Hukum

Gadis 6 Tahun Hilang Di Mal PGC

Monday, 20 Juli 2015 | View : 322

JAKARTA-SBN.

Ketika suasana Hari Raya Lebaran Idul Fitri 1436 Hijriyah masih kental, media sosial dihebohkan dengan peristiwa hilangnya anak enam tahun di Mal Pusat Grosir Cililitan (PGC), Jalan Mayor Jenderal Sutoyo No.76, Cililitan, Kramat Jati, Jakarta Timur (Jaktim), Sabtu (18/7/2015) petang. Netizen dihebohkan penculikan anak gadis 6 tahun di Mal Pusat Grosir Cililitan (PGC), Jakarta Timur (Jaktim).

Bocah perempuan berusia 6 tahun dilaporkan menghilang di Mal Pusat Grosir Cililitan (PGC), Jalan Mayor Jenderal Sutoyo No.76, Cililitan, Kramat Jati, Jakarta Timur (Jaktim), pada Sabtu (18/7/2015) petang. Bocah bernama Sintya Hermawan atau Tia itu diduga menghilang ketika sedang bermain di area permainan di Mal PGC.

Dari CCTV di pusat perbelanjaan tersebut, diketahui bocah enam tahun itu dibawa seorang lelaki dewasa tak dikenal. Pria yang tertangkap CCTV itu memakai baju bergaris biru dan membawa Sintya pergi.

Saat hilang Sintya mengenakan pakaian biru gelap, dia juga memiliki ciri berkulit sawo matang dan berambut lurus.

Akun Fang Lie di Facebook menulis status berikut foto anak yang bernama Sintya Hermawan itu. Ia menulis sebagai berikut: "Telah hilang seorang anak perempuan. Sintya hermawan. Panggilannya Tia. Hilang di PGC. Mall Pusat grosir Cililitan di jkt timur. Dibawa sama orang yang ada di foto. Tolong dengan sangat. Apabila ketemu dengan anak tersebut. Mohon hubungi polisi atau bisa di info ke mama Sintya..Celynne 087880707808. Anak tersebut hilang di PGC tanggal 19 juli 2015," tulis akun Fang Lie.

Satus Fang Lie yang diunggah 17 jam lalu segera di-share sebanyak 1.900 kali. Berbagai nada keprihatinan para netizen memenuhi dinding akun tersebut.

Tak lama berselang, akun Twitter TMC Polda Metro Jaya, 7 jam lalu, menayangkan foto orang yang diduga membawa Sintya.

"Foto pelaku penculikan anak di PGC CIlilitan, jika mengetahui mhn laporkan Polsek Jatinegara. @Om_JOI," begitu tulis akun @TMCPoldaMetro. Status itu pun langsung di-retweet sebanyak 641 kali.

Menurut penelusuran awak media, ayah Sintya adalah seorang pedagang aksesioris telepon genggam di Mal PGC bernama Ridwan Hermawan. Hari itu dia mengajak anaknya Sintya menemaninya berdagang di tokonya di lantai 1 PGC.

Ayah korban yang bernama Ridwan Hermawan (30), mengatakan putrinya menghilang diperkirakan di atas pukul 17.30 WIB. Saat kejadian, Ridwan Hermawan bersama istri, Siti Ermawati sedang menjaga tokonya yang berada di lantai 1 PGC.

"Saya dagang mas. Waktu itu Tia sempat ke bawah pukul setengah enam sore. Dia haus katanya, minta aqua. Terus habis itu dia naik lagi, mau main ke atas," kata Ridwan Hermawan saat dikonfirmasi awak media, Senin (20/7/2015).

Sebelum naik ke atas, Ridwan Hermawan dan istrinya, Siti Ermawati sudah bepesan kepada Tia agar jangan lama bermain di atas. Jika sudah selesai, agar segera ke toko untuk menemani orangtua.

Namun, saat itu, Ridwan Hermawan dan istrinya, Siti Ermawati sedang kerepotan karena ada sejumlah klien yang datang ke toko. Kebetulan ketika itu lebaran hari kedua, masih banyak toko di Mal PGC yang tutup sehingga toko yang yang buka akan dikerubungi pengunjung.

"Pengunjung rame kan lebaran kedua. Waktu itu saya pikir sempat biasa saja. Karena memang sudah sering main ke atas. Tapi, kok ba'da magrib, Tia nggak juga turun ke bawah. Saya gantian cari sama istri ke atas buat ngecek," sebut warga Condet, Jakarta Timur itu.

Sebagai seorang ayah, firasatnya sudah merasa tidak enak. Ia khawatir terjadi apa-apa dengan putrinya. Sekitar dua jam lebih dia mencari Tia ke lantai 3A, lantai 3, sampai toilet. Ridwan Hermawan juga menyempatkan lapor ke petugas keamanan Mal PGC agar nama anaknya diumumkan.

"Sudah diumumkan, tapi belum ada hasilnya. Saya sempat kepikiran jangan-jangan di kamar mandi toilet. Saya periksa, ternyata nggak ada. Saya panik, teman, istri, telpon saudara, saya minta tolong agar ikut nyari. Sampai lantai LG, parkiran motor saya cari," ujarnya.

Namun, hingga pukul 21.00 WIB, pencarian Ridwan Hermawan tak membuahkan hasil. Ia pun meminta bantuan dan melaporkan ke petugas keamanan Mal PGC. Kemudian, petugas keamanan Mal PGC mengarahkan agar melaporkan ke Polsek Kramatjati.

"Diarahkan ngelapor ke Polsek Kramatjati. Jam 12 malam saya laporan ke reserse. dari hasil laporan polisi cek kamera CCTV yang pas di lantai 3A itu. Dugaan sementara, anak saya di bawa, diculik laki-laki nggak dikenal. Itu dari gambar CCTV yang saya lihat," tuturnya.

Sebelum hilang, menurut penuturan Siti Ermawati, awalnya Sintya tidur di kios sekitar pukul 14.00 WIB. Kemudian pada pukul 16.30 WIB Sintya terbangun, lalu makan sekitar 20 menit. Pada pukul 16.45 WIB, Sintya izin mau main ke lantai 3A sendirian. Namun pada pukul 17.45 WIB, ibu dari Sintya tidak menemukan anaknya itu bermain bersama teman-temannya.

"Dia hilang di lantai 3A. Jadi sekitar sebelum pukul 5.00 WIB dia ingin main ke atas, kemudian saya bilang ‘iya nak, jangan lama-lama’. Dia main ke atas sendiri," terang Siti Ermawati (27), ibu korban yang juga pemilik toko aksesoris di lantai 1 PGC saat diklarifikasi, Senin (20/7/2015).

Siti Ermawati tak kuasa menahan air mata, selama berjualan di sana, Sintya sering diajak ke kios. "Dari kecil dia udah sering ikut saya jualan. Jadi, pas dia mau main ke atas, jadi saya tidak terlalu khawatir karena dia memang sudah hafal daerah sini," sendunya.

Lebih lanjut, ia menambahkan, sebelum dinyatakan hilang, beberapa teman-temannya masih sempat melihat Sintya. Namun, ketika dicari hingga sore hari, Sintya tak juga diketahui dimana keberadaanya.

See Also

Pengacara Yang Sukses Mengadakan MoU Dengan Negara Lain
Polda Metro Jaya Tahan Para Tersangka Kasus Penculikan WN Inggris
Presiden Joko Widodo Resmi Lantik Idham Azis Sebagai Kapolri Baru
Keterangan Ahli Di Sidang Praperadilan Terkait Eksekusi Penahanan Matheus Mangentang
Peras Mantan Petinggi Polri, Hukuman Sisca Dewi Diperberat
LBH Ansor Jateng Apresiasi Penangkapan Cepat Polres Kebumen Terhadap Pelaku Kekerasan Seksual
Kapolres Bitung Perintahkan Pelaku Kejahatan Ditembak Di Tempat
Reserse Polres Bitung Bekuk Residivis Sadis Pembegal Motor
Satuan Reskrim Polres Bitung Tangkap Dua Tersangka Curanmor
Mahasiswa Unesa Sorot Penggunaan Dana Pembelian Mebel Di Kampus
KPK Tetapkan Dirut PT. Rohde And Schwarz Indonesia Sebagai Tersangka
KPK Akan Segera Periksa Saksi Dan Tersangka Suap KONI
KPK Cekal Robert Tantular Ke Luar Negeri
Tim Resmob Dan Tarsius Bitung Lumpuhkan Pencuri Kambuhan
Mahkamah Agung Hukum Alfian Tanjung 2 Tahun Penjara
Polda Jatim Duga Ada Kesalahan Teknis Proyek Berujung Jalan Gubeng Ambles
KPAI Apresiasi Langkah Cepat Polri Proses Bahar Bin Smith
Polri Sebut Penahanan Tersangka Bahar Bin Smith Murni Kasus Hukum
Polri Koordinasi Dengan LPSK Amankan 2 Remaja Korban Bahar Bin Smith
Usai OTT KPK, Kemenpora Lanjutkan Program SEA Games-Olimpiade
KPK Sita Miliaran Rupiah Terkait OTT Pejabat Kemenpora Dan KONI
Polri Kantongi Bukti Penganiayaan Oleh Bahar Bin Smith
KPK OTT Pejabat Kemenpora Dan Pengurus KONI
Polres Metro Jakarta Selatan Buru Pembunuh Perempuan Muda Di Kebagusan City
Pembunuh Keji Sopir Taksi Online Divonis 10 Tahun Penjara
jQuery Slider

Comments

Arsip :2019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.594.749 Since: 05.03.13 | 0.117 sec