Surabaya Raih Guangzhou Awards 2018
Teleskop NASA Temukan 2 Planet Baru
Najib Razak Ditahan SPRM
Mantan PM Malaysia Ditahan
Najib Razak Ditahan KPK Malaysia
Turki Adakan Pemilu Hari Ini
Arab Saudi Resmi Mencabut Larangan Perempuan Menyetir
Gempa Guncang Osaka
Amerika Serikat Keluar Dari Dewan HAM PBB
Suriah Berhasil Usir ISIS
Kementerian Pertanian Cegah Rock Melon Australia Masuk Indonesia
Perwakilan Nahdlatul Ulama Dan Wahid Foundation Temui Dubes Amerika Serikat
Polri Benarkan Penangkapan WNI Isteri Tokoh ISIS Marawi
Sultan Selangor Kecewa Terhadap Mahathir Mohamad Soal Bugis
China Meminjamkan Sepasang Panda Ke Indonesia
Spanyol Buru Sopir Pelaku Teror Di Barcelona
Serangan Teror Di Barcelona
jQuery Slider
Arsip :2019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.501.643 Since: 05.03.13 | 0.1399 sec