Hukum

Jimly Asshiddiqie Sebut Bambang Widjojanto Tak Langgar Kode Etik

Friday, 15 Mei 2015 | View : 365

JAKARTA-SBN.

Komisi Pengawas Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) menyatakan, Wakil Ketua nonaktif KPK Bambang Widjojanto tidak terbukti melanggar kode etik advokat, seperti yang diadukan kepada Peradi. Dengan keputusan ini, anggota Tim 9, Jimly Asshiddiqie, mengatakan, Polri seharusnya segera menghentikan proses hukum Bambang Widjojanto.

Bambang Widjojanto ditetapkan sebagai tersangka dugaan memerintahkan memberikan keterangan kepada saksi kasus sengketa pilkada di Mahkamah Konstitusi tahun 2010. Saat itu, Bambang Widjojanto menjadi pengacara salah satu pihak yang bersengketa.

"Kasus BW (Bambang Widjojanto) terbukti tidak ada pelanggaran kode etik. Ini artinya tidak ada pelanggaran hukum yang ia lakukan," terang Jimly Asshiddiqie, dalam acara penyerahan dokumen hasil penyidikan Komisi Pengawas Advokat Peradi di Gedung Sekretariat YLBHI, Jakarta, Jumat (15/5/2015).

Jimly Asshiddiqie mengatakan, jika sesuatu tidak melanggar etik, dapat dipastikan tidak akan ada pelanggaran hukum yang dilakukan. Dengan adanya putusan dari Komisi Pengawas Advokat Peradi yang menyatakan tidak ada pelanggaran etika, menurut Jimly Asshiddiqie, kemungkinan besar tidak ada pelanggaran hukum yang dilakukan Bambang Widjojanto.

Jimly Asshiddiqie mengatakan, sebagai mantan hakim konstitusi, ia mengakui bahwa proses briefing terhadap saksi, atau persiapan sebelum persidangan, sering dilakukan para advokat. Terlebih lagi, untuk kasus yang berkaitan dengan pilkada yang membutuhkan banyak saksi, prosedur persidangan biasanya dijelaskan oleh advokat.

"Briefing itu prosedural seperti cara memberi hormat kepada hakim, cara masuk ke ruang sidang, atau aturan tidak boleh pakai sandal. Sementara soal isi keterangan, itu hak saksi itu sendiri. Jadi, sepanjang menyangkut apa yang dilakukan advokat itu adalah briefing, ya itu sudah biasa," kata Jimly Asshiddiqie.

Ketua Tim 9 Jimly Asshiddiqie mengusulkan agar penyelesaian kasus yang menjerat Wakil Ketua nonaktif KPK Bambang Widjojanto sebagai tersangka diselesaikan di Kejaksaan Agung. Bambang Widjojanto ditetapkan polisi sebagai tersangka atas dugaan memerintahkan memberikan kesaksian palsu pada sidang sengketa pilkada di Mahkamah Konstitusi pada tahun 2010. Kasusnya kini ditangani Bareskrim Polri.

Jimly Asshiddiqie mengatakan, jika kemudian ditemukan kesalahan dalam penetapan Bambang Widjojanto sebagai tersangka maka penyelesaian di Kejaksaan Agung dianggap langkah terbaik untuk menghindari citra buruk kepolisian.

"Kasus Bambang pada akhirnya bisa SP3. Tetapi, kalau SP3, nanti polisi dianggap benar-benar melakukan kriminalisasi. Lebih baik diselesaikan di Kejaksaan saja," jelas Jimly Asshiddiqie pada penyerahan dokumen hasil penyidikan Komisi Pengawas Advokat Peradi di Gedung Sekretariat YLBHI, Jakarta, Jumat (15/5/2015).

Jimly Asshiddiqie memprediksi, kemungkinan besar kasus Bambang Widjojanto di Bareskrim Polri akan dihentikan. Hal itu, menurut dia, dikuatkan dengan putusan Komisi Pengawas Advokat Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) yang menyatakan bahwa segala tuduhan pelanggaran kode etik advokat yang dituduhkan kepada Bambang Widjojanto tidak terbukti.

Mantan Ketua MK ini mengatakan, hal-hal berkaitan dengan profesi yang dapat diselesaikan dengan komite etik sebaiknya tidak diselesaikan melalui jalur hukum, apalagi pidana. Jimly Asshiddiqie mengatakan, pada dasarnya pelanggaran etika lebih tinggi daripada pelanggaran hukum. Jika tidak terbukti melanggar etika, dapat dipastikan tidak ada hukum yang dilanggar.

"Kalau takut SP3 akan menjustifikasi kriminalisasi yang dilakukan Polri, maka Kejaksaan bisa mengambil alih kasus. Nanti biar petinggi masing-masing lembaga yang menentukan prosesnya," papar Jimly Asshiddiqie.

Komisi Pengawas Advokat Peradi menyatakan tidak menemukan satu pun indikasi terkait tuduhan pelanggaran etika profesi saat Bambang Widjojanto menjadi pengacara dalam sidang sengketa Pilkada Kotawaringin Barat di Mahkamah Konstitusi (MK) pada 2010.

Bambang Widjojanto yang saat itu menjadi kuasa hukum calon Bupati Ujang Iskandar dituduh meminta saksi untuk memberikan kesaksian yang tidak sesuai dengan fakta.

Wakil Ketua KPK nonaktif, Bambang Widjojanto dilaporkan oleh mantan pasangan kandidat dalam Pilkada Kotawaringin Barat, Sugianto Sabran-Eko Soemarno. Sebelumnya, Sugianto Sabran juga telah melaporkan Bambang Widjojanto ke Bareskrim Polri. Atas laporan tersebut, penyidik Bareskrim telah menetapkan Bambang Widjojanto sebagai tersangka. (kom/jos)

See Also

Keterangan Ahli Di Sidang Praperadilan Terkait Eksekusi Penahanan Matheus Mangentang
Peras Mantan Petinggi Polri, Hukuman Sisca Dewi Diperberat
LBH Ansor Jateng Apresiasi Penangkapan Cepat Polres Kebumen Terhadap Pelaku Kekerasan Seksual
Kapolres Bitung Perintahkan Pelaku Kejahatan Ditembak Di Tempat
Reserse Polres Bitung Bekuk Residivis Sadis Pembegal Motor
Satuan Reskrim Polres Bitung Tangkap Dua Tersangka Curanmor
Mahasiswa Unesa Sorot Penggunaan Dana Pembelian Mebel Di Kampus
KPK Tetapkan Dirut PT. Rohde And Schwarz Indonesia Sebagai Tersangka
KPK Akan Segera Periksa Saksi Dan Tersangka Suap KONI
KPK Cekal Robert Tantular Ke Luar Negeri
Tim Resmob Dan Tarsius Bitung Lumpuhkan Pencuri Kambuhan
Mahkamah Agung Hukum Alfian Tanjung 2 Tahun Penjara
Polda Jatim Duga Ada Kesalahan Teknis Proyek Berujung Jalan Gubeng Ambles
KPAI Apresiasi Langkah Cepat Polri Proses Bahar Bin Smith
Polri Sebut Penahanan Tersangka Bahar Bin Smith Murni Kasus Hukum
Polri Koordinasi Dengan LPSK Amankan 2 Remaja Korban Bahar Bin Smith
Usai OTT KPK, Kemenpora Lanjutkan Program SEA Games-Olimpiade
KPK Sita Miliaran Rupiah Terkait OTT Pejabat Kemenpora Dan KONI
Polri Kantongi Bukti Penganiayaan Oleh Bahar Bin Smith
KPK OTT Pejabat Kemenpora Dan Pengurus KONI
Polres Metro Jakarta Selatan Buru Pembunuh Perempuan Muda Di Kebagusan City
Pembunuh Keji Sopir Taksi Online Divonis 10 Tahun Penjara
Uang Pengganti E-KTP, KPK Sita Rp 862 Juta Dari Setya Novanto
Keterangan Ahli Ketua DPD KAI DKI Jakarta Pada Sidang Lanjutan Julius Lobiua
TNI AL Ringkus Pelaku Narkoba Di Tanjung Ahus
jQuery Slider

Comments

Arsip :2019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.497.940 Since: 05.03.13 | 0.1614 sec