Hukum

Kejagung Periksa Mantan Dirjen Hubdat Kemenhub Terkait Korupsi Mobil Listrik

Friday, 03 Juli 2015 | View : 820

JAKARTA-SBN.

Selama sepekan, Kejaksaan Agung (Kejagung) terus memeriksa saksi-saksi kasus dugaan korupsi pengadaan mobil listrik di tiga Badan Usaha Milik Negara (BUMN), yaitu PT. Bank Rakyat Indonesia/BRI (Persero) Tbk., PT. Perusahaan Gas Negara/PGN (Persero) Tbk., dan PT. Pertamina (Persero).

Pemeriksaan para saksi terus dilakukan demi kepentingan penyidikan dan mempercepat permberkasan agar kasus bisa segera disidangkan.

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Tony Tribagus Spontana, mengatakan dalam pemeriksaan Kamis (2/7/2015), Jaksa penyidik memanggil pimpinan Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) PT. Toyota Astra Motor (TAM) dan Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) PT. Hino Motors Sales Indonesia (HMSI), serta mantan Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Suroyo Alimoeso, untuk diperiksa sebagai saksi.

"Saksi Suroyo Alimoeso hadir dan diperiksa terkait kronologis pengajuan permohonan izin laik jalan atas unit mobil jenis electric microbus dan electric executive car oleh PT. Sarimas Ahmadi Pratama," beber Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Tony Tribagus Spontana.

Selain itu, Suroyo Alimoeso juga diperiksa soal hasil pengajuan permohonan yang dikeluarkan oleh Kementerian Perhubungan sebelum dimanfaatkan sebagai kendaraan operasional konferensi Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC) atau Kerjasama Ekonomi Asia Pasifik di Bali pada tahun 2013.

"Untuk saksi dari pimpinan Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) Toyota dan ATPM Hino‎, keduanya tidak hadir dan akan dijadwalkan ulang," ungkap Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Tony Tribagus Spontana.

Sebelumnya Jaksa penyidik telah memeriksa beberapa saksi, termasuk mantan Meneg BUMN Dahlan Iskan. Selain saksi, dua tersangka dalam kasus ini juga sudah diperiksa pada Selasa (30/6/2015) kemarin.

Dari hasil pemeriksaan, ‎kedua tersangka yaitu Dasep Ahmadi dan Agus Suherman mengakui mobil listrik itu bermasalah.

Untuk diketahui, pengadaan mobil listrik terjadi saat tiga perusahaan BUMN, yakni PT. Bank Rakyat Indonesia/BRI (Persero) Tbk., PT. Perusahaan Gas Negara/PGN (Persero) Tbk., dan PT. Pertamina (Persero) menjadi sponsor pengadaan mobil listrik untuk kegiatan operasional konferensi forum kerja sama ekonomi Asia Pasifik (APEC) di Nusa Dua, Bali, Oktober 2013.

Kegiatan sponsorsip pengadaan 16 unit mobil elektrik itu dilakukan atas permintaan dari Dahlan Iskan saat menjabat sebagai Menteri Negara (Meneg) Badan Usaha Milik Negara (BUMN).‎ Nilai proyek pengadaan 16 unit mobil mencapai Rp 32 miliar.

Ketika itu PT. Sarimas Ahmadi Pratama sebagai perancang mobil listrik menerima pesanan proyek dari tiga BUMN tersebut. Mobil ramah lingkungan itu sedianya digunakan untuk mengangkut para delegasi dari berbagai negara yang menghadiri forum.

Namun, mobil listrik tidak bisa digunakan dan dihibahkan kepada sejumlah universitas di antaranya Universitas Indonesia (UI) Jakarta, Universitas Riau, Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Universitas Brawijaya (Unibra/UB/Unbra) Malang, dan Institut Teknologi Bandung (ITB).

Atas kasus ini, mantan Dirut PLN, Dahlan Iskan sudah diperiksa dan statusnya masih saksi. (tri/jos)

See Also

LBH Ansor Jateng Apresiasi Penangkapan Cepat Polres Kebumen Terhadap Pelaku Kekerasan Seksual
Kapolres Bitung Perintahkan Pelaku Kejahatan Ditembak Di Tempat
Reserse Polres Bitung Bekuk Residivis Sadis Pembegal Motor
Satuan Reskrim Polres Bitung Tangkap Dua Tersangka Curanmor
Mahasiswa Unesa Sorot Penggunaan Dana Pembelian Mebel Di Kampus
KPK Tetapkan Dirut PT. Rohde And Schwarz Indonesia Sebagai Tersangka
KPK Akan Segera Periksa Saksi Dan Tersangka Suap KONI
KPK Cekal Robert Tantular Ke Luar Negeri
Tim Resmob Dan Tarsius Bitung Lumpuhkan Pencuri Kambuhan
Mahkamah Agung Hukum Alfian Tanjung 2 Tahun Penjara
Polda Jatim Duga Ada Kesalahan Teknis Proyek Berujung Jalan Gubeng Ambles
KPAI Apresiasi Langkah Cepat Polri Proses Bahar Bin Smith
Polri Sebut Penahanan Tersangka Bahar Bin Smith Murni Kasus Hukum
Polri Koordinasi Dengan LPSK Amankan 2 Remaja Korban Bahar Bin Smith
Usai OTT KPK, Kemenpora Lanjutkan Program SEA Games-Olimpiade
KPK Sita Miliaran Rupiah Terkait OTT Pejabat Kemenpora Dan KONI
Polri Kantongi Bukti Penganiayaan Oleh Bahar Bin Smith
KPK OTT Pejabat Kemenpora Dan Pengurus KONI
Polres Metro Jakarta Selatan Buru Pembunuh Perempuan Muda Di Kebagusan City
Pembunuh Keji Sopir Taksi Online Divonis 10 Tahun Penjara
Uang Pengganti E-KTP, KPK Sita Rp 862 Juta Dari Setya Novanto
Keterangan Ahli Ketua DPD KAI DKI Jakarta Pada Sidang Lanjutan Julius Lobiua
TNI AL Ringkus Pelaku Narkoba Di Tanjung Ahus
TNI AL Gagalkan Penyelundupan 506 Gram Narkoba
Keppres Pilkada Serentak 27 Juni 2018 Sebagai Hari Libur Nasional
jQuery Slider

Comments

Arsip :2019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.074.308 Since: 05.03.13 | 0.194 sec