Hukum

Polda Metro Jaya Segera Periksa Pejabat Pemprov DKI Terlibat Kasus Kali Pesanggrahan

Saturday, 11 Juli 2015 | View : 363

JAKARTA.

Kepolisian Daerah Daerah Metropolitan Jakarta Raya (Polda Metro Jaya) akan menelusuri dugaan keterlibatan para pejabat Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dalam kasus dugaan bermain proyek pembebasan lahan Kali Pesanggrahan yang merugikan uang negara sebesar Rp 32 miliar.

Kepala Subdirektorat Tindak Pidana Korupsi Direktorat Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Adjie Indra Dwi Atma menuturkan bahwa semua pihak yang diduga terlibat dari korupsi normalisasi Kali Pesanggrahan akan diperiksa.

"Gara-gara tim sembilan yang terdiri dari Tim Panitia Pengadaan Tanah (P2T), Camat, Lurah serta Badan Pertanahan Nasional keuangan negara Republik Indonesia dirugikan. Pasti saya panggil lah, enak aja nggak dipanggil. Gara-gara mereka negara kehilangan uang Rp 32 miliar. Coba mereka kerja benar, makannya harus bertanggung jawab. Jangan tidur nyenyak dan seharusnya mereka deg-degan," tegas AKBP Adjie Indra Dwi Atma saat dihubungi wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jumat (10/7/2015).

Kata AKBP Adjie Indra Dwi Atma, pihak kepolisian sedang melakukan analisa terhadap beberapa saksi yang sudah di Berkas Acara Pemeriksaan (BAP). Hal ini untuk melengkapi berkas dan bisa menentukan tersangka selanjutnya atas kasus tersebut. "Kita minta keterangan juga, analisa dan akan pertajam kembali," beber AKBP Adjie Indra Dwi Atma.

Lebih lanjut, dalam waktu dekat semua pihak akan kembali dipanggil untuk pemeriksaan lanjutan. Terlebih, Kepala Dinas Tata Air DKI Jakarta, Tri Joko Sri Margianto yang sempat mangkir dari pemanggilan polisi.

"Kita sedang analisa, baru nanti kita panggil. Dalam minggu-minggu ini lah. Semua dalam minggu ini, saat ini kita sedang analisa dulu," tandas AKBP Adjie Indra Dwi Atma.

Pihaknya berencana memeriksa kembali untuk melengkapi sejumlah keterangan yang kurang. Selain Tri Joko Sri Margianto, penyidik juga akan memanggil pihak terkait lainnya. "Misalnya Camat dan Lurah yang menjabat pada waktu itu," tukas AKBP Adjie Indra Dwi Atma.

Diketahui, polisi menetapkan lima tersangka kasus yang merugikan negara Rp 32,8 miliar. Tiga dari pihak swasta MD, HS, dan M (buron).

"Peran mereka memalsukan surat tanah hingga bisa mencairkan uang negara. Lainnya, ABD dan JN yang mengaku pemilik tanah. Dua tersangka terakhir telah meninggal dunia karena sakit. Modusnya, para tersangka memalsukan surat tanah negara seolah milik per orangan sehingga negara membayar ganti rugi," pungkas AKBP Adjie Indra Dwi Atma. (sp/mer/jos)

See Also

Keterangan Ahli Di Sidang Praperadilan Terkait Eksekusi Penahanan Matheus Mangentang
Peras Mantan Petinggi Polri, Hukuman Sisca Dewi Diperberat
LBH Ansor Jateng Apresiasi Penangkapan Cepat Polres Kebumen Terhadap Pelaku Kekerasan Seksual
Kapolres Bitung Perintahkan Pelaku Kejahatan Ditembak Di Tempat
Reserse Polres Bitung Bekuk Residivis Sadis Pembegal Motor
Satuan Reskrim Polres Bitung Tangkap Dua Tersangka Curanmor
Mahasiswa Unesa Sorot Penggunaan Dana Pembelian Mebel Di Kampus
KPK Tetapkan Dirut PT. Rohde And Schwarz Indonesia Sebagai Tersangka
KPK Akan Segera Periksa Saksi Dan Tersangka Suap KONI
KPK Cekal Robert Tantular Ke Luar Negeri
Tim Resmob Dan Tarsius Bitung Lumpuhkan Pencuri Kambuhan
Mahkamah Agung Hukum Alfian Tanjung 2 Tahun Penjara
Polda Jatim Duga Ada Kesalahan Teknis Proyek Berujung Jalan Gubeng Ambles
KPAI Apresiasi Langkah Cepat Polri Proses Bahar Bin Smith
Polri Sebut Penahanan Tersangka Bahar Bin Smith Murni Kasus Hukum
Polri Koordinasi Dengan LPSK Amankan 2 Remaja Korban Bahar Bin Smith
Usai OTT KPK, Kemenpora Lanjutkan Program SEA Games-Olimpiade
KPK Sita Miliaran Rupiah Terkait OTT Pejabat Kemenpora Dan KONI
Polri Kantongi Bukti Penganiayaan Oleh Bahar Bin Smith
KPK OTT Pejabat Kemenpora Dan Pengurus KONI
Polres Metro Jakarta Selatan Buru Pembunuh Perempuan Muda Di Kebagusan City
Pembunuh Keji Sopir Taksi Online Divonis 10 Tahun Penjara
Uang Pengganti E-KTP, KPK Sita Rp 862 Juta Dari Setya Novanto
Keterangan Ahli Ketua DPD KAI DKI Jakarta Pada Sidang Lanjutan Julius Lobiua
TNI AL Ringkus Pelaku Narkoba Di Tanjung Ahus
jQuery Slider

Comments

Arsip :2019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.542.753 Since: 05.03.13 | 0.1376 sec