Hukum

Gadis 6 Tahun Yang Diculik Seorang Pria Di Mal PGC Ditemukan

Tuesday, 21 Juli 2015 | View : 314

JAKARTA-SBN.

Seorang bocah perempuan berusia 6 tahun dilaporkan menghilang di Pusat Grosir Cililitan (PGC), Jakarta Timur pada Sabtu (18/7/2015). Bocah bernama Sintya Hermawan atau Tia itu diduga menghilang ketika sedang bermain di area permainan di lantai 3A PGC.

Sintya dilaporkan diculik pada Sabtu (18/7/2015) saat bermain di lantai permainan. Sintya dilaporkan hilang saat berada di Mal PGC pada sekitar pukul 17.00 WIB, Sabtu (18/7/2015).  Pada hari itu, Sintya yang mengenakan rok dan baju biru gelap memang diajak ayahnya bernama Ridwan Hermawan untuk menemani berjualan aksesoris telepon genggam di Mal PGC.

Polisi bekerja cepat melakukan pelacakan pada kasus penculikan bocah Sintya di Mal Pusat Grosir Cililitan (PGC) Cililitan, Jakarta Timur (Jaktim).

Polsek Kramat Jati, Jakarta Timur tengah menyelidiki hilangnya Sintya yang diduga dibawa orang tak dikenal dari Mal Pusat Grosir Cililitan (PGC).

Polisi sudah memeriksa 3 orang saksi terkait kasus hilangnya Sintya Hermawan atau Tia (6) di Mal Pusat Grosir Cililitan (PGC). Polisi masih menelusuri keberadaan Tia.

"Yang diperiksa ada 3 orang saksi, ada dari pihak karyawan PGC," kata Kapolsek Kramat Jati, Jaktim, Kompol Handini saat dikonfirmasi, Senin (20/7/2015) malam.

Polisi juga mempelajari rekaman CCTV di pusat perbelanjaan tersebut.

"Ayahnya sudah melapor anaknya dibawa orang tidak dikenal. Kami sedang menyelidiki juga dengan melihat rekaman CCTV," kata Kapolsek Kramat Jati Kompol Handini saat dihubungi Senin (20/7/2015).

Kompol Handini menuturkan, polisi masih berupaya mencari keberadaan Sintya dari petunjuk-petunjuk yang ditemukan. "CCTV-nya juga diselidiki terkait pelaku," sebutnya. "Kami masih mencari dari segala lini," imbuh Kompol Handini.

Sintya Hermawan (6) dilaporkan hilang saat berada di Mal PGC pada sekitar pukul 17.00 WIB, Sabtu (18/7).  "Anak tersebut meninggalkan toko kejadiannya tanggal 18 Juli 2015 di PGC lantai 3," tutur Kompol Handini, Senin (20/7/2015).

Pada hari itu, Sintya yang mengenakan rok dan baju biru gelap memang diajak ayahnya bernama Ridwan untuk menemani berjualan aksesoris telepon genggam di PGC.

"Sempat tidur di tempat jualan sekitar pukul 17.00 WIB diketahui anak sudah tidak ada dan sampai sekarang belum kembali," sambung Kompol Handini.

Kanit Reskrim Polsek Kramatjati, AKP Bara Libra Sagita membenarkan kasus ini. Saat ini, timnya yang juga dibantu dari Polres Jaktim sedang menyelidiki kasus ini dengan identifikasi kamera CCTV milik Mal PGC.

"Ya, benar jadi kamera CCTV di PGC sudah kita lakukan identifikasi. Semuanya masih proses, kita belum bisa berasumsi," tutur AKP Bara Libra Sagita.

Dia enggan menyebut kasus ini murni sebagai penculikan. Pasalnya, sejauh ini, belum ada motif yang meminta tebusan langsung kepada keluarga.

"Belum tahu motifnya apa mas. Karena belum ada minta tebusan itu. Jadi tunggu hasilnya nanti saja," ujarnya singkat.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Muhammad Iqbal membenarkan kejadian ini. Menurutnya, kejadian ini ditangani pihak Polsek Kramat Jati.

Namun, Polda Metro Jaya akan memberikan dukungan. Dugaan sementara, memang terkait kasus penculikan.

Pihak kepolisian saat ini tengah berupaya identifikasi pelaku yang diduga melakukan penculikan terhadap bocah berusia 6 tahun bernama Sintya Hermawan atau Tia yang hilang di Mal Pusat Grosir Cililitan (PGC), Jakarta Timur. Proses identifikasi ini memanfaatkan kamera rekaman CCTV yang ada di PGC.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Muhammad Iqbal mengatakan polisi melakukan proses identifikasi pelaku dengan  memanfaatkan kamera rekaman CCTV yang ada di Mal PGC.

"Kami sedang identifikasi seorang yang diduga. Dia terekam dan sudah terlihat, dipastikan untuk teridentifikasi," ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Muhammad Iqbal saat dikonfirmasi awak media, Senin (20/7/2015).

Kombes Pol. Muhammad Iqbal menambahkan kasus ini ditangani Polsek Kramat Jati, Jakarta Timur. Namun, Polda Metro Jaya sifatnya membantu dalam melakukan penyelidikan kasus tersebut.

"Kami backup Polsek Kramat Jati. Kan sekarang ada tim gabungan dari Polsek Kramat Jati dan Polda Metro yang ngecek kasus ini," bilang Kombes Pol. Muhammad Iqbal saat dihubungi, Senin (20/7/2015).

"Makanya dibuat tim gabungan dari Polda, Polres Jaktim dan Polsek untuk koordinasi. Kami coba identifikasi pelaku yang diduga menculik," sebut Kombes Pol. Muhammad Iqbal.

Bocah itu ditemukan selamat.

"Ya sudah ditemukan, ini ikhtiar kami," terang Kapolres Jakarta Timur (Jaktim) Kombes Pol. Umar Faruq, Selasa (21/7/2015).

"Sekarang anak itu ada di pangkuan ibunya," tutur Kombes Pol. Umar Faruq.

"Prioritas kami memberikan layanan kepada publik," tutup dia.

See Also

Keterangan Ahli Di Sidang Praperadilan Terkait Eksekusi Penahanan Matheus Mangentang
Peras Mantan Petinggi Polri, Hukuman Sisca Dewi Diperberat
LBH Ansor Jateng Apresiasi Penangkapan Cepat Polres Kebumen Terhadap Pelaku Kekerasan Seksual
Kapolres Bitung Perintahkan Pelaku Kejahatan Ditembak Di Tempat
Reserse Polres Bitung Bekuk Residivis Sadis Pembegal Motor
Satuan Reskrim Polres Bitung Tangkap Dua Tersangka Curanmor
Mahasiswa Unesa Sorot Penggunaan Dana Pembelian Mebel Di Kampus
KPK Tetapkan Dirut PT. Rohde And Schwarz Indonesia Sebagai Tersangka
KPK Akan Segera Periksa Saksi Dan Tersangka Suap KONI
KPK Cekal Robert Tantular Ke Luar Negeri
Tim Resmob Dan Tarsius Bitung Lumpuhkan Pencuri Kambuhan
Mahkamah Agung Hukum Alfian Tanjung 2 Tahun Penjara
Polda Jatim Duga Ada Kesalahan Teknis Proyek Berujung Jalan Gubeng Ambles
KPAI Apresiasi Langkah Cepat Polri Proses Bahar Bin Smith
Polri Sebut Penahanan Tersangka Bahar Bin Smith Murni Kasus Hukum
Polri Koordinasi Dengan LPSK Amankan 2 Remaja Korban Bahar Bin Smith
Usai OTT KPK, Kemenpora Lanjutkan Program SEA Games-Olimpiade
KPK Sita Miliaran Rupiah Terkait OTT Pejabat Kemenpora Dan KONI
Polri Kantongi Bukti Penganiayaan Oleh Bahar Bin Smith
KPK OTT Pejabat Kemenpora Dan Pengurus KONI
Polres Metro Jakarta Selatan Buru Pembunuh Perempuan Muda Di Kebagusan City
Pembunuh Keji Sopir Taksi Online Divonis 10 Tahun Penjara
Uang Pengganti E-KTP, KPK Sita Rp 862 Juta Dari Setya Novanto
Keterangan Ahli Ketua DPD KAI DKI Jakarta Pada Sidang Lanjutan Julius Lobiua
TNI AL Ringkus Pelaku Narkoba Di Tanjung Ahus
jQuery Slider

Comments

Arsip :2019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.503.090 Since: 05.03.13 | 0.1103 sec