Agama & Masyarakat

Aktor Tio Pakusadewo Sindir Keras MUI Terkait Fatwa BPJS Haram

Saturday, 01 Agustus 2015 | View : 571

JAKARTA-SBN.

Beberapa hari terakhir ini Majelis Ulama Indonesia (MUI) kembali mengeluarkan fatwa yang dianggap agak nyeleneh.

Berita yang beredar, bahwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengharamkan BPJS.

Lembaga Islam itu mengeluarkan fatwa tentang haramnya Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

Fatwa MUI terkait Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan ramai diperbincangkan.

Banyak protes dari berbagai kalangan, tak terkecuali kalangan selebritis. Aktor Kanjeng Raden Tumenggung Irwan Susetyo Pakusadewo atau lebih dikenal dengan nama Tio Pakusadewo angkat bicara tentang fatwa ini.

Menurut aktor yang berkarier di dunia perfilman dengan berperan pada banyak judul film yang dibintangi seperti film Virgin (2004), Berbagi Suami (2006), Quickie Express (2007), Lastri (2008), Pintu Terlarang (2009), Tio Pakusadewo, kenapa mesti diharamkan hal semacam ini yang membawa kebaikan untuk umat. Berapa juta orang yang sudah tertolong dengan kartu ini.

"Dari kalangan selebritis kayak Ria Irawan pas sakit kanker tertolong BPJS. Dia pakai itu untuk berobat dan kemoterapi," ucap Most Favorite Supportive Actor dari MTV Indonesia Movie Awards 2006 dalam film Berbagi Suami, Tio Pakusadewo saat ditemui di Kedai Filosofi Kopi, Jalan Melawai 6, Blok M Square, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (31/7/2015).

Aktor yang mulai dikenal oleh publik setelah berperan dalam film layar lebar Cinta Dalam Sepotong Roti arahan Garin Nugroho pada tahun 1990 itu, Tio Pakusadewo justru mengatakan kalau MUI ini lembaga tak jelas yang sesuka hatinya mengadili kalau itu haram.

Justru tokoh yang masih terhitung kerabat Kadipaten Pakualaman ini dikenal sebagai bintang film muda yang penuh talenta, Tio Pakusadewo memiliki pandangan lain, bagaimana jika MUI itu yang diharamkan.

"Sekarang gimana kalau saya mengharamkan MUI di Indonesia. Padahal MUI itu isinya manusia semua, bukan nabi. Tapi kadang orang Indonesia suka enggak masuk akal, siapa sih yang mengangkat dia," ujar Tio Pakusadewo yang berkat perannya sebagai Aria, seorang komponis idealis dalam film Lagu Untuk Seruni (1991), meraih Piala Citra di Festival Film Indonesia 1991 untuk kategori Aktor Terbaik.

Seharusnya kalau MUI belajar Islam yang benar pasti tahu. Menurut Pemeran Pendukung Pria Terfavorit Indonesian Movie Awards 2012 ini, Tio Pakusadewo ini ada unsur politik di dalamnya.

"Gimana unsur ribanya, ini kan untuk kepentingan rakyat banyak. Kalau dia baca perintah Tuhan dan memahaminya harusnya enggak mesti keluar fatwa seperti itu," pungkas Tio Pakusadewo yang pada tahun 2009 kembali meraih Piala Citra kategori Aktor Terbaik di Festival Film Indonesia 2009 lewat film Identitas (film) arahan sutradara Aria Kusumadewa.

Setelah ramai hujatan bertubi-tubi dari masyarakat luas terhadap MUI yang telah mengharamkan BJPS, kini MUI bilang BJPS tidak Haram.

"Bukan fatwa haram, teksnya bukan haram. Ini ijtima komisi fatwa MUI keputusannya bukan BPJS haram, tapi BPJS yang sekarang berjalan tidak sesuai syariah," jelas anggota Dewan Syariah Nasional MUI, Prof. Dr. H. Jaih Mubarok, S.E., M.H., M.Ag., Kamis (30/7/2015).

Mantan Chairman of Sharia Supervisory Board di PT. Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk., Prof. Dr. H. Jaih Mubarok, S.E., M.H., M.Ag. mengungkapkan alasannya, BPJS masih mengandung unsur riba dan juga ghoror atau tidak jelas akadnya.

"Karena akadnya tidak jelas, status iuran menjadi iuran dan juga ini bersifat maisyir, untung-untungan," imbuh Guru Besar Pascasarjana UIN Sunan Gunung Djati/SGD Bandung.

Dengan hasil ijtima ini, MUI hanya melaksanakan kewajiban memberi pandangan hidup bagi umat muslim. "Supaya hidupnya berkah. Kita ini kan seperti kurang berkah, kekayaan alam melimpah tapi miskin," tutur Prof. Dr. H. Jaih Mubarok, S.E., M.H., M.Ag.

MUI memberi masukan kepada lembaga BPJS terkait hasil ijtima ini, seperti halnya bank konvensional atau asuransi konvensional yang kemudian lahir bank dan asuransi syariah.

Sebagaimana telah diketahui publik bahwa produk fatwa MUI yang telah mengharamkan BJPS ini sama sekali tidak mendapatkan dukungan dari 2 ormas besar Islam yaitu Nahdlatul Ulama (NU) maupun Muhammadiyah bahkan Ketua MUI sendiri Din Syamsuddin sampai mengaku bingung dengan fatwa MUI tentang pengharaman BJPS.

Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia Pusat ke-6, Prof. Dr. KH. Sirajuddin Muhammad Shamsuddin, M.A. atau lebih dikenal dengan nama Din Syamsuddin akan minta penjelasan bidang Fatwa terkait BPJS haram.

Bahkan kepada awak media, Ketua MUI Din Syamsuddin mengatakan MUI tidak pernah menghalang-halangi kebijakan dan program Pemerintah yang bertujuan positif seperti BPJS Kesehatan. Untuk itu dengan mengedepankan kearifan, MUI siap berkoordinasi dengan Pemerintah untuk menjadikan BPJS Kesehatan lebih baik dan bermanfaat kepada masyarakat. (wk/det/kom/rep)

See Also

Kapolri Sebut Teringat Insiden Sweeping Sabuga Bandung
MUI Bantah Buat Spanduk Tolak Natal Di Pangandaran
Lepas Santri Ke Luar Negeri Di Momentum Hari Santri
Pesan K. H. Aniq Muhammadun Dalam Halalbihalal UMK
Forkopimda Kabupaten Demak Gelar Halal Bi Halal
Mahasiswa UMK Kembangkan Kap Lampu Bertema Kebangsaan Dan Pluralisme
Danpos-Babinkamtibmas Kebonagung Bersinergi Amankan Perayaan Kebaktian
Dandim 0716/Demak Tarling Perdana Bersama Bupati
Kodim 0716/Demak Dan GP Ansor Milik Warga Demak
Tangkal Radikalisme, Babinsa Bangun Komunikasi Dengan GP Ansor
Menangkal Gerakan Radikal Teroris Kaum Perempuan: Belajar Dari Sunan Kudus
Kepedulian Babinsa Kodim 0716/Demak Terhadap Tokoh Agama
Ngalap Berkah, Dandim 0716/Demak Ruwahan Dan Kirab Budaya
Bersama Bupati, Dandim 0716/Demak Buka Acara Tradisi Megengan Guna Menyambut Bulan Suci Ramadhan
Kasdim 0716/Demak Hadiri Musyawarah Tamir Masjid Agung Demak
Danramil 03/Wonosalam Komsos Dengan Toga, Tomas, Dan Toda
Nuansa Religius Warnai HUT Kabupaten Demak Yang Ke-515
Selamat Jalan Bang Indra Sahnun Lubis
UGM Tolak Usul Penerimaan Mahasiswa Lewat Kemampuan Baca Kitab Suci
Kodim 0716/Demak Gelar Doa Bersama Pada 171717
Dandim 0721/Blora Ajak Warga Blora Doa Bersama
Ulama NU KH Hasyim Muzadi Wafat Kamis Pagi
Anton Ferdian Rilis Kisahku
Marie Muhammad Berpulang
K.H. Sofiyan Hadi Sebut Setiap Anak Itu Spesial
jQuery Slider

Comments

Arsip :2019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.650.483 Since: 05.03.13 | 0.2041 sec