Olah Raga

Stan Wawrinka Juara Baru Prancis Terbuka

Monday, 08 Juni 2015 | View : 1342

PARIS-SBN.

Tiga kali lolos ke babak final Prancis Terbuka, tiga kali pula Novak Djokovic (28 tahun) harus puas tampil sebagai runner-up.

Pada pertandingan final yang berlangsung di Centre Court, Roland Garros, Paris, Prancis, Minggu (7/6/2015), Novak Djokovic (28 tahun) yang ditempatkan sebagai unggulan pertama harus mengakui keunggulan petenis Swiss yang ditempatkan menjadi unggulan kedelapan Stanislas "Stan" Wawrinka (30 tahun) dengan skor  6-4, 4-6, 3-6, dan 4-6, dalam waktu 3 jam 12 menit.

Dengan demikian, inilah gelar pertama Prancis Terbuka bagi Stanislas "Stan" Wawrinka sepanjang kiprahnya di kancah profesional. Atau gelar Grand Slam yang kedua bagi Stan Wawrinka yang setahun lalu mampu menjuarai Australia Terbuka 2014.

Sebaliknya, kekalahan ini memperpanjang puasa gelar bagi Novak Djokovic peraih 9 gelar Grand Slam di lapangan liat. Dalam dua kali kesempatan tampil di final, Novak Djokovic selalu menemui kegagalan. Dua kali Novak Djokovic bertekuk lutut di tangan Rafael Nadal (2012 dan 2014). Uniknya, kekalahan Novak Djokovic selalu berlangsung dalam 4 set.

Pertandingan final kali ini berlangsung seru dan berkualitas tinggi. Sepanjang laga, publik Roland Garros disuguhi permainan aktraktif kedua petenis yang sama-sama mengandalkan servis keras. Novak Djokovic memenangi set pertama dengan skor 6-4 dalam waktu 43 menit setelah mematahkan servis Stan Wawrinka di game ketujuh.

Laga semakin berlangsung ketat di set kedua. Kedua petenis tetap mempertahankan servisnya masing-masing. Di game kesepuluh saat tertinggal 4-5, Novak Djokovic memegang servis dan telah unggul 30-15. Namun, Stan Wawrinka bangkit dan memenangi set kedua dengan skor 6-4 dalam waktu 54 menit.

Kemenangan di set kedua kian menambah semangat Stan Wawrinka. Kunci kemenangan Wawrinka di set kedua terjadi pada game ketujuh dengan mematahkan servis Novak Djokovic dan melaju 4-2 sebelum akhirnya unggul 6-3 dalam waktu 42 menit.

Publik Prancis semakin bergembira setelah di set keempat, Novak Djokovic tampil gemilang di tiga game awal dan langsung unggul 3-0. Namun, di titik inilah kebangkitan Stan Wawrinka kembali terjadi. Melalui permainan rally-rally panjang yang sesekali diwarnai adu pukulan di depan net, Stan Wawrinka berhasil menyamakan kedudukan menjadi 3-3.

Di game ketujuh, Novak Djokovic memegang servis dan sempat tertinggal 30-40. Namun, Novak Djokovic berhasil bangkit dan memaksakan deuce sebelum unggul 4-3. Di game kedelapan, Stan Wawrinka tampil sempurna dan menang love game. Skor 4-4. Djokovic kembali tertekan.

Di game kesembilan saat memegang servis Novak Djokovic tak sanggup mengatasi permainan gemilang Stan Wawrinka dari baseline. Stan Wawrinka berbalik unggul 5-4. Di game kesepuluh, diwarnai deuce dua kali, akhirnya Novak Djokovic harus mengakui keunggulan lawannya dengan skor 4-6.

Pada laga sebelumnya babak semifinal, unggulan pertama Novak Djokovic menyingkirkan unggulan ketiga yang saat ini menduduki posisi ranking dunia nomor 3, petenis Skotlandia, Andrew Barron "Andy" Murray OBE dengan skor sangat ketat setelah melalui pertandingan yang sangat sengit dalam 5 set, Jumat (5/6/2015) yakni, 6-3, 6-3, 5-7, 5-7, 6-1.

Sebelumnya, pada pertandingan babak quarterfinals atau perempatfinal, Rabu (3/6/2015), Novak Djokovic menghabisi perlawanan unggulan ke-6 yang sekarang menduduki ranking dunia nomor 10, petenis Spanyol yang adalah "The King of Clay" atau "Raja Tanah Liat", Rafael "Rafa" Nadal Parera dengan skor 7-5, 6-3, 6-1.

Sedangkan untuk melaju ke babak selanjutnya yakni final, unggulan ke-8 dalam turnamen ini, Stan Wawrinka menundukkan unggulan ke-14, petenis tuan rumah yang saat ini memiliki posisi ranking dunia nomor 15, Jo-Wilfried Tsonga pada laga semifinal, Jumat (5/6/2015), dengan skor 6-3, 6-7 (1-7), 7-6 (7-3), 6-4.

Sebelumnya, pada babak quarterfinals atau perempatfinal, Selasa (2/6/2015) Stan Wawrinka secara mengejutkan menaklukkan rekan senegaranya, unggulan ke-2 yang mempunyai posisi ranking dunia nomor 2, Roger Federer dengan skor 6-4, 6-3, 7-6 (7-4). (bbc)

See Also

The Reds Juara Piala Super Eropa 2019
Santoso Nahkodai Tapak Suci Putera Muhammadiyah Kudus 2019-2024
Manny Pacquiao Rebut Gelar Dunia WBA Super Kelas Welter
All Indonesian Final Di Indonesia Terbuka 2019
Manchester United Tunjuk Ole Gunnar Solskjaer Gantikan Jose Mourinho
Manchester United Pecat Pelatih Jose Mourinho
Persija Jakarta Juara Liga 1 Tahun 2018
Maroko Menahan Spanyol 2-2
Uruguay Juara Grup A Libas Tuan Rumah Rusia 3-0
Asa Jerman Terbuka, Jerman Tundukkan Swedia 2-1
Meksiko Kirim Pulang Korea Selatan 2-1
Belgia Bantai Tunisia 5-2
Swiss Atasi Perlawanan Serbia 2-1
Nigeria Hempaskan Islandia 2-0
Brazil Pupus Harapan Kosta Rika 2-0
Ryan Giggs Jadi Direktur Akademi Sepakbola Di Vietnam
SEA Games 2017, Indonesia-Thailand Imbang 1-1
Tumbuhkan Kebersamaan, Dandim 0716/Demak Ikuti Jalan Sehat
Pos Koramil 02/Bogorejo Gelar Senam Bersama Forkopimcam
Pos Koramil 02/Bogorejo Gelar Senam Bersama Forkopimcam
Hermansyah Pelatih Kiper Baru Madura United FC
Pelatihan Dayung, Babinsa Koramil 01/Kota Kodim 0721/Blora Instruktur Pelatih
Koramil 14/Todanan Besama Muspika Gelar Senam Bersama
Personel Koramil 13/Kunduran Melaksanakan Pembinaan Fisik
Koramil 07/Sambong Gelar Senam Bersama Muspika
jQuery Slider

Comments

Arsip :2019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.538.827 Since: 05.03.13 | 0.1449 sec