Agama & Masyarakat

Relokasi Pembangunan Mushala Tolikara Sebab Berada Di Tanah Milik GIDI

Wednesday, 22 Juli 2015 | View : 708

TOLIKARA-SBN.

Komite Umat untuk Tolikara Papua (Komat Tolikara) bertemu dengan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo di Kantor Panglima TNI, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu (22/7/2015). Dalam pertemuan itu, kedua pihak juga membahas mengenai relokasi Mushala yang akan dibangun.

Juru bicara Komite Umat untuk Tolikara, Mustofa B. Nahrawardaya, seusai bertemu Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, di Kantor Panglima TNI, Jakarta, Rabu (22/7/2015). "Untuk Masjid, tanah itu yang sekarang digunakan adalah tanah milik Gereja Injil di Indonesia (GIDI). Makanya, lokasi akan ditentukan dulu, agar ada jaminan keberlangsungan dan keamanan," terang juru bicara Komat Tolikara, Mustofa B. Nahrawardaya, usai pertemuan.

Menurut Mustofa B. Nahrawardaya, relokasi tanah untuk tempat pembangunan Masjid perlu menjadi pertimbangan agar insiden pembakaran seperti sebelumnya tidak terulang. Menurut dia, sebelum membangun secara fisik, pihak TNI akan membantu memastikan seluruh prosedur administrasi dan aspek legalitas telah terpenuhi.

Mantan Caleg Partai Keadilan Sejahtera (PKS) daerah pemilihan (Dapil) Jawa Tengah V, Mustofa B. Nahrawardaya sendiri melihat bahwa Pemerintah telah mengambil langkah awal mengenai kepastian pembangunan Mushala. Hal itu ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, saat melakukan kunjungan ke Tolikara, Papua.

Sementara itu, terkait kios-kios yang juga terbakar dalam insiden di Tolikara, menurut Mustofa B. Nahrawardaya, Panglima TNI telah menjamin bahwa pembangunan tidak akan memakan waktu lebih dari 30 hari. Panglima juga berjanji akan membantu memulihkan situasi yang kondusif di Kabupaten Tolikara.

"Soal bangunan atau kios, yang dimiliki warga non-Muslim juga ada yang terbakar. Nanti semuanya akan sama-sama dibangun, tak kurang dari 30 hari," kata Mustofa B. Nahrawardaya.

Presiden RI ke-7, Ir. H. Joko Widodo yang akrab disapa "Jokowi" memberikan bantuan uang tunai sebesar Rp 1 miliar untuk warga di Tolikara, Papua. Bantuan dana itu diberikan untuk pembangunan kios dan mushala yang terbakar saat kerusuhan pada 17 Juli lalu.

"Bapak Presiden sudah memberikan petunjuk dan beri bantuan Rp 1 miliar dan ini segera dibangun mushala, ruko-ruko dibangun lagi itu semua," ujar Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (22/7/2015).

Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengatakan, jumlah kios yang akan dibangun bertambah dari yang sebelumnya 70 kios menjadi 85 kios. Sebanyak 15 kios ditujukan untuk putra daerah.

Presiden menginstruksikan agar mushala dan kios yang terbakar dibangun secepatnya. Untuk pembangunan mushala, Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengatakan, bangunan baru didirikan di tanah milik Koramil dan telah mendapat persetujuan bupati setempat.

"Satu bulan sudah selesai semua sehingga ekonomi bisa bergerak dan pembangunan dibuat seperti aslinya," kata Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.

Jenderal TNI Gatot Nurmantyo berharap dengan adanya pembangunan kios dan Mushala, masyarakat bisa kembali beraktivitas seperti biasa. Dia juga berharap, agar semua pihak menjaga keberagaman. Pasalnya, Indonesia dibentuk berdasarkan perjuangan bersama setiap lapisan masyarakat dengan latar belakang beragam.

"Bangsa ini dibangun berdasarkan kebhinekaan, kebhinekaan ini jangan mau dikoyak-koyak hanya karena masalah ini," ucap Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.

Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa akan berkoordinasi dengan TNI dan kementerian terkait untuk membangun kembali Mushala dan 63 kios milik warga yang terbakar dalam insiden di Kabupaten Tolikara, Papua. Akibat insiden tersebut, sebanyak 153 penduduk terpaksa mengungsi di tenda-tenda penampungan.

"Kalau ada yang kiosnya terbakar, ada hak mereka untuk mendapatkan renovasi. Aparat TNI juga siap untuk membangun kembali. Koordinasi dengan kementerian lainnya juga berjalan secara intensif," ujar Khofifah Indar Parawansa, dalam konferensi pers di Rumah Dinas Menteri, Komplek Widya Chandra, Jakarta, Senin (20/7/2015).

Ia berencana meninjau lokasi pembakaran mushala dan kios warga di Tolikara. Menurut dia, pembangunan kembali kios-kios warga sesuai dengan prosedur operasional dalam penanganan yang dilakukan Kementerian Sosial. Menurut Khofifah Indar Parawansa, sebagian besar kios-kios yang terbakar juga digunakan oleh warga setempat, termasuk penduduk asli Papua sebagai tempat tinggal. Untuk sementara ini, para pengungsi menggunakan tenda-tenda pengungsian di dekat Kantor Koramil di Tolikara.

Komite Umat untuk Tolikara ini dibentuk setelah terjadi pertemuan besar para tokoh nasional di antaranya Arifin Ilham, Yusuf Mansur, Hidayat Nurwahid, Didin Hafidhudin, Bahtiar Nasir, Aries Mufti, Muhammad Zaitun Rasmin dan lain sebagainya.

Pada pertemuan itu, para tokoh sepakat menunjuk Bahtiar Nasir sebagai ketua harian komite, Muhammadi Zaitun Rasmin (wakil ketua), Didin Hafidhudin (ketua dewan syura), Arifin Ilham, Yusuf Mansur, Hidayat Nurwahid, Bahtiar Nasir, Aries Mufti dan Bobby Herwibowo menjadi (anggota dewan syura). (kom/jos)

See Also

Kapolri Sebut Teringat Insiden Sweeping Sabuga Bandung
MUI Bantah Buat Spanduk Tolak Natal Di Pangandaran
Lepas Santri Ke Luar Negeri Di Momentum Hari Santri
Pesan K. H. Aniq Muhammadun Dalam Halalbihalal UMK
Forkopimda Kabupaten Demak Gelar Halal Bi Halal
Mahasiswa UMK Kembangkan Kap Lampu Bertema Kebangsaan Dan Pluralisme
Danpos-Babinkamtibmas Kebonagung Bersinergi Amankan Perayaan Kebaktian
Dandim 0716/Demak Tarling Perdana Bersama Bupati
Kodim 0716/Demak Dan GP Ansor Milik Warga Demak
Tangkal Radikalisme, Babinsa Bangun Komunikasi Dengan GP Ansor
Menangkal Gerakan Radikal Teroris Kaum Perempuan: Belajar Dari Sunan Kudus
Kepedulian Babinsa Kodim 0716/Demak Terhadap Tokoh Agama
Ngalap Berkah, Dandim 0716/Demak Ruwahan Dan Kirab Budaya
Bersama Bupati, Dandim 0716/Demak Buka Acara Tradisi Megengan Guna Menyambut Bulan Suci Ramadhan
Kasdim 0716/Demak Hadiri Musyawarah Tamir Masjid Agung Demak
Danramil 03/Wonosalam Komsos Dengan Toga, Tomas, Dan Toda
Nuansa Religius Warnai HUT Kabupaten Demak Yang Ke-515
Selamat Jalan Bang Indra Sahnun Lubis
UGM Tolak Usul Penerimaan Mahasiswa Lewat Kemampuan Baca Kitab Suci
Kodim 0716/Demak Gelar Doa Bersama Pada 171717
Dandim 0721/Blora Ajak Warga Blora Doa Bersama
Ulama NU KH Hasyim Muzadi Wafat Kamis Pagi
Anton Ferdian Rilis Kisahku
Marie Muhammad Berpulang
K.H. Sofiyan Hadi Sebut Setiap Anak Itu Spesial
jQuery Slider

Comments

Arsip :2019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.614.311 Since: 05.03.13 | 0.202 sec