Hukum

Kapolda Metro Jaya Tegaskan Penganiaya Pengemudi GoJek Pasti Diproses Hukum

Wednesday, 26 Agustus 2015 | View : 635

JAKARTA-SBN.

Mapolresta Bekasi Kota di Jalan Pramuka Nomor 79, Bekasi Selatan, Provinsi Jawa Barat (Jabar), Selasa (25/8/2015) kemarin digeruduk ratusan pengendara GoJek.

Mereka datang untuk meminta perlindungan, terkait salah satu rekan mereka menjadi korban penganiayaan oleh tiga pengojek pangkalan di Jalan Agus Salim, Bekasi Timur, Selasa (25/8/2015) sore.

”Kami meminta polisi bisa memberikan perlindungan kepada kami semua. Karena kami semuanya sama-sama ingin mencari nafkah, tidak yang lain. Kenapa kami diusir dan dipukuli,” kata Paino, 34, salah seorang Go-ek saat berada di Mapolres.

Pengemudi ojek online Go-Jek, AS (23), mengalami penganiayaan berupa pemukulan saat menunggu pelanggannya di Jalan Agus Salim Bekasi, Selasa (25/8/2015).

Paino menambahkan, sebelumnya seorang rekannya bernama Asep Supriatna (AS) dipukuli oleh pengojek pangkalan di Jalan Agus Salim, Bekasi Timur, Selasa (25/8/2015) sore. Tindakan kekerasan ini diakui dia, karena pengojek pangkalan kesal dengan keberadaan GoJek.

”Saat itu rekan kami Asep ingin mengambil sewa dari depan sekolah SMAN 1, tiba-tiba diusir, lalu dipukul oleh ojek pangkalan,” katanya.

Usai terkena bogeman, korban Asep, kata Paino langsung mengadukan masalah itu ke rekan-rekan sesama GoJek. Saat dihampiri, ternyata pelaku pemukulan sudah tidak ada, dan kondisinya sudah sepi.

”Kita tadi kesana. Tapi tak ada orang dan kami pun sama-sama ke sini untuk antar korban buat laporan agar kasusnya diusut polisi. Sekalian kami mau ada perlindungan dari polisi terhadap Go-jek,” ujarnya.

Merespon peristiwa itu, Kepala Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya (Kapolda Metro Jaya) yang mulai menjabat sejak 5 Juni 2015 menggantikan Irjen Pol. Drs. Unggung Cahyono, Irjen. Pol. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D., mengatakan polisi bakal memproses hukum siapa pun yang melakukan penganiayaan.

"Sudah ada pelakunya yang ditangkap. Prinsipnya, penegakan hukum akan kami lakukan terhadap pelanggaran hukum. Jadi memukul orang, menganiaya orang, tanpa melihat latar belakang pelaku maupun tersangka, pasti kita proses," tukas Irjen. Pol. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D. yang menyelesaikan pendidikan di The University of Exeter di Exeter, Inggris tahun 1993 dan meraih gelar MA dalam bidang Police Studies, di Markas Polda/Mapolda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman Kav.55, Jakarta Selatan, Rabu (26/8/2015).

Kasubbag Humas Polres Bekasi Kota, AKP Siswo, menyampaikan pelaku penganiayaan terhadap korban AS berjumlah lima orang. Antara lain berinisial, MUL (43), MSN (43), KMD (42), SD (46), dan YD.

Ia menambahkan, kronologi peristiwa penganiayaan terhadap AS terjadi sekitar pukul 15.30 WIB.

"Awalnya, korban yang merupakan tukang ojek online sedang menunggu pelanggan di TKP. Tiba-tiba, ditegur para pelaku untuk pergi," ungkap AKP Siswo.

Karena menunggu pelanggan, tambahnya, korban tidak mau pergi. Akhirnya, antara korban dan pelaku terjadi keributan.

"Para pelaku merobek jok motor, membanting helm korban, memukul, dan salah satu pelaku membenturkan kepalanya dengan kepala korban sehingga korban merasa sakit," papar AKP Siswo.

AKP Siswo menuturkan, atas peristiwa itu korban kemudian membuat laporan ke Polres Bekasi Kota.

"Terhadap pelaku Mul dan kawan-kawan, patut diduga melakukan tindak pidana kekerasan terhadap barang dan orang secara bersama-sama atau ancaman kekerasan, sebagaimana dimaksud Pasal 170 KUHP ayat 2 ke 1 dengan ancaman 7 tahun penjara," tandas AKP Siswo.

Kanit Krimsus Polresta Bekasi Kota, Iptu Pol. Hari Gasgari mengatakan terkait kasus ini pihaknya masih melakukan penyelidikan dan akan segera memburu pelakunya.

"Informasinya pelakunya 3 orang dan kami masih dalam proses lidik karena korban pun masih kita mintai keterangan,” beber Iptu Pol. Hari Gasgari.

Hingga tadi malam kasus yang terjadi masih dalam penanganan Mapolresta Bekasi Kota. Dan seluruh GoJek pun tak lama langsung membubarkan diri. (jpnn/sp/jos)

See Also

Keterangan Ahli Di Sidang Praperadilan Terkait Eksekusi Penahanan Matheus Mangentang
Peras Mantan Petinggi Polri, Hukuman Sisca Dewi Diperberat
LBH Ansor Jateng Apresiasi Penangkapan Cepat Polres Kebumen Terhadap Pelaku Kekerasan Seksual
Kapolres Bitung Perintahkan Pelaku Kejahatan Ditembak Di Tempat
Reserse Polres Bitung Bekuk Residivis Sadis Pembegal Motor
Satuan Reskrim Polres Bitung Tangkap Dua Tersangka Curanmor
Mahasiswa Unesa Sorot Penggunaan Dana Pembelian Mebel Di Kampus
KPK Tetapkan Dirut PT. Rohde And Schwarz Indonesia Sebagai Tersangka
KPK Akan Segera Periksa Saksi Dan Tersangka Suap KONI
KPK Cekal Robert Tantular Ke Luar Negeri
Tim Resmob Dan Tarsius Bitung Lumpuhkan Pencuri Kambuhan
Mahkamah Agung Hukum Alfian Tanjung 2 Tahun Penjara
Polda Jatim Duga Ada Kesalahan Teknis Proyek Berujung Jalan Gubeng Ambles
KPAI Apresiasi Langkah Cepat Polri Proses Bahar Bin Smith
Polri Sebut Penahanan Tersangka Bahar Bin Smith Murni Kasus Hukum
Polri Koordinasi Dengan LPSK Amankan 2 Remaja Korban Bahar Bin Smith
Usai OTT KPK, Kemenpora Lanjutkan Program SEA Games-Olimpiade
KPK Sita Miliaran Rupiah Terkait OTT Pejabat Kemenpora Dan KONI
Polri Kantongi Bukti Penganiayaan Oleh Bahar Bin Smith
KPK OTT Pejabat Kemenpora Dan Pengurus KONI
Polres Metro Jakarta Selatan Buru Pembunuh Perempuan Muda Di Kebagusan City
Pembunuh Keji Sopir Taksi Online Divonis 10 Tahun Penjara
Uang Pengganti E-KTP, KPK Sita Rp 862 Juta Dari Setya Novanto
Keterangan Ahli Ketua DPD KAI DKI Jakarta Pada Sidang Lanjutan Julius Lobiua
TNI AL Ringkus Pelaku Narkoba Di Tanjung Ahus
jQuery Slider

Comments

Arsip :2019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.497.984 Since: 05.03.13 | 0.1548 sec