Hukum

Lurah Wanita Divonis Rehabilitasi Narkoba 8 Bulan

Saturday, 16 Mei 2015 | View : 468

POLEWALI MANDAR-SBN.

Lurah perempuan asal Kecamatan Sumarorong, Mamasa, Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Sri (33), yang ditangkap petugas, Kamis (22/1/2015) silam, resmi ditahan penyidik Polres Mamasa, Sabtu (24/1/2015).

“Tersangka Sri resmi ditahan setelah menjalani pemeriksaan. Tersangka sri dinyatakan terlibat jaringan narkotika dan sebagai pemakai barang haram,” ungkap Kasat Narkoba Polres Mamasa, AKP Darius Limbu.

AKP Darius Limbu mengatakan, berdasarkan keterangan polisi yang melakukan penangkapan, Sri disebut sempat membuang sejumlah barang bukti ke sungai di belakang rumahnya sehingga polisi kesulitan mengumpulkan barang bukti.

Dia juga mengatakan bahwa Sri selama ini sudah menjadi target operasi. Tersangka dijerat UU Psikotropika dengan ancaman hukuman minimal 4 tahun dan maksimal 12 tahun penjara.

Sri, Lurah asal Kecamatan Sumarorong, Mamasa, Sulawesi Barat, yang terlibat pesta narkoba di sebuah rumah penduduk di Sumarorong beberapa bulan lalu, divonis di Pengadilan Negeri Polewali Mandar, Jumat (15/5/2015).

Dalam persidangan ini, Sri dijatuhi hukuman selama delapan bulan untuk rehabilitasi.

Meski putusan pengadilan ini lebih ringan dibandingkan tuntutan Jaksa, namun Sri mengaku kecewa dengan putusan pengadilan.

Menurut Sri, dirinya bukanlah seorang pecandu, melainkan korban yang diajak mencicipi sabu oleh rekannya. Sri mengaku mengkonsumsi sabu hanya sekali itu saja.

Sidang perkara penyahlagunaan narkotika jenis sabu yang melibatkan pejabat kelurahan ini menyatakan Sri terbukti mengonsumsi sabu setelah hasil tes urine-nya menunjukkan positif narkoba.

Sidang putusan dipimpin oleh Hakim Ketua Azhar Ridwan Al Iskandar. Dalam sidang ini, Sri terlihat didampingi oleh orangtua dan sejumlah kerabat.

Setelah putusan dibacakan oleh Hakim, Sri terlihat kecewa dan meneteskan air mata setelah menjalani sidang.

“Saya kecewa dengan putusan Ketua Majelis. Sebenarnya saya ini bukan pecandu dan tidak perlu menjalani hukuman direhabilitasi,” ketus Sri.

Kasus yang menjerat Sri ini sendiri terjadi beberapa waktu lalu. Sri yang menjabat sebagai Lurah di Sumarorong dibekuk polisi lantaran terlibat dalam kasus narkoba.

Sri ditangkap petugas berdasarkan kesaksian sejumlah tersangka lain yang ditangkap petugas saat tengah berpesta sabu bersama Sri di sebuah hotel di Mamasa. Sri ditangkap petugas berdasarkan keterangan Sukri alias Ode, tersangka lain yang ditangkap lebih awal saat pesta sabu di sebuah hotel di Mamasa.

Saat ini, sampel darah dan urinenya juga ponsel tersangka telah dikirim ke laboratorium forensik Polda Sulsel untuk diperiksa.

Pasca-ditangkapnya Sri, kantor Kelurahan Sumarorong terlihat yang biasanya tampak sibuk dengan aktivitas birokrasi, tampak lengang sejak Sri ditangkap.

Bupati Mamasa, Ramlan Badawi yang menjadi atasan Sri menegaskan akan menjatuhkan sanksi tegas kepada Sri sesuai ketentuan hukum.

“Yang bersangkutan akan kita kenai sanksi tegas sesuai ketentuan undang-undang. Bisa dimutasi, non-job atau sanksi lainnya," tegas Bupati Mamasa Ramlan Badawi.

Menanggapi adanya pejabatnya yang terjerat jaringan narkotika, Bupati Mamasa Ramlan Badawi menyatakan pihaknya akan melakukan tes urine kepada seluruh pegawai di jajaran Pemda Mamasa untuk mencegah terulangnya kasus penyalahgunaan narkotika di lingkungannya. (wk/kom/jos)

See Also

Keterangan Ahli Di Sidang Praperadilan Terkait Eksekusi Penahanan Matheus Mangentang
Peras Mantan Petinggi Polri, Hukuman Sisca Dewi Diperberat
LBH Ansor Jateng Apresiasi Penangkapan Cepat Polres Kebumen Terhadap Pelaku Kekerasan Seksual
Kapolres Bitung Perintahkan Pelaku Kejahatan Ditembak Di Tempat
Reserse Polres Bitung Bekuk Residivis Sadis Pembegal Motor
Satuan Reskrim Polres Bitung Tangkap Dua Tersangka Curanmor
Mahasiswa Unesa Sorot Penggunaan Dana Pembelian Mebel Di Kampus
KPK Tetapkan Dirut PT. Rohde And Schwarz Indonesia Sebagai Tersangka
KPK Akan Segera Periksa Saksi Dan Tersangka Suap KONI
KPK Cekal Robert Tantular Ke Luar Negeri
Tim Resmob Dan Tarsius Bitung Lumpuhkan Pencuri Kambuhan
Mahkamah Agung Hukum Alfian Tanjung 2 Tahun Penjara
Polda Jatim Duga Ada Kesalahan Teknis Proyek Berujung Jalan Gubeng Ambles
KPAI Apresiasi Langkah Cepat Polri Proses Bahar Bin Smith
Polri Sebut Penahanan Tersangka Bahar Bin Smith Murni Kasus Hukum
Polri Koordinasi Dengan LPSK Amankan 2 Remaja Korban Bahar Bin Smith
Usai OTT KPK, Kemenpora Lanjutkan Program SEA Games-Olimpiade
KPK Sita Miliaran Rupiah Terkait OTT Pejabat Kemenpora Dan KONI
Polri Kantongi Bukti Penganiayaan Oleh Bahar Bin Smith
KPK OTT Pejabat Kemenpora Dan Pengurus KONI
Polres Metro Jakarta Selatan Buru Pembunuh Perempuan Muda Di Kebagusan City
Pembunuh Keji Sopir Taksi Online Divonis 10 Tahun Penjara
Uang Pengganti E-KTP, KPK Sita Rp 862 Juta Dari Setya Novanto
Keterangan Ahli Ketua DPD KAI DKI Jakarta Pada Sidang Lanjutan Julius Lobiua
TNI AL Ringkus Pelaku Narkoba Di Tanjung Ahus
jQuery Slider

Comments

Arsip :2019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.497.268 Since: 05.03.13 | 0.1622 sec