Nasional

Riau Diselimuti Asap Kiriman Sumsel Dan Jambi

Saturday, 04 Juli 2015 | View : 522

PEKANBARU-SBN.

Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dalam beberapa pekan terakhir di Sumatera mulai berdampak terhadap kualitas udara di Riau. Sejumlah daerah mulai diselimuti kabut asap, bahkan kabut asap sudah menganggu jadwal penerbangan di Bandara Pinang Kampai Dumai.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan Provinsi Riau diselimuti asap kebakaran hutan dan lahan yang berasal dari Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) dan Jambi.

"Kondisi Riau diselimuti kabut asap tipis pada malam dan pagi hari. Ini asap kiriman dari Sumatera Selatan dan Jambi yang beberapa hari terakhir ini juga terjadi kebakaran," kata Kepala BMKG Stasiun Pekanbaru, Sugarin, di Pekanbaru, Riau, Sabtu (4/7/2015).

Ia mengatakan asap dari kedua provinsi tersebut terbawa angin yang berhembus dari Selatan ke Barat dengan kecepatan 5-15 knots atau setara 9-29 kilometer per jam. Bahkan, di Kota Pekanbaru asap sudah menyelimuti sejak Jumat (3/7/2015) malam yang membuat jarak pandang menurun drastis.

Kondisi asap kiriman ini, lanjutnya, akan diperparah dengan asap yang berasal dari kebakaran di sejumlah daerah di Riau. Pada Sabtu pagi ini Kota Dumai juga diselimuti asap dengan jarak pandang menurun tinggal satu kilometer, sedangkan Kota Pekanbaru, Pelalawan dan Rengat diselimuti asap tipis dengan jarak pandang berkisar 3-5 kilometer. Meski begitu, kondisi asap dinilai belum mengganggu aktivitas penerbangan di Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru.

Kondisi polusi asap berdasarkan penghitungan alat Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) di enam daerah di Riau menunjukan kualitas udara terus menurun ke level "Sedang".

Dengan melihat pola pergerakan angin, kemungkinan asap mencapai Semenanjung Malaka untuk mencemari Singapura dan Malaysia semakin tinggi peluangnya, apabila tindakan antisipasi tidak segera dilakukan untuk memadamkan kebakaran lahan dan hutan.

"Penanganan kebakaran tidak bisa hanya di Riau saja karena kebakaran di daerah lainnya juga bisa mengirimkan asap sampai ke negara tetangga," kata Sugarin.

Ia mengatakan peluang kebakaran masih tinggi karena kemarau yang membuat temperatur udara maksimal bisa mencapai 34 derajat dengan kelembaban 97 persen.

Berdasarkan pantauan Satelit Terra dan Aqua terakhir pada pukul 07.00 WIB menunjukan bahwa di Pulau Sumatera terdapat 36 titik panas (hotspot). Jumlah paling banyak adalah di Jambi dengan 11 titik, kemudian Riau 10 titik, Sumsel sembilan, Aceh dan Lampung masing-masing dua titik, serta Sumatera Utara dan Sumatera Barat masing-masing satu titik.

"Dari 10 hotspot di Riau, lokasinya paling banyak di Kabupaten Indragiri Hulu ada tujuh titik," katanya.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau, Edward Sanger kepada wartawan mengatakan, hingga kini masih ditemukan titik api di sejumlah daerah.

Dari data Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru saat ini terdapat 45 hotspot yang tersebar di 7 Kabupaten Kota di Riau.

"Hari ini data terbaru menunjukkan jumlah hotspot masih cukup tinggi. Dari 96 hotpsot yang terdeteksi di Sumatera, 45 titik diantaranya berada di Riau, paling banyak itu ada di Pelalawan dan Bengkalis yang masing-masing ditemukan 17 dan 15 titik panas," urai Edward Sanger, Selasa (30/6/2015).

Saat ini sambung Edward Sanger, beberapa daerah mulai diselimuti kabut asap. Seperti Kota Pekanbaru, Dumai, Bengkalis, Pelalawan. Meskipun tidak terlalu tebal, namun akibat kabut asap ini me4mbuat kualitas udara menjadi menurun.

Lebih jauh dikatakan Edward Sanger, kabut asap yang terjadi di Riau saat ini bukan saja disebabkan oleh Karhutla yang terjadi disejumlah daerah di Riau. Tetapi lebih disebabkan Karhutla yang terjadi di Provinsi tetangga, Jambi dan Sumatera Selatan.

"Kabut asap di Riau saat ini kiriman dari Jambi dan Sumsel. Ini faktor arah angin yang memang mengarah dari Selatan ke Utara. Makanya sekarang beberapa daerah di Riau terpapar kabut asap," tandasnya.

Menurut Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau, Edward Sanger, hingga kini Satgas Karhutla masih berupaya melakukan pemadaman titik api dan modifikasi cuaca. "Tim satgas masih berupaya melakukan pemadaman titik api dan tetap berupaya melakukan modifikasi cuaca," cetusnya.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau, Edward Sanger, mengatakan upaya pemadaman dengan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) akan terus dilakukan karena mulai terlihat membuahkan hasil. Menurut dia, penyemaian awan dengan garam yang dilakukan oleh Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) itu sudah menghasilkan hujan disejumlah wilayah pada Sabtu dini hari seperti di Kota Dumai dan Kabupaten Pelalawan.

"Jumlah titik panas juga mengalami tren penurunan, karena itu TMC makin kita gencarkan," pungkas Edward Sanger.

Berikut update jumlah hotpsot di Riau berdasarkan data dari BMKG Pekanbaru:

- Bengkalis = 15.

- Pelalawan = 17.

- Siak = 4.

- Inhu = 3.

- Rohil = 3.

- Dumai = 2.

- Meranti = 1.

(ant/jos)

See Also

Basarnas Telah Mengetahui Lokasi Tenggelamnya KM Sinar Bangun
Kementerian Sosial Sediakan Logistik Untuk Pencarian Korban KM Sinar Bangun
Kecelakaan Tragis Mobil Menabrak Baja Pembatas Jalan
Mendagri Lantik Penjabat Gubernur Sumatera Utara
Presiden Jokowi Sampaikan Belasungkawa Untuk Korban KM Sinar Bangun
Pernyataan Presiden Jokowi Terkait Musibah KM Sinar Bangun Di Perairan Danau Toba
Dandim 0716/Demak Bersama Masyarakat Panen Raya Demlot
Nahkoda KM Sinar Bangun Diamankan
Dandim 0716/Demak Tekankan Netralitas Dalam Apel Pengecekan Personel Jelang Pilkada
Pencarian Korban KM Sinar Bangun Terkendala Kedalaman Danau Toba
Kodim 0716/Demak Gelar Apel Pengecekan Usai Cuti Lebaran
Arus Balik Di Jalan Arteri Karawang Padat Merayap
Daftar Korban Hilang KM Sinar Bangun
Mendagri Lantik Plt Gubernur Jawa Barat
Jasad Seorang Wanita Ditemukan Dalam Perut Ular Sanca
Perempuan Ditelan Ular Sanca
Kronologi Perempuan Tewas Dimakan Ular
Truk Sampah Dinas LH DKI Hampir Jatuh Dari Jalan Tol Layang
Babinsa Koramil 02/Bonang Bantu Bagikan Sembako Saat Jelang Lebaran
Prajurit Kodim 0716/Demak Tes Urine Secara Acak
Babinsa Terus Dampingi Petani Saat Pengubinan
Danramil 11/Sayung Hadiri Gebyar Pasar Murah
Dosen Dimotivasi Untuk Giat Penelitian Dan Pengabdian
Kodim 0716/Demak Gelar Upacara Bendera Peringati Hari Kebangkitan Nasional Ke-110
Widjanarko, Dosen Fakultas Psikologi UMK Raih Doktor
jQuery Slider
Arsip :201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 6.969.559 Since: 05.03.13 | 1.4082 sec