Hukum

Pemuka Agama Babak Belur Dihajar Jemaah

Sunday, 17 Mei 2015 | View : 437

INDRAGIRI HULU-SBN.

Seorang pemuka agama Desa Pejangki, Kecamatan Batang Cenaku, Kabupaten Indragiri Hulu Riau, Iskandar (71) dianiaya oleh delapan jemaah salat Jumat di dalam Masjid Al Hidayah Pejangki, Jumat (15/5/2015) kemarin.

Terjadinya penganiayaan ini diduga akibat hilangnya buku khotbah Jumat di dalam Masjid tersebut yang diduga dihilangkan oleh Kepala Desa Pejangki Atan Puji (37).

Peristiwa ini bermula ketika Iskandar yang juga merupakan pengurus Masjid Al Hidayah marah besar ketika mengetahui buku khotbah Jumat milik masjid tersebut dibawa oleh Kades Pejangki Atan Puji.

Informasi yang dihimpun awak media dari anak Iskandar bernama Ibnu Hajar, ketika ayahnya terlibat cekcok dengan Atan Puji, tiba-tiba delapan orang jemaah langsung mengeroyok Iskandar.

"Ayah saya dianiaya delapan orang karena cekcok mulut dengan Atan Puji. Akibatnya ayah saya menderita luka di bagian bawah mata kiri hingga mengucurkan darah," beber Ibnu Hajar, Minggu (17/5/2015).

Menurut Ibnu Hajar, peristiwa penganiayaan itu terjadi sesaat akan dilaksanakan salat Jumat, sehingga akibat peristiwa tersebut, ayahnya bersama warga lainnya batal melaksanakan salat Jumat.

"Enggak jadi salat Jumat, karena kami langsung melarikan ayah ke balai pengobatan terdekat dan selanjutnya dirujuk ke RSUD Indrasari Rengat, di Pematang Reba," tukas dia.

Sementara itu, Kapolsek Batang Cenaku, Iptu Pol. Arsyad dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut. Namun menurutnya, ada dua laporan dari warga yang diterima pihak kepolisian.

"Laporan pertama diterima dari pihak korban Iskandar yang mengaku dikeroyok. Kemudian ada warga yang melapor dipukul oleh Iskandar di dalam Masjid tersebut saat terjadi perkelahian," ungkap Iptu Pol. Arsyad.

Meski demikian, sambung Iptu Pol. Arsyad, sebagian masyarakat meminta kepada pihak Kepolisian agar memberikan mereka waktu untuk melakukan mediasi perdamaian antara kedua belah pihak.

"Kedua laporan terkait sudah diterima dan masih dalam proses. Akan tetapi sebagian tokoh masyarakat meminta waktu mediasi perdamaian," pungkasnya. (mer/jos)

See Also

Keterangan Ahli Di Sidang Praperadilan Terkait Eksekusi Penahanan Matheus Mangentang
Peras Mantan Petinggi Polri, Hukuman Sisca Dewi Diperberat
LBH Ansor Jateng Apresiasi Penangkapan Cepat Polres Kebumen Terhadap Pelaku Kekerasan Seksual
Kapolres Bitung Perintahkan Pelaku Kejahatan Ditembak Di Tempat
Reserse Polres Bitung Bekuk Residivis Sadis Pembegal Motor
Satuan Reskrim Polres Bitung Tangkap Dua Tersangka Curanmor
Mahasiswa Unesa Sorot Penggunaan Dana Pembelian Mebel Di Kampus
KPK Tetapkan Dirut PT. Rohde And Schwarz Indonesia Sebagai Tersangka
KPK Akan Segera Periksa Saksi Dan Tersangka Suap KONI
KPK Cekal Robert Tantular Ke Luar Negeri
Tim Resmob Dan Tarsius Bitung Lumpuhkan Pencuri Kambuhan
Mahkamah Agung Hukum Alfian Tanjung 2 Tahun Penjara
Polda Jatim Duga Ada Kesalahan Teknis Proyek Berujung Jalan Gubeng Ambles
KPAI Apresiasi Langkah Cepat Polri Proses Bahar Bin Smith
Polri Sebut Penahanan Tersangka Bahar Bin Smith Murni Kasus Hukum
Polri Koordinasi Dengan LPSK Amankan 2 Remaja Korban Bahar Bin Smith
Usai OTT KPK, Kemenpora Lanjutkan Program SEA Games-Olimpiade
KPK Sita Miliaran Rupiah Terkait OTT Pejabat Kemenpora Dan KONI
Polri Kantongi Bukti Penganiayaan Oleh Bahar Bin Smith
KPK OTT Pejabat Kemenpora Dan Pengurus KONI
Polres Metro Jakarta Selatan Buru Pembunuh Perempuan Muda Di Kebagusan City
Pembunuh Keji Sopir Taksi Online Divonis 10 Tahun Penjara
Uang Pengganti E-KTP, KPK Sita Rp 862 Juta Dari Setya Novanto
Keterangan Ahli Ketua DPD KAI DKI Jakarta Pada Sidang Lanjutan Julius Lobiua
TNI AL Ringkus Pelaku Narkoba Di Tanjung Ahus
jQuery Slider

Comments

Arsip :2019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.503.125 Since: 05.03.13 | 0.1086 sec