Hukum

Polda Metro Jaya Geledah Kemendag

Wednesday, 29 Juli 2015 | View : 466

JAKARTA-SBN.

Satuan Tugas Khusus Polda Metro Jaya yang terdiri dari Direktorat Reserse Kriminal Umum dan Direktorat Reserse Kriminal Khusus menggeledah beberapa ruang kerja di Kementerian Perdagangan (Kemendag).

Satuan Tugas Khusus Polda Metro Jaya yang terdiri dari Direktorat Reserse Kriminal Umum dan Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya melakukan penggeledahan di lantai 9 Gedung Utama Kantor Kementerian Perdagangan, Jalan M. Ikhwan Ridwan Rais No.5, Kelurahan Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (28/7/2015), sejak pukul 14.00 WIB.

Penyidik menyita sejumlah dokumen dari penggeledahan kemarin, Selasa (28/7/2015).

Polda Metro Jaya bungkam terkait dengan hasil penggeledahan di Gedung Utama Kementerian Perdagangan (Kemendag) lantai sembilan, Jalan M. Ikhwan Ridwan Rais No.5, Kelurahan Gambir, Jakarta Pusat.

Direktur Reserse dan Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Metro Jaya Kombes Pol. Khrisna Murti mengatakan, hasil penggeledahan tidak bisa diungkapkan oleh dirinya.

"Tidak ada keterangan resmi, nanti resminya akan disampaikan oleh Kapolda, tidak ada keterangan apapun," kata Kombes Pol. Khrisna Murti di Kementerian Perdagangan (Kemendag), Jakarta, Selasa (28/7/2015).

Kepala Subdirektorat Tindak Pidana Korupsi Direktorat Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Ajie Indra mengatakan, penggeledahan tersebut masih berlangsung. Namun, ia enggan berkomentar banyak perihal penggeledahan tersebut.

"Iya benar. Anggota sudah berada di tempat itu. Anggota kami hanya back up melakukan penggeledahan di sana," kata Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Ajie Indra saat dihubungi, Jakarta, Selasa (28/7/2015).

Penggeledahan Kementerian Perdagangan sendiri lantaran kasus Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) mengenai dwelling time atau waktu bongkar muat barang di pelabuhan.

Terlihat puluhan petugas kepolisian berpakaian lengkap dan juga berpakaian sipil melangsungkan pemeriksaan di gedung Kementerian Perdagangan. Selain di dalam gedung, kepolisian juga memeriksa lahan parkir.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, penggeledahan tersebut berkaitan dugaan tindak pidana korupsi di salah satu Direktorat Jenderal di Kementerian Perdagangan. Namun, sampai saat ini, belum ada keterangan resmi perihal kejelasan kasus tersebut.

Kepala Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya (Kapolda Metro Jaya) yang mulai menjabat sejak 5 Juni 2015 menggantikan Irjen Pol. Drs. Unggung Cahyono, Irjen. Pol. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D. mengatakan, penggeledahan yang dilakukan pihaknya di Kementerian Perdagangan berkaitan dengan kasus waktu bongkar muat barang (dwelling time) di Pelabuhan Tanjung Priok.

"Kita berkesimpulan ada tindak pidana yaitu penyuapan, gratifikasi, dan pemerasan. Karena masalah perizinan," jelas penerima bintang Adhi Makayasa, Irjen. Pol. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D. di Markas Polda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman Kav.55, Jakarta Selatan, Rabu (29/7/2015).

"Jadi ini berawal dari sebulan lalu, waktu Presiden mengadakan sidak ke Tanjung Priok. Ternyata beliau lihat ada kontainer banyak bertumpuk-tumpuk dan ada dweelling time. Beliau sangat kecewa," beber Irjen. Pol. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D. yang menerima Bintang Wiyata Cendekia sebagai lulusan terbaik PTIK.

Mantan Kepala Kepolisian Daerah Papua dengan masa jabatan 21 September 2012-Juli 2014, Irjen. Pol. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D. menceritakan, proses dwelling time di Singapura hanya terjadi satu hari, di Malaysia dua hari, sedangkan di Indonesia proses tersebut bisa memakan waktu lima hari lebih. "Nah, ini akan berdampak pada perekonomian Indonesia dan kelangkaan barang," terang Irjen. Pol. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D. yang menyelesaikan pendidikan di The University of Exeter di Exeter, Inggris tahun 1993 dan meraih gelar MA dalam bidang Police Studies.

Dia menilai, ada permasalahan sistem yang terjadi pada proses bongkar muat barang di Pelabuhan Tanjung Priok. Karenanya, dia mendapat instruksi dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk mencari tahu akar permasalahan yang terjadi di sana.

"Nah ini kita liat ada oknum internal dan eksternal yang menjadi calo. Harusnya pengusaha mengurus di satu pintu selesai, ini enggak melalui calo luar dan bekerja sama dengan calo di dalam," imbuh lulusan Akpol terbaik angkatan 1987, Irjen. Pol. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D.

Mantan Kepala Densus 88 AT Polri dengan masa jabatan November 2009-Oktober 2010, Irjen. Pol. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D. mengaku sudah melakukan koordinasi dengan Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Hengki Haryadi. Dari hasil koordinasi akhirnya dibentuk tim gabungan dari Direktorat Reserse Kriminal Khusus dan Umum.

"Dari tim gabungan berkesimpulan ada permasalahan sistem di sana," pungkas Irjen. Pol. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D. yang menyelesaikan pendidikan di Massey The University of Auckland di Selandia Baru tahun 1998 dalam bidang Strategic Studies.

See Also

Keterangan Ahli Di Sidang Praperadilan Terkait Eksekusi Penahanan Matheus Mangentang
Peras Mantan Petinggi Polri, Hukuman Sisca Dewi Diperberat
LBH Ansor Jateng Apresiasi Penangkapan Cepat Polres Kebumen Terhadap Pelaku Kekerasan Seksual
Kapolres Bitung Perintahkan Pelaku Kejahatan Ditembak Di Tempat
Reserse Polres Bitung Bekuk Residivis Sadis Pembegal Motor
Satuan Reskrim Polres Bitung Tangkap Dua Tersangka Curanmor
Mahasiswa Unesa Sorot Penggunaan Dana Pembelian Mebel Di Kampus
KPK Tetapkan Dirut PT. Rohde And Schwarz Indonesia Sebagai Tersangka
KPK Akan Segera Periksa Saksi Dan Tersangka Suap KONI
KPK Cekal Robert Tantular Ke Luar Negeri
Tim Resmob Dan Tarsius Bitung Lumpuhkan Pencuri Kambuhan
Mahkamah Agung Hukum Alfian Tanjung 2 Tahun Penjara
Polda Jatim Duga Ada Kesalahan Teknis Proyek Berujung Jalan Gubeng Ambles
KPAI Apresiasi Langkah Cepat Polri Proses Bahar Bin Smith
Polri Sebut Penahanan Tersangka Bahar Bin Smith Murni Kasus Hukum
Polri Koordinasi Dengan LPSK Amankan 2 Remaja Korban Bahar Bin Smith
Usai OTT KPK, Kemenpora Lanjutkan Program SEA Games-Olimpiade
KPK Sita Miliaran Rupiah Terkait OTT Pejabat Kemenpora Dan KONI
Polri Kantongi Bukti Penganiayaan Oleh Bahar Bin Smith
KPK OTT Pejabat Kemenpora Dan Pengurus KONI
Polres Metro Jakarta Selatan Buru Pembunuh Perempuan Muda Di Kebagusan City
Pembunuh Keji Sopir Taksi Online Divonis 10 Tahun Penjara
Uang Pengganti E-KTP, KPK Sita Rp 862 Juta Dari Setya Novanto
Keterangan Ahli Ketua DPD KAI DKI Jakarta Pada Sidang Lanjutan Julius Lobiua
TNI AL Ringkus Pelaku Narkoba Di Tanjung Ahus
jQuery Slider

Comments

Arsip :2019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.501.703 Since: 05.03.13 | 0.1076 sec