Hukum

Pelantikan Pengurus DPN Peradi

Friday, 28 Agustus 2015 | View : 1887

JAKARTA-SBN.

Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Perhimpunan Advokat Indonesia (DPN Peradi) Fauzie Yusuf Hasibuan melantik pengurus DPN Peradi masa bakti periode 2015-2020 di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta, Jumat (28/8/2015).

Fauzie Yusuf Hasibuan berharap agar seluruh unsur pengurus Peradi yang tersebar di Indonesia meningkatkan pelayanan kepada masyarakat melalui tata kelola dan manajemen yang baik. 

"Semua advokat harus memberikan pelayanan terbaik," tegas Fauzie Yusuf Hasibuan didampingi Sekjen DPN Peradi Thomas Tampubolon kepada wartawan disela-sela pelantikan, Jakarta, Jumat (28/8/2015).

Pelantikan pengurus itu mengambil tema Meneguhkan Peradi sebagai Organ Negara dalam Bingkai Kebersamaan yang Berkualitas dan Bermartabat.

Fauzie Yusuf Hasibuan menjelaskan, sejak tahun 1962 hingga 2015 telah banyak catatan prestasi yang diciptakan Peradi. Bahkan, kata dia, pada 2006 melalui putusan Mahkamah Konstitusi, Peradi telah dikukuhkan sebagai organ negara di dalam sistem tata negara Indonesia. 

Artinya, lanjut dia, Peradi berkedudukan sama dengan penegak hukum lainnya.  Bahkan, di bawah kepemimpinan Otto Hasibuan selama 10 tahun terakhir, UU Advokat disahkan. "Peradi ditetapkan sebagai organ negara yang bisa menjalankan fungsi negara dan satu-satunya organisasi advokat di Indonesia," jelasnya.

Selama 10 tahun terakhir, lanjut dia, ada 44 ribu calon advokat yang dididik Peradi dalam pendidikan khusus advokat. 

Peradi, kata dia, telah menjalin kerjasama dengan 121 perguruan tinggi dan instansi lain serta 40 negara. "31 persen telah lulus menjadi advokat dan menjalankan amanah UU Advokat," ungkapnya.

Menurut dia, ada juga 77 advokat asing yang telah dididik di Indonesia. Bahkan, 71 di antaranya sudah diberikan rekomendasi untuk bekerja di kantor advokat di indonesia.

Dia pun mengingatkan, pentingnya untuk menjaga independensi profesi advokat. Menurut dia, kalau mengintervensi advokat sama saja mengancam demokrasi Indonesia. Karenanya, dia pun berharap Peradi diberikan penguatan oleh negara.

"Sebagaimana penguatan yang diberikan kepada penegak hukum lainnya. Penguatannya harus realistis," katanya.

Diberitakan sebelumnya, Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) kubu Otto Hasibuan akhirnya berhasil memilih ketua Dewan Pimpinan Nasional (DPN) yang baru pasca-buntunya musyawarah nasional  (munas) di Makassar pada Maret lalu. Melalui munas lanjutan di Pekanbaru, Riau, Sabtu (13/6/2015), terpilihlah Fauzie Yusuf Hasibuan sebagai ketua DPN Peradi menggantikan Otto Hasibuan.

Fauzie Yusuf Hasibuan dipercaya mengemban ketua DPN Peradi periode 2015-2020 setelah memenangi proses voting. Menurut Ketua Steering Committee Munas Peradi, Achiel Suyanto, ada 501 pemilik suara dalam munas lanjutan itu.

Dari hasil voting, diketahui bahwa Fauzie Yusuf Hasibuan mengantongi 301 suara. Sedangkan dua calon ketua lainnya yang raihan suaranya di bawah Fauzie Yusuf Hasibuan adalah James Purba dan Fredrich Yunadi. James Purba yang meraih 120 suara, sedangkan Fredrich Yunadi dengan 38 suara. "Abstain 42 suara," ujar Achiel Suyanto melalui siaran pers Peradi.

Begitu terpilih, Fauzie Yusuf Hasibuan juga akan langsung menunjuk figur untuk mengisi posisi Sekretaris Jenderal (Sekjen). Untuk posisi Sekjen Peradi 2015-2020,  Fauzie Yusuf Hasibuan akan mempercayakannya kepada Thomas Tampubolon.

Fauzie Yusuf Hasibuan pun mengaku siap mengemban amanah yang disandangnya sebagai ketua DPN Peradi. Menurutnya, langkah Peradi ke depan harus selalu mengacu pada tujuan yang tercantum dalam UU Advokat. “Yaitu meningkatkan kualitas advokat demi kepentingan masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, sambung Fauzie Yusuf Hasibuan, peran advokat sebagai penegak hukum juga harus terus ditingkatkan melalui kerja sama Peradi dengan lembaga penegak hukum lainnya seperti Kejaksaan dan Kepolisian. “Peran Peradi harus bisa hadir untuk bekerja sama dengan penegak hukum lainnya,” tandasnya. (jpnn/jos)

See Also

Keterangan Ahli Di Sidang Praperadilan Terkait Eksekusi Penahanan Matheus Mangentang
Peras Mantan Petinggi Polri, Hukuman Sisca Dewi Diperberat
LBH Ansor Jateng Apresiasi Penangkapan Cepat Polres Kebumen Terhadap Pelaku Kekerasan Seksual
Kapolres Bitung Perintahkan Pelaku Kejahatan Ditembak Di Tempat
Reserse Polres Bitung Bekuk Residivis Sadis Pembegal Motor
Satuan Reskrim Polres Bitung Tangkap Dua Tersangka Curanmor
Mahasiswa Unesa Sorot Penggunaan Dana Pembelian Mebel Di Kampus
KPK Tetapkan Dirut PT. Rohde And Schwarz Indonesia Sebagai Tersangka
KPK Akan Segera Periksa Saksi Dan Tersangka Suap KONI
KPK Cekal Robert Tantular Ke Luar Negeri
Tim Resmob Dan Tarsius Bitung Lumpuhkan Pencuri Kambuhan
Mahkamah Agung Hukum Alfian Tanjung 2 Tahun Penjara
Polda Jatim Duga Ada Kesalahan Teknis Proyek Berujung Jalan Gubeng Ambles
KPAI Apresiasi Langkah Cepat Polri Proses Bahar Bin Smith
Polri Sebut Penahanan Tersangka Bahar Bin Smith Murni Kasus Hukum
Polri Koordinasi Dengan LPSK Amankan 2 Remaja Korban Bahar Bin Smith
Usai OTT KPK, Kemenpora Lanjutkan Program SEA Games-Olimpiade
KPK Sita Miliaran Rupiah Terkait OTT Pejabat Kemenpora Dan KONI
Polri Kantongi Bukti Penganiayaan Oleh Bahar Bin Smith
KPK OTT Pejabat Kemenpora Dan Pengurus KONI
Polres Metro Jakarta Selatan Buru Pembunuh Perempuan Muda Di Kebagusan City
Pembunuh Keji Sopir Taksi Online Divonis 10 Tahun Penjara
Uang Pengganti E-KTP, KPK Sita Rp 862 Juta Dari Setya Novanto
Keterangan Ahli Ketua DPD KAI DKI Jakarta Pada Sidang Lanjutan Julius Lobiua
TNI AL Ringkus Pelaku Narkoba Di Tanjung Ahus
jQuery Slider

Comments

Arsip :2019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.497.255 Since: 05.03.13 | 0.168 sec