Hukum

Mantan Bupati Tapanuli Tengah Divonis 4 Tahun Penjara

Monday, 11 Mei 2015 | View : 402

JAKARTA-SBN.

Bupati Tapanuli Tengah nonaktif, Raja Bonaran Situmeang (RBS) divonis dan diganjar pidana empat tahun penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) karena dinyatakan terbukti menyuap Akil Mochtar selaku Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) terkait sengketa perkara Pilkada Tapanuli Tengah tahun 2011.

Majelis Hakim menilai, Bonaran Situmeang terbukti menyuap bekas Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Akil Mochtar terkait sengketa perkara Pilkada Tapanuli Tengah tahun 2011.

"Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa RBS berupa pidana penjara selama empat tahun pidana, denda sejumlah Rp 200 juta. Apabila tidak bisa digantikan maka diganti dua bulan kurungan," kata Ketua Majelis Hakim Muchammad Muchlis saat membacakan putusan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (11/5/2015).

Selain itu, Majelis Hakim menganggap Bonaran Situmeang telah terbukti menyuap Akil Mochtar sebesar Rp 1,8 miliar untuk memenangkannya dalam Pilkada Tapanuli Tengah.

Majelis Hakim menilai, Bonaran Situmeang terbukti menyuap Akil Mochtar Rp 1,8 miliar untuk memperkuat kemenangannya dalam Pilkada Tapanuli Tengah.

Bonaran Situmeang dinyatakan terbukti melanggar dakwaan primer Pasal 6 ayat (1) huruf a UU Tipikor.

Vonis yang dijatuhkan Majelis Hakim itu lebih ringan dari tuntutan Jaksa yang menuntut mantan pengacara itu 6 tahun penjara serta denda Rp 300 juta subsider empat bulan.

Tak hanya itu, JPU pun juga menuntut Bonaran Situmeang dengan dijatuhkan pidana tambahan berupa pencabutan hak memilih dan dipilih selama delapan tahun sejak putusan berkekuatan hukum tetap atau inkracht.

Namun, Majelis Hakim tidak sependapat dengan tuntutan pidana tambahan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) tersebut dengan alasan, hak dipilih dan memilih adalah hak yang melekat dalam diri seseorang. Pasalnya, menurut Majelis Hakim, hak dipilih dan memilih adalah hak yang melekat dalam diri seseorang.

Kecuali perbuatan terdakwa tergolong sebagai tindakan makar yang mengancam kedaulatan negara.

Usai mendengarkan vonis yang dibacakan Majelis Hakim dan divonis oleh Majelis Hakim yang dibacakan secara bergantian baik Bonaran Situmeang maupun Jaksa Penuntut Umum (JPU) menyatakan piker-pikir dan akan memikirkan terlebih dulu sebelum mengajukan banding.

See Also

Keterangan Ahli Di Sidang Praperadilan Terkait Eksekusi Penahanan Matheus Mangentang
Peras Mantan Petinggi Polri, Hukuman Sisca Dewi Diperberat
LBH Ansor Jateng Apresiasi Penangkapan Cepat Polres Kebumen Terhadap Pelaku Kekerasan Seksual
Kapolres Bitung Perintahkan Pelaku Kejahatan Ditembak Di Tempat
Reserse Polres Bitung Bekuk Residivis Sadis Pembegal Motor
Satuan Reskrim Polres Bitung Tangkap Dua Tersangka Curanmor
Mahasiswa Unesa Sorot Penggunaan Dana Pembelian Mebel Di Kampus
KPK Tetapkan Dirut PT. Rohde And Schwarz Indonesia Sebagai Tersangka
KPK Akan Segera Periksa Saksi Dan Tersangka Suap KONI
KPK Cekal Robert Tantular Ke Luar Negeri
Tim Resmob Dan Tarsius Bitung Lumpuhkan Pencuri Kambuhan
Mahkamah Agung Hukum Alfian Tanjung 2 Tahun Penjara
Polda Jatim Duga Ada Kesalahan Teknis Proyek Berujung Jalan Gubeng Ambles
KPAI Apresiasi Langkah Cepat Polri Proses Bahar Bin Smith
Polri Sebut Penahanan Tersangka Bahar Bin Smith Murni Kasus Hukum
Polri Koordinasi Dengan LPSK Amankan 2 Remaja Korban Bahar Bin Smith
Usai OTT KPK, Kemenpora Lanjutkan Program SEA Games-Olimpiade
KPK Sita Miliaran Rupiah Terkait OTT Pejabat Kemenpora Dan KONI
Polri Kantongi Bukti Penganiayaan Oleh Bahar Bin Smith
KPK OTT Pejabat Kemenpora Dan Pengurus KONI
Polres Metro Jakarta Selatan Buru Pembunuh Perempuan Muda Di Kebagusan City
Pembunuh Keji Sopir Taksi Online Divonis 10 Tahun Penjara
Uang Pengganti E-KTP, KPK Sita Rp 862 Juta Dari Setya Novanto
Keterangan Ahli Ketua DPD KAI DKI Jakarta Pada Sidang Lanjutan Julius Lobiua
TNI AL Ringkus Pelaku Narkoba Di Tanjung Ahus
jQuery Slider

Comments

Arsip :2019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.497.986 Since: 05.03.13 | 0.1636 sec