Hukum

Politikus Hanura Ancam Lapor Balik Ke Polisi

Friday, 29 Mei 2015 | View : 2942

JAKARTA-SBN.

Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Frans Agung Mula Putra dilaporkan ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) oleh mantan stafnya Denti Noviany Sari, karena memakai gelar doktor palsu. Pihak yang melaporkan Frans Agung Mula Putra adalah mantan stafnya di DPR RI yang telah dia pecat, Denti Noviany Sari.

Seorang staf di DPR RI, Denti Noviany Sari dengan berani melaporkan anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi Hanura Frans Agung Mula Putra. Dia dilaporkan ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI karena diduga menggunakan gelar doktor palsu.

Selain itu, Frans Agung Mula Putra juga dilaporkan karena dengan sewenang-wenang memberhentikan dirinya sebagai staff di DPR RI.

Frans Agung Mula Putra yang dituduhkan Denti Noviany Sari memakai gelar doktor palsu juga meminta, agar Frans Agung Mula Putra memberikan penjelasan, kenapa dirinya diberhentikan secara sepihak tanpa adanya dalam pemberhentian tersebut.

Selain itu, Denti Noviany Sari juga meminta agar MKD DPR segera memberikan sanksi tegas dengan memberhentikan Frans Agung Mula Putra sebagai anggota DPR RI. Pasalnya ungkap Denti Noviany Sari, agar Frans Agung Mula Putra tahu bagaimana sakitnya dipecat tanpa diberi pesangon.

"Saya ingin apa yang saya rasakan, (agar Frans) diberhentikan dan tidak dapat pesangon," tegasnya.

Denti Noviany Sari mengaku pernah disuruh membuat kartu nama Frans Agung Mula Putra dengan menggunakan gelar doktor.

Sebelum diberhentikan, Frans Agung Mula Putra pernah meminta Denti Noviany Sari untuk membuatkan kartu nama di mana di kartu nama itu tercantum gelar doktor. Padahal, itu bodong. Padahal, Frans Agung Mula Putra belum lulus pendidikan doktoral di Universitas Satyagama. Dari pihak Universitas Satyagama, menyebutkan bahwa yang bersangkutan belum selesai kuliah.

Menanggapi hal tersebut, Frans Agung Mula Putra mengaku siap dipanggil MKD DPR untuk memberikan keterangan terkait gelar doktor palsu yang dipakainya.

"Saya siap memberikan keterangan dan siap dikonfrontir dengan Denti. Tapi sampai saat ini belum ada undangan dari MKD," tegas Frans Agung Mula Putra di Gedung DPR RI, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (28/5/2015).

Denti Noviany Sari yang dalam keterangannya sebelumnya, menyebutkan bahwa Frans Agung Mula Putra pernah menyuruh dirinya untuk menaruh gelar doktor tersebut di kartu nama, juga dibantah keras oleh Frans Agung Mula Putra.

Menurut Frans Agung Mula Putra, dari dulu sampai saat ini di kartu namanya tidak pernah ada gelar doktor. Bahkan Frans Agung Mula Putra menunjukan kartu nama dirinya ke depan awak media.

Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi Partai Hanura Frans Agung Mula Putra juga mengungkapkan, mantan stafnya Denti Noviany Sari memiliki tiga buah KTP. Menurut Frans Agung Mula Putra, memiliki kartu identitas lebih dari satu adalah Perbuatan Melawan Hukum (PMH), dan ancamannya bisa diganjar kurungan penjara.

"Di kartu nama itu, ditulis doktor karena inisiatif dia (Denti). Memang saya masih menjalani studi pendidikan doktor. Tapi ini bisa dipidana karena pencemaran nama baik, selain itu, dia (Denti) juga punya KTP (Kartu Tanda Penduduk) ada tiga, itu juga pidana," tegasnya.

Denti Noviany Sari membantah tudingan anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), Frans Agung Mula Putra yang menyebut bahwa dirinya memiliki tiga Kartu Identitas Penduduk (KTP).

Menurutnya, apa yang disangkakan oleh Frans Agung Mula Putra hanya mengada-ada, lantaran Frans Agung Mula Putra tidak ingin kelihatan kalah telak sehingga mencari kesalahan yang tidak ada.

"Enggak ada saya (punya tiga KTP), itu akal-akalan dia (Frans) saja, kenapa lari ke sana," ujar Denti Noviany Sari setelah mengadukan Frans Agung Mula Putra ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (28/5/2015).

Frans Agung Mula Putra menduga Denti Noviany Sari sengaja disuruh oleh oknum untuk menghancurkan kariernya. Pasalnya, Frans Agung Mula Putra berencana untuk ikut Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak Desember nanti, dengan maju sebagai bakal calon Bupati Lampung. "Saya anggap, ini politis karena saya mau nyalon‎ di salah satu Bupati di Lampung," ungkapnya.

Frans Agung Mula Putra, anggota DPR RI dari Fraksi Hati Nurani Rakyat (Hanura) yang dilaporkan ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI karena diduga memakai gelar doktor palsu, mengancam akan melaporkan balik pelapornya ke polisi. Dia menganggap pelapor sudah melakukan pencemaran nama baik terhadap dirinya.

"Salah enggak kalau saya adukan ke polisi?" kata Frans Agung Mula Putra di Gedung DPR RI, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (28/5/2015). (oke/kom/jos)

See Also

KPK Geledah Rumah Anggota DPRD Tulungagung
Kasus PT. Asuransi Jiwasraya (Persero), Kejagung Periksa 27 Saksi Pemilik Rekening Saham
KPK Geledah Gedung DPRD Tulungagung
KPK Periksa Direktur Utama PT. Antam (Persero) Tbk
KPK Akui Adanya Aturan Melarang Pimpinan Temui Pihak Terkait Perkara
Polda Jatim Segera Ungkap TPPU Kasus Investasi Bodong MeMiles
Polda Jatim Bidik TPPU Kasus Investasi Bodong MeMiles
Reynhard Sinaga Ditahan Di Sel Maximum Security
Universitas Manchester Cabut 2 Gelar Magister Reynhard Sinaga
Kolaborasi Bareskrim Dan BNN Amankan 250 Kg Ganja Di Jakarta
Kasus Investasi Bodong MeMiles Segera Dilimpahkan Ke Kejati Jatim
Kasus Investasi Bodong MeMiles, Polda Jatim Periksa Siti Badriah
KPK Sita Rumah Dan Mobil Mantan Bupati Cirebon
Jaksa Teliti Berkas Tersangka Kasus Novel Baswedan
KPK Periksa Komisioner KPU
Polri Selidiki Negara Rakyat Nusantara
Jaksa Agung Sebut Kasus Jiwasraya Merugikan Negara Rp 13,7 Triliun
Bea Cukai Berkoordinasi Dengan Polda Metro Jaya Tangani Kasus Penyelundupan
Pengacara Yang Sukses Mengadakan MoU Dengan Negara Lain
Polda Metro Jaya Tahan Para Tersangka Kasus Penculikan WN Inggris
Presiden Joko Widodo Resmi Lantik Idham Azis Sebagai Kapolri Baru
Keterangan Ahli Di Sidang Praperadilan Terkait Eksekusi Penahanan Matheus Mangentang
Peras Mantan Petinggi Polri, Hukuman Sisca Dewi Diperberat
LBH Ansor Jateng Apresiasi Penangkapan Cepat Polres Kebumen Terhadap Pelaku Kekerasan Seksual
Kapolres Bitung Perintahkan Pelaku Kejahatan Ditembak Di Tempat
jQuery Slider

Comments

Arsip :20202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.880.652 Since: 05.03.13 | 0.1432 sec