Politik

Rano Karno Akan Dilantik Jadi Gubernur Provinsi Banten

Thursday, 30 Juli 2015 | View : 616

SERANG-SBN.

Aktor, penyanyi, sutradara, dan politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), yang menjabat sebagai Pelaksana Tugas Gubernur Banten sejak 13 Mei 2014, Rano Karno dipastikan akan dilantik menjadi Gubernur Banten definitif di Istana Negara Jakarta, sama seperti Gubernur DKI Jakarta Ir. Basuki Tjahaja Purnama, M.M. alias Ahok.

Itu berarti aktor terkenal pada tahun 1970-an dan 1980-an melalui sejumlah film seperti Rio Anakku, Gita Cinta dari SMA, dan Taksi, serta sebagai Doel dalam sinetron Si Doel Anak Sekolahan pada tahun 1990-an, Rano Karno menjadi Gubernur ketiga yang dilantik di Istana Negara.

Kepastian tempat pelantikan tersebut diketahui setelah Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten dan DPRD Banten melakukan koordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri) sekaligus menerima salinan Keputusan Presiden (Keppres) No.63/P Tahun 2015 terkait Pemberhentian Ratu Atut Chosiyah dari jabatan sebagai Gubernur Provinsi Banten dari Kemdagri, di Jakarta, Kamis (30/7/2015).

“Kami telah menerima salinan Keppres No.63/P Tahun 2015 tersebut dari Direktorat Jendral Otonomi Daerah (Dirjen Otda) Kemdagri Sumarsono MDM, di Kantor Kemdagri, Jakarta, Kamis (30/7/2015). Kami yang datang ke Kemdagri yakni Kepala Biro Pemerintahan Pemprov Banten Siti Ma’ani Nina, Kepala Kesbangpol Rusdjiman, dan Sekretariat Dewan yang diwakili Beni Ismail,” beber Sekretatis Daerah (Sekda) Banten H. Kurdin Matin, kepada awak media, di ruang kerjanya, Kamis (30/7/2015) sore.

H. Kurdi Matin mengatakan, pihaknya telah mendapat kepastian dari Kemdagri bahwa pelantikan Plt Gubernur Banten Rano Karno menjadi Gubernur Banten definitif akan dilaksanakan di Istana Negara. Plt Gubernur Banten Rano Karno akan dilantik oleh Presiden RI ke-7, Ir. H. Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara.

Lebih lanjut, H. Kurdi Matin menjelaskan bahwa Dirjen Otda Kemdagri Sumarsono MDM meminta kepada Pemprov Banten melalui DPRD Banten untuk segera menggelar rapat paripurna istimewa.

“Rapat paripurna DPRD Banten itu nanti akan menghasilkan dua hal yakni usulan pemberhentian Rano Karno dari jabatan sebagai Wakil Gubernur Banten dan usulan penetapan Rano Karno sebagai Gubernur Banten definitif,” papar H. Kurdi Matin.

Rapat paripurna tersebut, sambung H. Kurdi Matin, harus menghasilkan dua dokumen, yaitu berita acara atau risalah rapat paripurna DPRD dan keputusan DPRD Provinsi Banten tentang usulan pengangkatan Wakil Gubernur Banten Rano Karno menjadi Gubernur Banten dan usulan pemberhentian Rano Karno sebagai Wakil Gubernur Provinsi Banten.

Hukuman Gubernur Banten nonaktif Ratu Atut Chosiyah diperberat oleh Mahkamah Agung (MA) dari 4 tahun menjadi 7 tahun penjara. Dan, dalam waktu dekat  Rano Karno yang selama ini menjabat Plt Gubernur Banten bakal jadi Gubernur definitif.

'Si Doel' Rano Karno mengawali karier politik dengan mengikuti Pilkada Tangerang pada tahun 2008 silam. Pada 22 Maret 2008, ia resmi dilantik menjadi Wakil Bupati Tangerang untuk periode 2008-2013. Namun tanggal 19 Desember 2011, ia mengundurkan diri dari jabatannya Wakil Bupati Tangerang, karena terpilih sebagai Wakil Gubernur Provinsi Banten mendampingi Ratu Atut Chosiyah periode 2012-2017.

Hasil paripurna tersebut nantinya akan disampaikan oleh Ketua DPRD Banten Asep Rahmatullah kepada Presiden RI ke-7, Ir. H. Joko Widodo (Jokowi) melalui Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo perihal usul pengangkatan Rano Karno menjadi Gubernur Banten sisa masa jabatan tahun 2012-2017 dan juga usulan pemberhentian Rano Karno yang saat ini merupakan Pelaksana Tugas Gubernur Banten yang menggantikan Ratu Atut Chosiyah yang dinonaktifkan terkait kasus suap sengketa pemilihan kepala daerah (pemilukada) di Mahkamah Konstitusi (MK) sebagai Wakil Gubernur Provinsi Banten.

Hukuman Gubernur Banten nonaktif Ratu Atut Chosiyah diperberat oleh Mahkamah Agung dari 4 tahun menjadi 7 tahun penjara. Dan, dalam waktu dekat  Rano Karno yang selama ini menjabat Plt Gubernur Banten bakal jadi Gubernur definitif.

'Si Doel' Rano Karno mengawali karier politik dengan mengikuti Pilkada Tangerang pada tahun 2008 silam. Pada 22 Maret 2008, ia resmi dilantik menjadi Wakil Bupati Tangerang untuk periode 2008-2013. Namun tanggal 19 Desember 2011, ia mengundurkan diri dari jabatannya Wakil Bupati Tangerang, karena terpilih sebagai Wakil Gubernur Banten mendampingi Ratu Atut Chosiyah periode 2012-2017.

- See more at: http://m.fastnewsindonesia.com/article/hukuman-atut-jadi-7-tahun-rano-karno-akan-jadi-gubernur-definitif-dalam-waktu-dekat#sthash.eaULpMdx.dpuf

“Usulan tersebut dibarengi dengan dokumen hasil rapat paripurna DPRD Banten,” ucap H. Kurdi Matin.

Berdasarkan surat usulan tersebut, nantinya Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Indonesia ke-29 yang menjabat dari 27 Oktober 2014 pada Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo, Tjahjo Kumolo, S.H. menyampaikan usulan kepada Presiden RI ke-7, Ir. H. Joko Widodo yang akrab disapa "Jokowi" perihal usul pengangkatan Rano Karno menjadi Gubernur Banten dan pemberhentian dari jabatan sebagai Wakil Gubernur Banten.

“Setelah itu diusulkan, Presiden selanjutnya akan mengeluarkan Keppres tentang pengesahan Bapak Rano Karno menjadi Gubernur Banten definitif termasuk pemberhentiannya menjadi Wakil Gubernur, selanjutnya Presiden yang langsung akan melantik Bapak Rano Karno menjadi Gubernur Banten di Istana Negara Jakarta,” urai  H. Kurdi Matin.

Sekda Banten H. Kurdi Matin mengatakan, setelah mendapat Keppres pemberhentian ini secara resmi dari Kemdagri, selanjutnya pihaknya akan langsung melaporkan ke Plt Gubernur dan berkonsultasi dengan DPRD Provinsi Banten.

“Setelah Keppres ini kami terima, segera kami laksanakan mekanisme yang harus ditempuh," jelasnya.

H. Kurdi Matin juga menjelaskan bahwa dalam materi penjelasan Kemdagri juga disebutkan bahwa jabatan Wakil Gubernur Banten tidak dapat diisi, mengingat massa jabatan Gubernur kurang dari 18 bulan.

“Mengingat sisa masa jabatan Gubernur Banten kurang dari 18 bulan, maka kekosongan jabatan Wakil Gubernur Banten tidak dapat diisi,” ujar H. Kurdi Matin.

Ketua DPRD Banten, Asep Rahmatullah, berjanji akan menjemput bola ke Menteri Dalam Negeri (Mendagri) untuk mempercepat proses pelantikan Rano Karno menjadi Gubernur Provinsi Banten definitif.

Hal itu ditegaskan menyusul telah turunnya Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 63/P Tahun 2015 tentang Pemberhentian Ratu Atut Chosiyah sebagai Gubernur Banten.

"Kami akan jemput bola ke Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri), Kamis (30/7/2015) besok. Kami berangkat bersama Sekretaris Dewan, Biro Pemerintahan Pemprov Banten dan Sekda Banten untuk ke Mendagri," kata Asep Rahmatullah, di Serang, Rabu (29/7/2015).

Asep Rahmatullah juga menargetkan, pihaknya bisa menyelesaikan hanya selama satu minggu saja untuk mengurus pelantikan Gubernur Banten, kendati Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sendiri memberikan waktu dua minggu.

"Intinya, kita ingin lebih cepat, lebih baik,” pungkas Asep Rahmatullah.

See Also

Ketika Ahli IT Dan Master Di Bidang Hukum Menolak Korupsi
Kami Peduli Kejahatan Pornografi
Ketua MUI Tak Sependapat Indonesia Bubar 2030
Mukernas II PPP Hasilkan Sejumlah Ketetapan
PAN Walk Out Dari Paripurna RUU Pemilu
Pengamat LIPI Sebut Fenomena Ahok Bikin Parpol Panik
Gubernur DKI Jakarta Tunggu Menteri Sebelum Konsep Baru Raperda Reklamasi
Fadli Zon Akan Sidak Lokasi RS Sumber Waras
Mekanisme Pemilihan CaGub Dan CaWaGub DKI Jakarta Dari PDIP
Presiden Joko Widodo Melantik Agus Widjojo Sebagai Gubernur Lemhannas
Ahok Kecam Cuitan Yusron Ihza Mahendra Yang Rasis
Bicara Kalimat Rasis, Kemlu Minta Yusron Ihza Mahendra Fokus Jalankan Tugas
Ahok Hadiri Pelantikan Pengurus Partai NasDem DKI Jakarta
Muhammadiyah Ingatkan Sistem Politik Tidak Boleh Memiskinkan Rakyat
Tujuh Rekomendasi Mukernas PKB
Agung Laksono Tegaskan Munaslub Partai Golkar Harus Oleh Tim Transisi
Setya Novanto Mundur
Mayoritas Anggota MKD DPR RI Putuskan Setya Novanto Langgar Kode Etik
Ibu Yang Dimarahi Ahok Soal KJP Mengadu Ke DPRD DKI Jakarta
MenkoPolhukam Bersaksi
Sejumlah Calon Petahana Menangkan Pilkada
Maroef Sjamsoeddin Ibaratkan Setya Novanto Seperti Henry Kissinger
Prabowo Subianto Juru Kampanye Maya Rumantir/Glenny Kairupan
Tiga Paslon Bupati Dan Wakil Bupati Blora Sampaikan Program Dan Visi Misi
Haedar Nashir Terpilih Menjadi Ketua Umum PP Muhammadiyah
jQuery Slider
Arsip :2019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.688.443 Since: 05.03.13 | 0.1509 sec