Hukum

Polisi Sebut Keributan Di MoI Diduga Karena Ada Permintaan Jatah Preman

Saturday, 30 Mei 2015 | View : 771

JAKARTA-SBN.

Juru Bicara Kepolisian Daerah Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol.) Muhammad Iqbal, mengatakan terjadi aksi pengumpulan massa Forum Betawi Rempug (FBR) di Mal of Indonesia (MoI), Jl. Raya Boulevard Barat No.1, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jumat (29/5/2015) pk 15.00 WIB sore.

"Palang parkir, loket parkir, kamera CCTV dirusak," beber Kombes Pol. Muhammad Iqbal di Polda Metro Jaya, Jumat (29/5/2015).

Namun, menurut  Kombes Pol. Muhammad Iqbal, hingga saat ini kepolisian belum menangkap seorang pun dalam kasus perusakan di mal tersebut. "Belum ada laporan dari Mal of Indonesia," tutur Kombes Pol. Muhammad Iqbal.

Pihak kepolisian masih mengamankan lokasi keributan antara massa ormas dengan satpam Mall of Indonesia (MoI). Pemicu keributan diduga masalah permintaan jatah preman oleh massa ormas di lokasi.

Perusakan fasilitas parkir di Mall of Indonesia (MoI) oleh massa Forum Betawi Rempug (FBR) pada Jumat (29/5/2015) sore, yang memunculkan isu FBR meminta jatah preman ke MoI.

Bahkan, polisi pun sudah menyebut bahwa ada dugaan permintaan jatah preman oleh empat anggota FBR sampai akhirnya satpam MOI mengamuk dan memukuli salah satu anggota FBR bernama Iwan Setiawan sampai babak belur.

"Ya, diduga pemicunya adalah adanya permintaan jatah dari FBR. Tapi masih kami dalami lagi soal itu," ucap Kabid Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol.) Muhammad Iqbal.

"Menurut keterangan saksi di lokasi pemicunya keributan, diduga ada permintaan jatah preman di situ," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Muhammad Iqbal kepada wartawan di ruangannya, Jakarta, Jumat (29/5/2015).

Kombes Pol. Muhammad Iqbal menuturkan kejadian ini merupakan lanjutan dari insiden sebelumnya yang terjadi pada pukul 2.00 dinihari atau Jumat (29/5/2015) pagi. Kala itu, terjadi keributan antara empat anggota FBR dan petugas keamanan Mal of Indonesia. Kericuhan berujung pada insiden pemukulan. Empat anggota FBR ini kena pukul dalam peristiwa tersebut. "Kedatangan empat orang anggota FBR itu diduga terkait permintaan jatah, sehingga berakibat sekuriti melakukan pemukulan," urai Kombes Pol Muhammad Iqbal.

Kombes Pol Muhammad Iqbal menjelaskan, keributan berawal ketika 4 anggota FBR ‎berinisial IS, B, KA dan S bertolak dari pool taksi di Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara pada dini hari tadi. Mereka kemudian berhenti di depan MoI dengan maksud meminta jatah preman pada pekerja reklame.

"Kemudian ditegur oleh sekuriti, sehingga terjadi cekcok, dan selanjutnya terjadi pemukulan," ungkap Kombes Pol Muhammad Iqbal.

Akibat kejadian pemukulan itu, IS mengalami luka di pelipis kanan, muka bengkak, dan luka memar pada sebagian badan korban.

Hal ini kemudian membuat massa FBR emosi dan menggalang massa untuk mmenggeruduk MoI.

"Kemudian mereka konvoi ke MoI," imbuh Kombes Pol. Muhammad Iqbal.

Peristiwa yang terjadi pada dinihari itu menyulut kemarahan anggota FBR lainnya. Akibatnya, pada siang hari sekitar pukul 15.00 WIB sore, ratusan anggota FBR menyerbu area luar Mal of Indonesia. Massa yang mengatasnamakan FBR tersebut merusak palang parkir, loket parkir, dan kamera CCTV. "Keributan semalam memicu mobilisasi massa FBR, akibatnya ada keributan dan perusakan," ungkap Kombes Pol. Muhammad Iqbal.

Kombes Pol. Muhammad Iqbal mengatakan saat ini lokasi sudah diamankan oleh dua peleton atau sekitar 60 anggota Kepolisian Resor Jakarta Utara. Ia berujar Wakil Kepala Kepolisian Resor Jakarta Utara  juga turun ke lapangan untuk mengawasi secara langsung. "Perkembangan terakhir sudah aman," ucap Kombes Pol. Muhammad Iqbal.

Terkait kasus pemukulan terhadap anggota FBR yang diduga dilakukan oleh satpam MoI, sudah dilaporkan ke Polres Jakarta Utara dan tengah diusut.

See Also

Keterangan Ahli Di Sidang Praperadilan Terkait Eksekusi Penahanan Matheus Mangentang
Peras Mantan Petinggi Polri, Hukuman Sisca Dewi Diperberat
LBH Ansor Jateng Apresiasi Penangkapan Cepat Polres Kebumen Terhadap Pelaku Kekerasan Seksual
Kapolres Bitung Perintahkan Pelaku Kejahatan Ditembak Di Tempat
Reserse Polres Bitung Bekuk Residivis Sadis Pembegal Motor
Satuan Reskrim Polres Bitung Tangkap Dua Tersangka Curanmor
Mahasiswa Unesa Sorot Penggunaan Dana Pembelian Mebel Di Kampus
KPK Tetapkan Dirut PT. Rohde And Schwarz Indonesia Sebagai Tersangka
KPK Akan Segera Periksa Saksi Dan Tersangka Suap KONI
KPK Cekal Robert Tantular Ke Luar Negeri
Tim Resmob Dan Tarsius Bitung Lumpuhkan Pencuri Kambuhan
Mahkamah Agung Hukum Alfian Tanjung 2 Tahun Penjara
Polda Jatim Duga Ada Kesalahan Teknis Proyek Berujung Jalan Gubeng Ambles
KPAI Apresiasi Langkah Cepat Polri Proses Bahar Bin Smith
Polri Sebut Penahanan Tersangka Bahar Bin Smith Murni Kasus Hukum
Polri Koordinasi Dengan LPSK Amankan 2 Remaja Korban Bahar Bin Smith
Usai OTT KPK, Kemenpora Lanjutkan Program SEA Games-Olimpiade
KPK Sita Miliaran Rupiah Terkait OTT Pejabat Kemenpora Dan KONI
Polri Kantongi Bukti Penganiayaan Oleh Bahar Bin Smith
KPK OTT Pejabat Kemenpora Dan Pengurus KONI
Polres Metro Jakarta Selatan Buru Pembunuh Perempuan Muda Di Kebagusan City
Pembunuh Keji Sopir Taksi Online Divonis 10 Tahun Penjara
Uang Pengganti E-KTP, KPK Sita Rp 862 Juta Dari Setya Novanto
Keterangan Ahli Ketua DPD KAI DKI Jakarta Pada Sidang Lanjutan Julius Lobiua
TNI AL Ringkus Pelaku Narkoba Di Tanjung Ahus
jQuery Slider

Comments

Arsip :2019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.501.682 Since: 05.03.13 | 0.1462 sec