Agama & Masyarakat

Acara Kamp Gereja Dibubarkan Paksa

Friday, 03 Juli 2015 | View : 508

YOGYAKARTA-SBN.

Front Jihad Islam (FJI) dengan dukungan polisi membubarkan acara berkemah 1.500 Siswa Kristen usia SD dan SMP di Bumi Perkemahan Wonogondang di Cangkringan, Sleman, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Anggota FJI mengklaim bahwa acara yang diselenggarakan oleh sebuah gereja dari Surakarta, Provinsi Jawa Tengah itu tidak dilengkapi dengan izin penuh dari polisi.

“Penduduk setempat gelisah pada kegiatan kristenisasi dan kegiatan yang tidak sah,” cetus komandan FJI cabang Yogyakarta Abdul Rohman kepada The Jakarta Post pada Kamis (2/7/2015).

Kejadian itu berlangsung pada Rabu saat acara ini akan dimulai. Puluhan anggota FJI dan orang-orang dari kelompok Islam lainnya tiba di lokasi dan menuntut untuk melihat izin dari penyelenggara.

Para anggota kelompok intoleran ini juga menurunkan spanduk, memblokir jalan, dan mencegah peserta dari luar kota masuk daerah perkemahan yang terletak di kaki Gunung Merapi.

Kamp, bertema “Reclaiming His Love,”—Memperbarui Kasih-Nya—diselenggarakan oleh gereja Advent di Surakarta dan dijadwalkan berlangsung pada 1-5 Juli 2015.

Peserta datang dari berbagai kota di luar Yogyakarta, dan dari kabupaten sejauh Jawa Tengah, Jawa Timur, Jakarta dan Sumatera.

“Kalau izin sudah dikantongi, acara itu dapat diselenggarakan,” ketus Abdul Rohman, yang mengaku bahwa ia datang ke lokasi atas undangan warga lokal Wonogondang.

Secara terpisah, Kepala Kepolisian Resort Sleman Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Faried Zulkarnean mengatakan bahwa ia mengerahkan 80 personel polisi setelah menerima informasi bahwa FJI dan kelompok Muslim lainnya akan bertemu di lokasi.

“Kami tiba untuk memberikan keamanan bagi setiap peserta berkemah,” tegas AKBP Faried Zulkarnaen.

Dia mengatakan bahwa tampaknya penyelenggara berkemah belum dilengkapi dengan izin lengkap dari polisi. Hanya memiliki izin dari Kepolisian Sektor Cangkringan.

“Ini adalah kegiatan keagamaan yang melibatkan peserta dari luar provinsi. Mereka harus memberi tahu Polres Sleman, Polda Yogyakarta, Mabes Polri, dan Kementerian Agama,” tukas AKBP Faried Zulkarnaen.

Selama mediasi antara FJI dan acara penyelenggara, AKBP Faried Zulkarnaen meminta penyelenggara untuk memenuhi persyaratan perizinan.

Penyelenggara meninggalkan lokasi pada Kamis (2/7/2015) pagi. Sejauh ini belum satu pun dari mereka bisa dihubungi.

Manajer Bumi Perkemahan Wonogondang Bambang Kotir menjelaskan bahwa ia telah mengatur izin untuk acara hanya sampai Polsek Cangkringan.

“Penyelenggara mengklaim mereka telah meminta izin dari pejabat polisi di Mabes Polri, dan bahwa mereka telah menerima izin verbal, tetapi tertulis belum,” kata Bambang Kotir.

Dia menambahkan bahwa warga yang mendukung tur, penginapan, dan makanan di sekitar lokasi menyesal dengan pembatalan ini. Menurut rencana, para peserta akan menikmati kunjungan alam dan belajar bagaimana membuat batik.

Sementara itu, aktivis Sobat Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (Sobat KKB) Dwi Rusbiyati menyatakan penyesalan atas insiden tersebut. Dia mengatakan bahwa polisi Yogyakarta harus lebih bersedia untuk melindungi kelompok minoritas.

“Jika ada sesuatu yang kurang dalam prosedur perizinan, polisi seharusnya membantu untuk menyelesaikannya,” kata Dwi Rusbiyati.

Dwi Rusbiyati menambahkan bahwa klaim FJI bahwa kamp merupakan upaya kristenisasi adalah ketakutan tak berdasar yang tidak bisa dibuktikan, karena acara ini hanya ditujukan untuk siswa SD dan SMP. (thejktpost)

See Also

Selamat Jalan Bang Indra Sahnun Lubis
UGM Tolak Usul Penerimaan Mahasiswa Lewat Kemampuan Baca Kitab Suci
Kodim 0716/Demak Gelar Doa Bersama Pada 171717
Dandim 0721/Blora Ajak Warga Blora Doa Bersama
Ulama NU KH Hasyim Muzadi Wafat Kamis Pagi
Anton Ferdian Rilis Kisahku
Marie Muhammad Berpulang
K.H. Sofiyan Hadi Sebut Setiap Anak Itu Spesial
Istri Bung Tomo Wafat
Tradisi Grebeg Besar
Dandim 0716/Demak Hadiri Ziarah Ke Makam Sultan Demak & Sunan Kalijaga
Selamat Jalan Mike Mohede
Rais Syuriah PB NU KH Mas Subadar Wafat
22 Acara Puncak Satu Abad Qudsiyyah
Kasdim 0716/Demak Hadiri Silaturahmi Bupati, Wakil Bupati Dengan Ulama & Tokoh Masyarakat
Kuatkan Nilai-nilai Aswaja, Iksab TBS Agendakan Silatnas
Dandim 0716/Demak Hadiri Open House Bupati
Marwah Band Semarakkan Halalbihalal UMK
Ibunda Nyai Hajjah Siti Fatmah Berpulang Ke Rahmatullah
Pelantikan PDM & PDA Kudus, Kuatkan Sinergitas Dengan AUM
Launching Rembug Warga NU Dengan Bedah Buku Masterpiece Islam Nusantara
Khosifah Nahkodai Aisyiyah Kudus
Ahmad Hilal Majdi Kembali Pimpin PDM Kudus
Pembukaan Musyda Muhammadiyah Dan Aisyiyah Kudus Periode Muktamar Ke-47
Tektek Kampling
jQuery Slider

Comments

Arsip :20172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 6.111.921 Since: 05.03.13 | 0.182 sec