Hukum

BNN Bongkar Dua Sindikat Nigeria

Friday, 07 Agustus 2015 | View : 1249
Tags : Bnn

JAKARTA-SBN.

Badan Narkotika Nasional (BNN) berhasil membongkar dua jaringan peredaran gelap Narkoba yang digawangi oleh sindikat internasional asal Nigeria. Kedua kasus tersebut melibatkan wanita sebagai kurir narkotika. Motif penyelundupannya pun hampir serupa. Para tersangka menggunakan tas wanita yang didindingnya disisipkan ratusan gram sabu. Dari pengungkapan kasus tersebut, BNN mengamankan 6.642 gram narkotika golongan I jenis sabu dan 4 (empat) orang tersangka.

Terjerat Rayuan Bule Niger, Wanita Indonesia Kembali Jadi Korban

Seorang wanita berinisial I tertangkap tangan memiliki dua kardus besar berisi 13 buah tas wanita yang dibagian dinding tasnya terdapat sabu dengan berat total 3.980 gram. Tersangka diamankan petugas di rumahnya di kawasan Sawangan, Depok, Jumat (26/6/2015).

Kepada petugas I mengaku diperintah oleh kekasihnya, warga negara Nigeria, berinisial N (DPO). Dimabuk kepayang dengan sang kekasihnya, I lantas manut menuruti rayuan N untuk menjadi kurir Narkoba. Sementara sang pujaan hati melarikan diri, I digelandang petugas beserta barang bukti ke Kantor BNN Cawang untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

Atas perbuatannya, I terancam Pasal 114 ayat (2) dan Pasal 112 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan hukuman maksimal pidana mati atau penjara seumur hidup.

Upah Tak Setimpal Dengan Ancaman Hukuman Mati

Kasus bermotif serupa berhasil diungkap BNN. Seorang kurir wanita berinisial N diamankan petugas dikawasan Paseban, Jakarta Pusat, saat membawa satu koli besar tas wanita berisi 984 gram sabu, Kamis (30/7/2015). Rencananya tas-tas tersebut akan diantar kerumah seorang pria berinisial W yang berlokasi tak jauh dari tempat penangkapan.

Pengembangan dilakukan dan W berhasil diamankan dikediamannya. Dilokasi penangkapan, petugas menemukan tas yang didalamnya berisi empat bungkus sabu seberat 768 gram. Pengembangan terus dilakukan hingga akhirnya petugas mengantongi nama lain berinisial F. F diamankan di kawasan Johar Baru, Jakarta Pusat. Dari tangan F petugas menyita barang bukti lainnya berupa 910 gram sabu.

Total barang bukti yang berhasil diamankan dalam kasus tersebut adalah sebanyak 2.662 gram sabu. Kepada petugas N mengaku diperintah oleh seorang pria Nigeria yang belum diketahui keberadaannya. Setiap transaksi, N mendapat upah sebesar Rp. 500 ribu sementara W mendapat upah sebesar Rp. 1,5 juta setiap penjualan 100 gram. Untuk kasus ini, N dijanjikan upah sebesar 30 juta oleh seseorang berinisial Y (DPO) namun sudah terlebih dahulu tertangkap oleh petugas BNN. Angka yang tak seberapa jika dibandingkan dengan hukuman yang harus mereka tanggung saat ini.

Atas perbuatannya seluruh tersangka terancam Pasal 114 ayat (2) dan Pasal 112 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan hukuman maksimal pidana mati atau penjara seumur hidup.

BNN menghimbau seluruh masyarakat agar lebih mewaspadai upaya para sindikat Narkotika yang kerap merekruit perempuan Indonesia sebagai bagian dari sindikat dengan cara memberi iming-iming imbalan yang menggiurkan bahkan menjadikannya istri. (bnn)

See Also

Keppres Pilkada Serentak 27 Juni 2018 Sebagai Hari Libur Nasional
Jennifer Dunn Divonis 4 Tahun Penjara
Jaksa KPK Tuntut Rita Widyasari Dihukum 15 Tahun Penjara
Densus 88 Antiteror Sergap Terduga Teroris JAD Di Cirebon
Anggota DPRD Kota Bogor Diamankan Polresta Bogor Kota
Densus 88 Antiteror Lumpuhkan Dua Terduga Teroris Di Depok
Polisi Siaga Jaga Sidang Vonis Aman Abdurrahman
Aman Abdurrahman Divonis Hukuman Mati
Polres Manggarai Barat Bekuk Pemerkosa 2 Turis Mancanegara
Babinsa Kodim 0716/Demak Evakuasi Sosok Mayat Berhelm Yang Gantung Diri
Kapolres Bogor Larang Anggotanya Ambil Jatah Libur
Buku Penerbit Yang Di Black List Pemerintah Malah Dibagikan Ke Sekolah-sekolah Di Jombang
4 Pegawai Bank Jatim Sudah Jadi Terdakwa
BPOM Minta Importir Tarik Sarden Kaleng Terindikasi Mengandung Cacing
Pasangan Kekasih Cikupa Yang Ditelanjangi Sudah Bertunangan Dan Akan Menikah
Polisi Dalami Aliran Dana Jamaah First Travel
Polisi Tetapkan Komisaris First Travel Jadi Tersangka
Bareskrim Polri Geledah Rumah Mewah Bos First Travel Di Sentul
Perampok Tewaskan Italia Chandra Kirana Putri Menyerah Ke Polisi
Gatot Brajamusti Divonis 8 Tahun Terkait Kepemilikan Sabu
PK Ditolak, Pembunuh Sisca Yofie Tetap Dihukum Mati
Ridho Rhoma Dibekuk Polisi Terkait Kasus Narkoba
Agar Tidak Melanggar, Kodim 0716/Demak Dapat Penyuluhan Hukum
KPK Tetapkan Mantan Dirut PT. Garuda Indonesia Sebagai Tersangka Suap
Polisi Selidiki Dugaan Korupsi Pengelolaan Trans Semarang
jQuery Slider

Comments

Arsip :201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 6.690.188 Since: 05.03.13 | 0.222 sec