Hukum

Pemuka Agama Babak Belur Dihajar Jemaah

Sunday, 17 Mei 2015 | View : 461

INDRAGIRI HULU-SBN.

Seorang pemuka agama Desa Pejangki, Kecamatan Batang Cenaku, Kabupaten Indragiri Hulu Riau, Iskandar (71) dianiaya oleh delapan jemaah salat Jumat di dalam Masjid Al Hidayah Pejangki, Jumat (15/5/2015) kemarin.

Terjadinya penganiayaan ini diduga akibat hilangnya buku khotbah Jumat di dalam Masjid tersebut yang diduga dihilangkan oleh Kepala Desa Pejangki Atan Puji (37).

Peristiwa ini bermula ketika Iskandar yang juga merupakan pengurus Masjid Al Hidayah marah besar ketika mengetahui buku khotbah Jumat milik masjid tersebut dibawa oleh Kades Pejangki Atan Puji.

Informasi yang dihimpun awak media dari anak Iskandar bernama Ibnu Hajar, ketika ayahnya terlibat cekcok dengan Atan Puji, tiba-tiba delapan orang jemaah langsung mengeroyok Iskandar.

"Ayah saya dianiaya delapan orang karena cekcok mulut dengan Atan Puji. Akibatnya ayah saya menderita luka di bagian bawah mata kiri hingga mengucurkan darah," beber Ibnu Hajar, Minggu (17/5/2015).

Menurut Ibnu Hajar, peristiwa penganiayaan itu terjadi sesaat akan dilaksanakan salat Jumat, sehingga akibat peristiwa tersebut, ayahnya bersama warga lainnya batal melaksanakan salat Jumat.

"Enggak jadi salat Jumat, karena kami langsung melarikan ayah ke balai pengobatan terdekat dan selanjutnya dirujuk ke RSUD Indrasari Rengat, di Pematang Reba," tukas dia.

Sementara itu, Kapolsek Batang Cenaku, Iptu Pol. Arsyad dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut. Namun menurutnya, ada dua laporan dari warga yang diterima pihak kepolisian.

"Laporan pertama diterima dari pihak korban Iskandar yang mengaku dikeroyok. Kemudian ada warga yang melapor dipukul oleh Iskandar di dalam Masjid tersebut saat terjadi perkelahian," ungkap Iptu Pol. Arsyad.

Meski demikian, sambung Iptu Pol. Arsyad, sebagian masyarakat meminta kepada pihak Kepolisian agar memberikan mereka waktu untuk melakukan mediasi perdamaian antara kedua belah pihak.

"Kedua laporan terkait sudah diterima dan masih dalam proses. Akan tetapi sebagian tokoh masyarakat meminta waktu mediasi perdamaian," pungkasnya. (mer/jos)

See Also

KPK Geledah Rumah Anggota DPRD Tulungagung
Kasus PT. Asuransi Jiwasraya (Persero), Kejagung Periksa 27 Saksi Pemilik Rekening Saham
KPK Geledah Gedung DPRD Tulungagung
KPK Periksa Direktur Utama PT. Antam (Persero) Tbk
KPK Akui Adanya Aturan Melarang Pimpinan Temui Pihak Terkait Perkara
Polda Jatim Segera Ungkap TPPU Kasus Investasi Bodong MeMiles
Polda Jatim Bidik TPPU Kasus Investasi Bodong MeMiles
Reynhard Sinaga Ditahan Di Sel Maximum Security
Universitas Manchester Cabut 2 Gelar Magister Reynhard Sinaga
Kolaborasi Bareskrim Dan BNN Amankan 250 Kg Ganja Di Jakarta
Kasus Investasi Bodong MeMiles Segera Dilimpahkan Ke Kejati Jatim
Kasus Investasi Bodong MeMiles, Polda Jatim Periksa Siti Badriah
KPK Sita Rumah Dan Mobil Mantan Bupati Cirebon
Jaksa Teliti Berkas Tersangka Kasus Novel Baswedan
KPK Periksa Komisioner KPU
Polri Selidiki Negara Rakyat Nusantara
Jaksa Agung Sebut Kasus Jiwasraya Merugikan Negara Rp 13,7 Triliun
Bea Cukai Berkoordinasi Dengan Polda Metro Jaya Tangani Kasus Penyelundupan
Pengacara Yang Sukses Mengadakan MoU Dengan Negara Lain
Polda Metro Jaya Tahan Para Tersangka Kasus Penculikan WN Inggris
Presiden Joko Widodo Resmi Lantik Idham Azis Sebagai Kapolri Baru
Keterangan Ahli Di Sidang Praperadilan Terkait Eksekusi Penahanan Matheus Mangentang
Peras Mantan Petinggi Polri, Hukuman Sisca Dewi Diperberat
LBH Ansor Jateng Apresiasi Penangkapan Cepat Polres Kebumen Terhadap Pelaku Kekerasan Seksual
Kapolres Bitung Perintahkan Pelaku Kejahatan Ditembak Di Tempat
jQuery Slider

Comments

Arsip :20202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.902.914 Since: 05.03.13 | 0.143 sec