Hukum

Kejagung Periksa Mantan Dirjen Hubdat Kemenhub Terkait Korupsi Mobil Listrik

Friday, 03 Juli 2015 | View : 913

JAKARTA-SBN.

Selama sepekan, Kejaksaan Agung (Kejagung) terus memeriksa saksi-saksi kasus dugaan korupsi pengadaan mobil listrik di tiga Badan Usaha Milik Negara (BUMN), yaitu PT. Bank Rakyat Indonesia/BRI (Persero) Tbk., PT. Perusahaan Gas Negara/PGN (Persero) Tbk., dan PT. Pertamina (Persero).

Pemeriksaan para saksi terus dilakukan demi kepentingan penyidikan dan mempercepat permberkasan agar kasus bisa segera disidangkan.

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Tony Tribagus Spontana, mengatakan dalam pemeriksaan Kamis (2/7/2015), Jaksa penyidik memanggil pimpinan Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) PT. Toyota Astra Motor (TAM) dan Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) PT. Hino Motors Sales Indonesia (HMSI), serta mantan Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Suroyo Alimoeso, untuk diperiksa sebagai saksi.

"Saksi Suroyo Alimoeso hadir dan diperiksa terkait kronologis pengajuan permohonan izin laik jalan atas unit mobil jenis electric microbus dan electric executive car oleh PT. Sarimas Ahmadi Pratama," beber Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Tony Tribagus Spontana.

Selain itu, Suroyo Alimoeso juga diperiksa soal hasil pengajuan permohonan yang dikeluarkan oleh Kementerian Perhubungan sebelum dimanfaatkan sebagai kendaraan operasional konferensi Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC) atau Kerjasama Ekonomi Asia Pasifik di Bali pada tahun 2013.

"Untuk saksi dari pimpinan Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) Toyota dan ATPM Hino‎, keduanya tidak hadir dan akan dijadwalkan ulang," ungkap Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Tony Tribagus Spontana.

Sebelumnya Jaksa penyidik telah memeriksa beberapa saksi, termasuk mantan Meneg BUMN Dahlan Iskan. Selain saksi, dua tersangka dalam kasus ini juga sudah diperiksa pada Selasa (30/6/2015) kemarin.

Dari hasil pemeriksaan, ‎kedua tersangka yaitu Dasep Ahmadi dan Agus Suherman mengakui mobil listrik itu bermasalah.

Untuk diketahui, pengadaan mobil listrik terjadi saat tiga perusahaan BUMN, yakni PT. Bank Rakyat Indonesia/BRI (Persero) Tbk., PT. Perusahaan Gas Negara/PGN (Persero) Tbk., dan PT. Pertamina (Persero) menjadi sponsor pengadaan mobil listrik untuk kegiatan operasional konferensi forum kerja sama ekonomi Asia Pasifik (APEC) di Nusa Dua, Bali, Oktober 2013.

Kegiatan sponsorsip pengadaan 16 unit mobil elektrik itu dilakukan atas permintaan dari Dahlan Iskan saat menjabat sebagai Menteri Negara (Meneg) Badan Usaha Milik Negara (BUMN).‎ Nilai proyek pengadaan 16 unit mobil mencapai Rp 32 miliar.

Ketika itu PT. Sarimas Ahmadi Pratama sebagai perancang mobil listrik menerima pesanan proyek dari tiga BUMN tersebut. Mobil ramah lingkungan itu sedianya digunakan untuk mengangkut para delegasi dari berbagai negara yang menghadiri forum.

Namun, mobil listrik tidak bisa digunakan dan dihibahkan kepada sejumlah universitas di antaranya Universitas Indonesia (UI) Jakarta, Universitas Riau, Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Universitas Brawijaya (Unibra/UB/Unbra) Malang, dan Institut Teknologi Bandung (ITB).

Atas kasus ini, mantan Dirut PLN, Dahlan Iskan sudah diperiksa dan statusnya masih saksi. (tri/jos)

See Also

KPK Geledah Rumah Anggota DPRD Tulungagung
Kasus PT. Asuransi Jiwasraya (Persero), Kejagung Periksa 27 Saksi Pemilik Rekening Saham
KPK Geledah Gedung DPRD Tulungagung
KPK Periksa Direktur Utama PT. Antam (Persero) Tbk
KPK Akui Adanya Aturan Melarang Pimpinan Temui Pihak Terkait Perkara
Polda Jatim Segera Ungkap TPPU Kasus Investasi Bodong MeMiles
Polda Jatim Bidik TPPU Kasus Investasi Bodong MeMiles
Reynhard Sinaga Ditahan Di Sel Maximum Security
Universitas Manchester Cabut 2 Gelar Magister Reynhard Sinaga
Kolaborasi Bareskrim Dan BNN Amankan 250 Kg Ganja Di Jakarta
Kasus Investasi Bodong MeMiles Segera Dilimpahkan Ke Kejati Jatim
Kasus Investasi Bodong MeMiles, Polda Jatim Periksa Siti Badriah
KPK Sita Rumah Dan Mobil Mantan Bupati Cirebon
Jaksa Teliti Berkas Tersangka Kasus Novel Baswedan
KPK Periksa Komisioner KPU
Polri Selidiki Negara Rakyat Nusantara
Jaksa Agung Sebut Kasus Jiwasraya Merugikan Negara Rp 13,7 Triliun
Bea Cukai Berkoordinasi Dengan Polda Metro Jaya Tangani Kasus Penyelundupan
Pengacara Yang Sukses Mengadakan MoU Dengan Negara Lain
Polda Metro Jaya Tahan Para Tersangka Kasus Penculikan WN Inggris
Presiden Joko Widodo Resmi Lantik Idham Azis Sebagai Kapolri Baru
Keterangan Ahli Di Sidang Praperadilan Terkait Eksekusi Penahanan Matheus Mangentang
Peras Mantan Petinggi Polri, Hukuman Sisca Dewi Diperberat
LBH Ansor Jateng Apresiasi Penangkapan Cepat Polres Kebumen Terhadap Pelaku Kekerasan Seksual
Kapolres Bitung Perintahkan Pelaku Kejahatan Ditembak Di Tempat
jQuery Slider

Comments

Arsip :20202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.880.841 Since: 05.03.13 | 0.1409 sec