Internasional

AS Dan Kuba Akan Buka Kembali Kedutaan

Wednesday, 01 Juli 2015 | View : 562

WASHINGTON DC.-SBN.

Pemerintah Amerika Serikat (AS) dan Kuba telah mencapai kesepakatan untuk membuka kembali kedutaan-kedutaan di Washington DC dan Havana. Ini langkah besar guna mengakhiri permusuhan Perang Dingin yang telah berlangsung lima dekade.

Presiden AS Barack Obama akan menyampaikan pernyataan di Gedung Putih mengenai kesepakatan ini, yang merupakan salah satu prestasi besar kebijakan luar negeri kepresidenannya.

"Kami secara resmi besok akan mengumumkan bahwa AS dan Kuba telah mencapai kesepakatan untuk menjalin kembali hubungan diplomatik dan membuka kedutaan-kedutaan di masing-masing Ibu Kota," kata seorang pejabat AS seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (1/7/2015).

Hubungan diplomatik kedua negara telah dibekukan selama lima dekade. Namun dalam 18 bulan terakhir, kedua negara diam-diam melakukan negosiasi untuk menjalin kembali hubungan diplomatik. Sampai akhirnya Barack Obama dan Presiden Kuba Raul Castro pada Desember 2014 lalu, sepakat untuk memulihkan hubungan kedua negara.

Kedua pemimpin itu mengadakan pertemuan bersejarah di Panama pada April lalu. Ini merupakan pertemuan langsung pertama antara pemimpin AS dan Kuba sejak tahun 1956.

Pada Mei lalu, pemerintah AS mengambil langkah lebih jauh untuk pemulihan hubungan dengan mencoret Kuba dari daftar negara-negara pendukung terorisme. Selama ini pemerintah Kuba telah berulang kali memprotes daftar yang membuatnya sulit masuk ke pasar global.

Namun bakal calon presiden AS dari partai Republik, Jeb Bush menentang keras langkah untuk membuka kembali kedutaan AS di Kuba.

"Pada 4 Juli nanti, laporan mengenai kedutaan baru AS di Havana akan melegitimasi represi di Kuba, bukan mendukung perjuangan kebebasan dan demokrasi," cetusnya. (afp)

See Also

Pengadilan Rusia Perintahkan Perempuan Yang Kabur Dari Karantina Balik Ke RS
Virus Korona Tewaskan Direktur Rumah Sakit Di Wuhan
Penembakan Di Century Plaza Bangkok
Jeff Bezos Donasi USD 10 Miliar Untuk Penelitian Iklim
Korban Tewas Akibat Virus Korona Total Jadi 1.868
1.789 Korban Tewas Akibat Virus Korona
Warga Kanada Di Kapal Pesiar Diamond Princess Segera Dievakuasi
Arab Saudi Larang Warganya Ke China
Dokter Pengungkap Virus Korona Meninggal Dunia
Korban Jiwa Virus Korona Bertambah Jadi 634
Jepang Karantina Seluruh Penumpang Kapal Pesiar Diamond Princess Terkait Virus Corona
Ratusan Warga Negara Malaysia Dan Keluarganya Dipulangkan Dari Wuhan
Penembakan Di Asrama Kampus Texas A & M University
7 Fakta Rumah Sakit Kilat Pasien Korban Virus Corona Wuhan
Singapura Umumkan 6 Kasus Baru Virus Korona
Rumah Sakit Kilat Virus Corona Wuhan Mulai Beroperasi
Penembakan Dalam Bus Greyhound Di California
Korban Meninggal Virus Korona Bertambah Jadi 362
TNI Siap Bantu Kebakaran Hutan Di Australia
Rudal Kenai Objek Di Langit Iran Saat Pesawat Ukraina Jatuh
Iran Sebut Pesawat Ukraina Terbakar Sebelum Jatuh
Pejabat AS Sebut Pesawat Ukraina Kemungkinan Kena Rudal Iran
Bencana Kebakaran Lahan Di Australia
Kapal Induk Kedua China Resmi Diluncurkan
PBB Sebut 7 Ribu Demonstran Iran Ditahan Akibat Protes Kenaikan BBM
jQuery Slider
Arsip :20202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 8.377.619 Since: 05.03.13 | 0.3658 sec