Internasional

Aktor Australia Ditanyai Polisi Thailand Setelah Pengeboman

Wednesday, 19 Agustus 2015 | View : 520

BANGKOK-SBN.

Pemerintah Thailand menanyai aktor Australia, Sunny Burns (26), setelah aksi pemboman di Kuil Erawan, pusat Kota Bangkok, Thailand, Senin (17/8/2015).

Sunny Burns disebut-sebut sebagai pelaku pengeboman di media sosial.

Saat ditanyai polisi, Sunny Burns sempat meng-upload fotonya ke Instagram, menunjukkan dirinya di kantor polisi dan menyebutkan bahwa polisi lainnya sedang dalam perjalanan ke rumahnya untuk mencari bahan peledak.

"Berbicara dengan polisi. Saya memaafkan semua orang yang menyebarkan desas-desus yang mengerikan tentang saya," tulisnya.

Polisi menahan Sunny Burns beberapa jam setelah merilis rekaman melalui closed circuit television (CCTV) seorang berkaus kuning, yang kemungkinan merupakan tersangka pengeboman.

Kamera keamanan menangkap gambar laki-laki yang membawa tas ransel berjalan di dekat tempat kejadian sebelum ledakan. Tak lama setelah meletakkan ranselnya, ia bangkit dan berjalan meninggalkan ranselnya dengan tenang.

Ledakan di Kuil Erawan telah menewaskan 22 orang dan melukai 120 orang lainnya.

Sunny Burns, yang tinggal di Bangkok merupakan seorang produser kreatif dan pelatih pribadi, kata polisi. "Besar kemungkinan ia melakukan pekerjaannya dengan sering menggunakan telepon.”

Sementara itu, Sunny Burns merespons penangkapannya juga melalui media sosial.

"Ini semua karena media sosial dan beberapa pembenci (hatters) yang menyebarkan gosip. Ibu, aku aman dan lebih khawatir tentang orang-orang yang terluka dalam serangan itu," kata Sunny Burns di Facebook.

"Tetap aman, semua orang berdoa untuk Thailand," lanjutnya.

Menanggapi pengeboman tersebut, juru bicara kepolisian nasional, Prawut Thavorn mengatakan, dalam CCTV, tersangka meninggalkan tempat kejadian dan ledakan itu terjadi tiga menit kemudian.

"Hal ini sangat jelas bahwa ia adalah pelaku dalam kasus ini," kata Prawut Thavorn kepada stasiun televisi lokal, Channel 3.

Hingga saat ini, polisi belum mengungkapkan motif serangan tersebut. (9newsaustralia)

See Also

Turki Adakan Pemilu Hari Ini
Arab Saudi Resmi Mencabut Larangan Perempuan Menyetir
Gempa Guncang Osaka
Amerika Serikat Keluar Dari Dewan HAM PBB
Suriah Berhasil Usir ISIS
Kementerian Pertanian Cegah Rock Melon Australia Masuk Indonesia
Perwakilan Nahdlatul Ulama Dan Wahid Foundation Temui Dubes Amerika Serikat
Polri Benarkan Penangkapan WNI Isteri Tokoh ISIS Marawi
Sultan Selangor Kecewa Terhadap Mahathir Mohamad Soal Bugis
China Meminjamkan Sepasang Panda Ke Indonesia
Spanyol Buru Sopir Pelaku Teror Di Barcelona
Serangan Teror Di Barcelona
Malala Yousafzai Peraih Nobel Diterima Di The University Of Oxford
Seorang Pria Lukai 5 Orang Di Swiss
Pria India Mengaku Danai Al-Qaeda Ribuan Dolar AS
PM Irak Secara Resmi Umumkan Pembebasan Mosul Dari ISIS
Pasukan Irak Bebaskan Bandara Mosul Dari ISIS
Pasukan Irak Bebaskan Dua Desa Di Dekat Mosul
ISIS Paksa Anak Kecil Dan Penyandang Disabilitas Kemudikan Truk Bermuatan Bom
Donald Trump Janji Persatukan Bangsanya Dan Bawa Perubahan
Gempa Di Italia Tengah
Polisi Istanbul Tangkap Pelaku Penembakan Kelab Malam Turki
Kongres AS Tetapkan Donald Trump Pemenang Pilpres
Kisruh Patung Budak Seks, Jepang Tarik Duta Besarnya Untuk Korsel
Penembakan Di Fort Lauderdale Tewaskan 5 Orang
jQuery Slider
Arsip :201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 6.697.363 Since: 05.03.13 | 0.2125 sec