Hukum

Mantan Wali Kota Makassar Terancam Ditahan

Friday, 10 Juli 2015 | View : 541

JAKARTA-SBN.

Tersangka kasus dugaan korupsi dalam pelaksanaan kerjasama rehabilitasi dan transfer kelola air di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Makassar tahun 2006-2012, Ilham Arief Sirajuddin, akan diperiksa oleh Penyidik lembaga antirasuah, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis (9/7/2015).

Kepala Bagian Pemberitaan dan Informasi KPK Priharsa Nugraha mengatakan, walaupun hari ini ada sidang putusan praperadilan mantan Wali Kota Makasar tersebut, namun diwajibkan juga agar Ilham menjalani pemeriksaan di KPK. "Dijadwalkan lagi untuk diperiksa sebagai tersangka," ungkap Priharsa Nugraha saat dikonfirmasi oleh wartawan di Jakarta, Kamis (9/7/2015).

Pelaksana Tugas Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Johan Budi Sapto Prabowo mengatakan penyidik KPK hari ini, Jumat (10/7/2015), memeriksa bekas Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin.

Menurut dia, Ilham Arief Sirajuddin diperiksa sebagai tersangka kasus dugaan korupsi di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Makassar.

"Hari ini ada jadwal pemeriksaan IAS sebagai tersangka," kata mantan Juru Bicara KPK, Johan Budi Sapto Prabowo di kantornya, plaza Gedung KPK, Jalan H.R. Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Jumat (10/7/2015).

Namun saat ditanya akankah penyidik menahan Ilham Arief Sirajuddin, Johan Budi S.P. mengaku akan mengecek dulu. "Akan ditahan atau tidak, akan saya cek sebentar. Pemeriksaan belum selesai," papar dia.

Ilham Arief Sirajuddin telah tiba di Gedung KPK sejak pukul 9.00 WIB. Ilham Arief Sirajuddin datang didampingi beberapa kuasa hukumnya.

Ilham Arief Sirajuddin sebelumnya mengajukan dua kali praperadilan yang menggugat penetapannya sebagai tersangka.

llham Arief Sirajuddin sempat lepas dari status tersangka setelah berhasil memenangkan sidang praperadilan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan pada 12 Mei 2015 lalu. Gugatan pertama, hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan mengabulkan permohonan Ilham Arief Sirajuddin. Dimana dalam putusannya, PN Jakarta Selatan telah mengabulkan gugatan Ilham Arief Sirajuddin lantaran KPK dianggap tak cukup bukti dalam menetapkannya sebagai tersangka.

KPK pun harus mengulangi semua proses penyidikan kasus dugaan korupsi dalam pelaksanaan kerja sama rehabilitasi dan transfer kelola air di PDAM Makassar tersebut.

KPK akhirnya menerbitkan Surat Perintah Penyidikan (Sprindik) baru atas nama bekas Wali Kota Makassar itu. KPK kemudian kembali menetapkan Ilham Arief Sirajuddin menjadi tersangka dengan menerbitkan Surat Perintah Penyidikan (Sprindik) baru. Dalam kaitan ini, Ilham Arief Sirajuddin dijerat dengan kasus yang sama, yakni, dugaan korupsi dalam pelaksanaan kerjasama rehabilitasi dan transfer kelola air di PDAM Makassar tahun 2006-2012.

Dalam kasus ini, Ilham Arief Sirajuddin disangkakan melanggar Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999, sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi junto Pasal 55 ayat (1) ke-1 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Selang beberapa waktu setelah KPK menerbitkan sprindik baru, Ilham Arief Sirajuddin kembali melawan dengan mengajukan gugatan praperadilan atas penetapan tersangkanya. Dia pun kembali mengajukan gugatan praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Kemarin, Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menolak permohonan Ilham Arief Sirajuddin.

See Also

Bareskrim Polri Tetap Usut Korupsi PD Sarana Jaya
KPK Perpanjang Penahanan Kadis PUPR Mojokerto
Bareskrim Polri Tahan 7 Tersangka Terkait Kasus Praktik Bank Gelap Hanson International
KPK Perpanjang Penahanan Dirut PT. CMI Teknologi Rahardjo Pratjihno
KPK Geledah Rumah Anggota DPRD Tulungagung
Kasus PT. Asuransi Jiwasraya (Persero), Kejagung Periksa 27 Saksi Pemilik Rekening Saham
KPK Geledah Gedung DPRD Tulungagung
KPK Periksa Direktur Utama PT. Antam (Persero) Tbk
KPK Akui Adanya Aturan Melarang Pimpinan Temui Pihak Terkait Perkara
Polda Jatim Segera Ungkap TPPU Kasus Investasi Bodong MeMiles
Polda Jatim Bidik TPPU Kasus Investasi Bodong MeMiles
Reynhard Sinaga Ditahan Di Sel Maximum Security
Universitas Manchester Cabut 2 Gelar Magister Reynhard Sinaga
Kolaborasi Bareskrim Dan BNN Amankan 250 Kg Ganja Di Jakarta
Kasus Investasi Bodong MeMiles Segera Dilimpahkan Ke Kejati Jatim
Kasus Investasi Bodong MeMiles, Polda Jatim Periksa Siti Badriah
KPK Sita Rumah Dan Mobil Mantan Bupati Cirebon
Jaksa Teliti Berkas Tersangka Kasus Novel Baswedan
KPK Periksa Komisioner KPU
Polri Selidiki Negara Rakyat Nusantara
Jaksa Agung Sebut Kasus Jiwasraya Merugikan Negara Rp 13,7 Triliun
Bea Cukai Berkoordinasi Dengan Polda Metro Jaya Tangani Kasus Penyelundupan
Pengacara Yang Sukses Mengadakan MoU Dengan Negara Lain
Polda Metro Jaya Tahan Para Tersangka Kasus Penculikan WN Inggris
Presiden Joko Widodo Resmi Lantik Idham Azis Sebagai Kapolri Baru
jQuery Slider

Comments

Arsip :20202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 8.272.034 Since: 05.03.13 | 0.2514 sec