Hukum

Gadis 6 Tahun Hilang Di Mal PGC

Monday, 20 Juli 2015 | View : 388

JAKARTA-SBN.

Ketika suasana Hari Raya Lebaran Idul Fitri 1436 Hijriyah masih kental, media sosial dihebohkan dengan peristiwa hilangnya anak enam tahun di Mal Pusat Grosir Cililitan (PGC), Jalan Mayor Jenderal Sutoyo No.76, Cililitan, Kramat Jati, Jakarta Timur (Jaktim), Sabtu (18/7/2015) petang. Netizen dihebohkan penculikan anak gadis 6 tahun di Mal Pusat Grosir Cililitan (PGC), Jakarta Timur (Jaktim).

Bocah perempuan berusia 6 tahun dilaporkan menghilang di Mal Pusat Grosir Cililitan (PGC), Jalan Mayor Jenderal Sutoyo No.76, Cililitan, Kramat Jati, Jakarta Timur (Jaktim), pada Sabtu (18/7/2015) petang. Bocah bernama Sintya Hermawan atau Tia itu diduga menghilang ketika sedang bermain di area permainan di Mal PGC.

Dari CCTV di pusat perbelanjaan tersebut, diketahui bocah enam tahun itu dibawa seorang lelaki dewasa tak dikenal. Pria yang tertangkap CCTV itu memakai baju bergaris biru dan membawa Sintya pergi.

Saat hilang Sintya mengenakan pakaian biru gelap, dia juga memiliki ciri berkulit sawo matang dan berambut lurus.

Akun Fang Lie di Facebook menulis status berikut foto anak yang bernama Sintya Hermawan itu. Ia menulis sebagai berikut: "Telah hilang seorang anak perempuan. Sintya hermawan. Panggilannya Tia. Hilang di PGC. Mall Pusat grosir Cililitan di jkt timur. Dibawa sama orang yang ada di foto. Tolong dengan sangat. Apabila ketemu dengan anak tersebut. Mohon hubungi polisi atau bisa di info ke mama Sintya..Celynne 087880707808. Anak tersebut hilang di PGC tanggal 19 juli 2015," tulis akun Fang Lie.

Satus Fang Lie yang diunggah 17 jam lalu segera di-share sebanyak 1.900 kali. Berbagai nada keprihatinan para netizen memenuhi dinding akun tersebut.

Tak lama berselang, akun Twitter TMC Polda Metro Jaya, 7 jam lalu, menayangkan foto orang yang diduga membawa Sintya.

"Foto pelaku penculikan anak di PGC CIlilitan, jika mengetahui mhn laporkan Polsek Jatinegara. @Om_JOI," begitu tulis akun @TMCPoldaMetro. Status itu pun langsung di-retweet sebanyak 641 kali.

Menurut penelusuran awak media, ayah Sintya adalah seorang pedagang aksesioris telepon genggam di Mal PGC bernama Ridwan Hermawan. Hari itu dia mengajak anaknya Sintya menemaninya berdagang di tokonya di lantai 1 PGC.

Ayah korban yang bernama Ridwan Hermawan (30), mengatakan putrinya menghilang diperkirakan di atas pukul 17.30 WIB. Saat kejadian, Ridwan Hermawan bersama istri, Siti Ermawati sedang menjaga tokonya yang berada di lantai 1 PGC.

"Saya dagang mas. Waktu itu Tia sempat ke bawah pukul setengah enam sore. Dia haus katanya, minta aqua. Terus habis itu dia naik lagi, mau main ke atas," kata Ridwan Hermawan saat dikonfirmasi awak media, Senin (20/7/2015).

Sebelum naik ke atas, Ridwan Hermawan dan istrinya, Siti Ermawati sudah bepesan kepada Tia agar jangan lama bermain di atas. Jika sudah selesai, agar segera ke toko untuk menemani orangtua.

Namun, saat itu, Ridwan Hermawan dan istrinya, Siti Ermawati sedang kerepotan karena ada sejumlah klien yang datang ke toko. Kebetulan ketika itu lebaran hari kedua, masih banyak toko di Mal PGC yang tutup sehingga toko yang yang buka akan dikerubungi pengunjung.

"Pengunjung rame kan lebaran kedua. Waktu itu saya pikir sempat biasa saja. Karena memang sudah sering main ke atas. Tapi, kok ba'da magrib, Tia nggak juga turun ke bawah. Saya gantian cari sama istri ke atas buat ngecek," sebut warga Condet, Jakarta Timur itu.

Sebagai seorang ayah, firasatnya sudah merasa tidak enak. Ia khawatir terjadi apa-apa dengan putrinya. Sekitar dua jam lebih dia mencari Tia ke lantai 3A, lantai 3, sampai toilet. Ridwan Hermawan juga menyempatkan lapor ke petugas keamanan Mal PGC agar nama anaknya diumumkan.

"Sudah diumumkan, tapi belum ada hasilnya. Saya sempat kepikiran jangan-jangan di kamar mandi toilet. Saya periksa, ternyata nggak ada. Saya panik, teman, istri, telpon saudara, saya minta tolong agar ikut nyari. Sampai lantai LG, parkiran motor saya cari," ujarnya.

Namun, hingga pukul 21.00 WIB, pencarian Ridwan Hermawan tak membuahkan hasil. Ia pun meminta bantuan dan melaporkan ke petugas keamanan Mal PGC. Kemudian, petugas keamanan Mal PGC mengarahkan agar melaporkan ke Polsek Kramatjati.

"Diarahkan ngelapor ke Polsek Kramatjati. Jam 12 malam saya laporan ke reserse. dari hasil laporan polisi cek kamera CCTV yang pas di lantai 3A itu. Dugaan sementara, anak saya di bawa, diculik laki-laki nggak dikenal. Itu dari gambar CCTV yang saya lihat," tuturnya.

Sebelum hilang, menurut penuturan Siti Ermawati, awalnya Sintya tidur di kios sekitar pukul 14.00 WIB. Kemudian pada pukul 16.30 WIB Sintya terbangun, lalu makan sekitar 20 menit. Pada pukul 16.45 WIB, Sintya izin mau main ke lantai 3A sendirian. Namun pada pukul 17.45 WIB, ibu dari Sintya tidak menemukan anaknya itu bermain bersama teman-temannya.

"Dia hilang di lantai 3A. Jadi sekitar sebelum pukul 5.00 WIB dia ingin main ke atas, kemudian saya bilang ‘iya nak, jangan lama-lama’. Dia main ke atas sendiri," terang Siti Ermawati (27), ibu korban yang juga pemilik toko aksesoris di lantai 1 PGC saat diklarifikasi, Senin (20/7/2015).

Siti Ermawati tak kuasa menahan air mata, selama berjualan di sana, Sintya sering diajak ke kios. "Dari kecil dia udah sering ikut saya jualan. Jadi, pas dia mau main ke atas, jadi saya tidak terlalu khawatir karena dia memang sudah hafal daerah sini," sendunya.

Lebih lanjut, ia menambahkan, sebelum dinyatakan hilang, beberapa teman-temannya masih sempat melihat Sintya. Namun, ketika dicari hingga sore hari, Sintya tak juga diketahui dimana keberadaanya.

See Also

Bareskrim Polri Tetap Usut Korupsi PD Sarana Jaya
KPK Perpanjang Penahanan Kadis PUPR Mojokerto
Bareskrim Polri Tahan 7 Tersangka Terkait Kasus Praktik Bank Gelap Hanson International
KPK Perpanjang Penahanan Dirut PT. CMI Teknologi Rahardjo Pratjihno
KPK Geledah Rumah Anggota DPRD Tulungagung
Kasus PT. Asuransi Jiwasraya (Persero), Kejagung Periksa 27 Saksi Pemilik Rekening Saham
KPK Geledah Gedung DPRD Tulungagung
KPK Periksa Direktur Utama PT. Antam (Persero) Tbk
KPK Akui Adanya Aturan Melarang Pimpinan Temui Pihak Terkait Perkara
Polda Jatim Segera Ungkap TPPU Kasus Investasi Bodong MeMiles
Polda Jatim Bidik TPPU Kasus Investasi Bodong MeMiles
Reynhard Sinaga Ditahan Di Sel Maximum Security
Universitas Manchester Cabut 2 Gelar Magister Reynhard Sinaga
Kolaborasi Bareskrim Dan BNN Amankan 250 Kg Ganja Di Jakarta
Kasus Investasi Bodong MeMiles Segera Dilimpahkan Ke Kejati Jatim
Kasus Investasi Bodong MeMiles, Polda Jatim Periksa Siti Badriah
KPK Sita Rumah Dan Mobil Mantan Bupati Cirebon
Jaksa Teliti Berkas Tersangka Kasus Novel Baswedan
KPK Periksa Komisioner KPU
Polri Selidiki Negara Rakyat Nusantara
Jaksa Agung Sebut Kasus Jiwasraya Merugikan Negara Rp 13,7 Triliun
Bea Cukai Berkoordinasi Dengan Polda Metro Jaya Tangani Kasus Penyelundupan
Pengacara Yang Sukses Mengadakan MoU Dengan Negara Lain
Polda Metro Jaya Tahan Para Tersangka Kasus Penculikan WN Inggris
Presiden Joko Widodo Resmi Lantik Idham Azis Sebagai Kapolri Baru
jQuery Slider

Comments

Arsip :20202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 8.406.026 Since: 05.03.13 | 0.2134 sec