Politik

Pasangan Tri Rismaharini-Whisnu Sakti Buana Daftarkan Diri Ke KPU Surabaya

Sunday, 26 Juli 2015 | View : 501

SURABAYA-SBN.

Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini-Wisnu Sakti Buana (Risma-Wisnu) resmi mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Surabaya di hari pertama pendaftaran, Minggu (26/7/2015), dengan menaiki becak dan diantar ratusan masa Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Pantauan Antara di kantor DPC PDIP Surabaya, Risma-Whisnu berangkat menggunakan becak dengan diiringi musik patrol. Keduanya mengenakan pakain batik berwarna merah motif. Tidak ketinggalan, puluhan atribut pedagang makanan khas Surabaya, yakni Pecel Semanggi juga diikutkan untuk mengawal Risma-Wisnu mendaftar ke kantor KPU Surabaya.

"Saya ucapkan terima kasih untuk semua yang telah bersedia mengantarkan kami ke KPU. Kami meminta doa restu agar pilkada Surabaya lancar, sehingga mendapatkan pemimpin dengan jalan yang baik," kata wanita kelahiran 20 November 1961 ini menjadi salah satu nominasi Wali Kota terbaik di dunia, 2012 World Mayor Prize, yang digelar oleh The City Mayors Foundation dihadapan ratusan simpatisan dan kader pada saat hendak mengantar ke KPU.

Dr.(H.C.) Ir. Tri Rismaharini, M.T. terkadang ditulis Tri Risma Harini, atau yang akrab disapa Risma berpesan agar sepanjang perjalanan, para pendukungnya yang ikut mengantar tetap berjalan tertib. "Saya minta tolong dijaga di jalan, jangan sampai terjadi sesuatu apapun di jalan," pinta Tri Rismaharini merupakan Wali Kota Surabaya wanita pertama yang menjabat untuk periode 2010-2015.

Sementara itu, Ketua Tim Pemenangan DPC PDIP Surabaya Syaifudin Zuhri mengatakan pihaknya sengaja menjadi parpol pertama yang mendaftarkan calon yang diusung agar menjadi stimulan bagi partai lain untuk ikut mendaftar.

"Ini semata-mata memberikan respons ke partai lain untuk segera memunculkan pasangan calon lain," katanya.

Sepanjang perjalanan yang dilalui, mulai Jalan Diponegoro-Kutai hingga Kantor KPU Surabaya, Jalan Adityawarman, lalu lintas macet akibat rombongan pengantar pasangan PDIP Risma-Whisnu melakukan konvoi. Petugas kepolisian dan Dishub sibuk mengalihkan kendaraan agar tidak terjebak kepadatan.

Pada saat Risma-Whisnu memasuki KPU Kota Surabaya, dibantu pengurus DPC PDIP Surabaya untuk menyelesaikan beberapa berkas yang wajib diisi. Pihak kepolisian menjaga ketat ruang serbaguna KPU lantai tiga yang digunakan untuk penerimaan pendaftaran pasangan calon.

Tidak hanya wartawan dan kader PDIP yang harus menjalani pemeriksaan mulai tas dan barang bawaan yang dibawa, pasangan calon juga turut diperiksa.

Risma dan Whisnu Sakti Buana disambut para komisioner KPU Surabaya dan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Surabaya. Selain itu, Komisioner KPU RI Arif Budiman juga hadir di acara tersebut untuk melakukan pemantauan.

Ketua KPU Surabaya Robiyan Arifin mempersilahkan pasangan calon menyerahkan berkas pendaftaran. Robiyan Arifin menuturkan bila sampai 3 Agustus nanti tidak ada pasangan lain yang mendaftar, maka kewenangan KPU Surabaya untuk menunda pada 2017 nanti.

"Sesuai dengan UU No.8 Tahun 2015, Pilkada dilakukan serentak," pungkasnya. (ant)

See Also

Ketika Ahli IT Dan Master Di Bidang Hukum Menolak Korupsi
Kami Peduli Kejahatan Pornografi
Ketua MUI Tak Sependapat Indonesia Bubar 2030
Mukernas II PPP Hasilkan Sejumlah Ketetapan
PAN Walk Out Dari Paripurna RUU Pemilu
Pengamat LIPI Sebut Fenomena Ahok Bikin Parpol Panik
Gubernur DKI Jakarta Tunggu Menteri Sebelum Konsep Baru Raperda Reklamasi
Fadli Zon Akan Sidak Lokasi RS Sumber Waras
Mekanisme Pemilihan CaGub Dan CaWaGub DKI Jakarta Dari PDIP
Presiden Joko Widodo Melantik Agus Widjojo Sebagai Gubernur Lemhannas
Ahok Kecam Cuitan Yusron Ihza Mahendra Yang Rasis
Bicara Kalimat Rasis, Kemlu Minta Yusron Ihza Mahendra Fokus Jalankan Tugas
Ahok Hadiri Pelantikan Pengurus Partai NasDem DKI Jakarta
Muhammadiyah Ingatkan Sistem Politik Tidak Boleh Memiskinkan Rakyat
Tujuh Rekomendasi Mukernas PKB
Agung Laksono Tegaskan Munaslub Partai Golkar Harus Oleh Tim Transisi
Setya Novanto Mundur
Mayoritas Anggota MKD DPR RI Putuskan Setya Novanto Langgar Kode Etik
Ibu Yang Dimarahi Ahok Soal KJP Mengadu Ke DPRD DKI Jakarta
MenkoPolhukam Bersaksi
Sejumlah Calon Petahana Menangkan Pilkada
Maroef Sjamsoeddin Ibaratkan Setya Novanto Seperti Henry Kissinger
Prabowo Subianto Juru Kampanye Maya Rumantir/Glenny Kairupan
Tiga Paslon Bupati Dan Wakil Bupati Blora Sampaikan Program Dan Visi Misi
Haedar Nashir Terpilih Menjadi Ketua Umum PP Muhammadiyah
jQuery Slider
Arsip :2019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.664.883 Since: 05.03.13 | 0.155 sec