Hukum

Gubernur Sumatera Utara Dan Istri Mudanya Ditahan KPK

Monday, 03 Agustus 2015 | View : 495

siarjustisia.com-JAKARTA.

Lembaga antirasuah, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan Gubernur Provinsi Sumatera Utara (Sumut) ke-17 sejak 14 Maret 2013, H. Gatot Pujo Nugroho, A.Md., S.T., M.Si. dan istrinya, Evi Susanti. Penahanan dilakukan seusai keduanya diperiksa sebagai tersangka.

Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho dan Evi Susanti diperiksa selama sembilan jam dalam kasus dugaan suap kepada hakim dan panitera Pengadilan Tata Usaha Negara di Medan.

Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut, Gatot Pujo Nugroho dan Evi Susanti keluar dari Gedung KPK, Jalan H.R. Rasuna Said, Kuningan sekitar pukul 21.10 WIB dengan mengenakan baju tahanan KPK berwarna oranye.

Politisi PKS ini, Gatot Pujo Nugroho ditahan di rumah tahanan (rutan) Klas I Cipinang, sedangkan Evi Susanti di rumah tahanan (rutan) KPK, masing-masing untuk 20 hari pertama.

Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK Priharsa Nugraha mengungkapkan, penahanan keduanya dilakukan setelah penyidik mempertimbangkan alasan obyektif dan subyektif.

"Kalau obyektif itu seperti sangkaan dengan ancaman hukuman di atas lima tahun. Kalau subyektif itu seperti dikhawatirkan melarikan diri, menghilangkan bukti, dan lain-lain," beber Priharsa Nugraha.

Gatot Pujo Nugroho dan Evi Susanti ditetapkan sebagai tersangka pada Selasa (28/7/2015). Keduanya diduga melanggar Pasal 6 ayat (1) huruf a dan Pasal 5 ayat (1) huruf a atau b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31/1999 sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20/2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 jo Pasal 64 ayat (1) KUHP.

Dalam pengembangan kasusnya, KPK menduga Gatot Pujo Nugroho dan Evi Susanti sebagai pihak penyuap Hakim PTUN Medan.

Kasus ini bermula dari Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK di Gedung PTUN Medan, Kamis (9/7/2015). Dalam operasi tersebut, KPK menangkap M Yagari Bhastara alias Gerry, pengacara di Kantor Hukum OC Kaligis & Associates. Gerry diduga menyuap tiga Hakim PTUN Medan, yaitu Tripeni Irinto Putro, Amir Fauzi, dan Dermawan Ginting, serta seorang panitera, Syamsir Yusfan.

Gerry adalah pengacara yang mewakili Ahmad Fuad Lubis, pegawai pada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) yang menggugat Kejaksaan Tinggi Sumut. Gugatan ke PTUN Medan ini berkaitan dengan surat perintah penyelidikan yang dikeluarkan Kejaksaan Tinggi Sumut atas dugaan penyalahgunaan wewenang berkaitan dengan dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) bantuan sosial (bansos) di Pemprov Sumut.

Gerry diduga hanya menjalankan perintah atasannya untuk menyuap Hakim PTUN Medan agar gugatannya dimenangkan. Dalam kasus ini, KPK juga menjerat OC Kaligis sebagai tersangka. (kom/jos)

See Also

Keterangan Ahli Di Sidang Praperadilan Terkait Eksekusi Penahanan Matheus Mangentang
Peras Mantan Petinggi Polri, Hukuman Sisca Dewi Diperberat
LBH Ansor Jateng Apresiasi Penangkapan Cepat Polres Kebumen Terhadap Pelaku Kekerasan Seksual
Kapolres Bitung Perintahkan Pelaku Kejahatan Ditembak Di Tempat
Reserse Polres Bitung Bekuk Residivis Sadis Pembegal Motor
Satuan Reskrim Polres Bitung Tangkap Dua Tersangka Curanmor
Mahasiswa Unesa Sorot Penggunaan Dana Pembelian Mebel Di Kampus
KPK Tetapkan Dirut PT. Rohde And Schwarz Indonesia Sebagai Tersangka
KPK Akan Segera Periksa Saksi Dan Tersangka Suap KONI
KPK Cekal Robert Tantular Ke Luar Negeri
Tim Resmob Dan Tarsius Bitung Lumpuhkan Pencuri Kambuhan
Mahkamah Agung Hukum Alfian Tanjung 2 Tahun Penjara
Polda Jatim Duga Ada Kesalahan Teknis Proyek Berujung Jalan Gubeng Ambles
KPAI Apresiasi Langkah Cepat Polri Proses Bahar Bin Smith
Polri Sebut Penahanan Tersangka Bahar Bin Smith Murni Kasus Hukum
Polri Koordinasi Dengan LPSK Amankan 2 Remaja Korban Bahar Bin Smith
Usai OTT KPK, Kemenpora Lanjutkan Program SEA Games-Olimpiade
KPK Sita Miliaran Rupiah Terkait OTT Pejabat Kemenpora Dan KONI
Polri Kantongi Bukti Penganiayaan Oleh Bahar Bin Smith
KPK OTT Pejabat Kemenpora Dan Pengurus KONI
Polres Metro Jakarta Selatan Buru Pembunuh Perempuan Muda Di Kebagusan City
Pembunuh Keji Sopir Taksi Online Divonis 10 Tahun Penjara
Uang Pengganti E-KTP, KPK Sita Rp 862 Juta Dari Setya Novanto
Keterangan Ahli Ketua DPD KAI DKI Jakarta Pada Sidang Lanjutan Julius Lobiua
TNI AL Ringkus Pelaku Narkoba Di Tanjung Ahus
jQuery Slider

Comments

Arsip :2019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.501.715 Since: 05.03.13 | 0.1309 sec