Internasional

Hong Kong Minta Warganya Hindari Thailand

Tuesday, 18 Agustus 2015 | View : 363

BANGKOK-SBN.

Hong Kong memperingatkan warganya untuk menghindari perjalanan ke Bangkok, sementara pemerintah lain di Asia menyarankan warganya agar ekstra-waspada, setelah serangan bom di Ibu Kota Thailand yang menewaskan 21 orang.

Dari 21 orang yang dilaporkan tewas dalam ledakan pada Senin (17/8/2015), terdapat warga negara China, Hong Kong, Singapura, Indonesia, dan Malaysia pada Senin (17/8/2015). Sekitar 123 orang dilaporkan mengalami luka-luka.

Hong Kong menerbitkan peringatan merah untuk Bangkok, tertinggi kedua pada sistem pemerintah three-tier.

"Warga yang berniat mengunjungi (Bangkok) harus menyesuaikan rencana perjalanan mereka dan menghindari perjalanan yang tidak penting, termasuk perjalanan liburan. Mereka yang sudah ada di sana harus memperhatikan pengumuman oleh otoritas lokal, hadir untuk keselamatan pribadi mereka dan menghindari daerah yang terkena ledakan," kata seorang juru bicara pemerintah dalam sebuah pernyataan.

Menurut polisi Thailand, dua warga Hong Kong tewas pada ledakan nahas itu.

Administrasi Pariwisata Nasional China memerintahkan kantornya di Singapura yang bertugas menangani masalah pariwisata di Asia Tenggara untuk membantu yang terluka dalam perawatan medis dan meminta pemandu wisata untuk tetap waspada dan membantu wisatawan China menghindari bahaya.

Pejabat Australia menyarankan warganya untuk latihan tingkat tinggi di Thailand tetapi berhenti mengubah tingkat saran yang dikeluarkan untuk wisatawan.

Perdana Menteri Australia Tony Abbott mendesak sesama warga untuk tidak terintimidasi oleh ekstremisme.

"Warga Australia tidak perlu takut untuk pergi ke Thailand, karena tujuan pelaku pengeboman di tempat-tempat ramai adalah untuk menakut-nakuti kita untuk menjadi diri kita sendiri. Kita tidak boleh terintimidasi oleh itu," kata Tony Abbott.

Di Manila, Kementerian Luar Negeri Filipina menyarankan warganya yang berada di Bangkok untuk tetap tenang dan mengamati tindakan pencegahan yang diperlukan untuk menjamin keselamatan pribadi mereka.

Singapura juga mendesak warganya di Bangkok untuk mengambil tindakan pencegahan keamanan yang diperlukan.

Meskipun belum ada yang mengaku bertanggung jawab atas serangan itu, pemimpin junta Thailand mengatakan bom itu ditujukan untuk merusak industri pariwisata negara itu dan menodai reputasi pemerintah.

Otoritas Pariwisata Thailand mengumumkan, para pejabat telah meningkatkan keamanan di lokasi-lokasi pentimg di seluruh Ibu Kota Thailand dan mencatat, Polisi Kerajaan Thailand meminta penduduk setempat dan wisatawan berhati-hati ketika keluar saat berada di sekitar Bangkok. (afp)

See Also

Perwakilan Nahdlatul Ulama Dan Wahid Foundation Temui Dubes Amerika Serikat
Polri Benarkan Penangkapan WNI Isteri Tokoh ISIS Marawi
Sultan Selangor Kecewa Terhadap Mahathir Mohamad Soal Bugis
China Meminjamkan Sepasang Panda Ke Indonesia
Spanyol Buru Sopir Pelaku Teror Di Barcelona
Serangan Teror Di Barcelona
Malala Yousafzai Peraih Nobel Diterima Di The University Of Oxford
Seorang Pria Lukai 5 Orang Di Swiss
Pria India Mengaku Danai Al-Qaeda Ribuan Dolar AS
PM Irak Secara Resmi Umumkan Pembebasan Mosul Dari ISIS
Pasukan Irak Bebaskan Bandara Mosul Dari ISIS
Pasukan Irak Bebaskan Dua Desa Di Dekat Mosul
ISIS Paksa Anak Kecil Dan Penyandang Disabilitas Kemudikan Truk Bermuatan Bom
Donald Trump Janji Persatukan Bangsanya Dan Bawa Perubahan
Gempa Di Italia Tengah
Polisi Istanbul Tangkap Pelaku Penembakan Kelab Malam Turki
Kongres AS Tetapkan Donald Trump Pemenang Pilpres
Kisruh Patung Budak Seks, Jepang Tarik Duta Besarnya Untuk Korsel
Penembakan Di Fort Lauderdale Tewaskan 5 Orang
AS Akan Pindahkan Empat Tahanan Guantanamo Ke Arab Saudi
Michelle Obama Akan Tampil Terakhir Sebagai First Lady Di Tonight Show
Turki Tahan 147 Terduga Militan ISIS
Turki Ancam Penjarakan Pengguna Sosmed Sanjung Terorisme
ISIS Mengaku Bertanggung Jawab Atas Serangan Istanbul
Tak Ada Korban WNI Dalam Serangan Istanbul
jQuery Slider
Arsip :20172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 6.213.315 Since: 05.03.13 | 0.1972 sec