Hukum

Presiden Joko Widodo Resmi Lantik Hakim Konstitusi 2015-2020 Manahan MP Sitompul

Tuesday, 28 April 2015 | View : 1490

JAKARTA-SBN.

Seusai melakukan kunjungan kerja ke PT. Dok BUMN di Tanjung Priok, Jakarta, Presiden RI ke-7, Ir. H. Joko Widodo (Jokowi) menyaksikan pengucapan sumpah Manahan Malontige Pardamean Sitompul sebagai Hakim Konstitusi periode 2015-2020 di Istana Negara.

Presiden Joko Widodo mengambil sumpah jabatan Manahan Malontige Pardamean Sitompul sebagai Hakim Konstitusi.

Manahan MP Sitompul merupakan Hakim Mahkamah Konstitusi dari unsur Mahkamah Agung.‎

Di hadapan Presiden Joko Widodo (Jokowi), Manahan MP Sitompul mengucap sumpah sebagai Hakim Konstitusi dari unsur Mahkamah Agung.

Upacara pelantikan dan pengambilan sumpah janji jabatan tersebut digelar di Istana Negara, Jakarta, Selasa (28/4/2015).

Acara berlangsung pukul 14.00 WIB di Istana Negara, Jalan Veteran, Jakarta Pusat, Selasa (28/4/2015) sore. Manahan MP Sitompul dilantik mengenakan toga berwarna merah.

Manahan MP Sitompul terpilih menjadi Hakim Konstitusi menggantikan seniornya Muhammad Alim yang memasuki masa pensiun pada April 2015.

Pelantikan Manahan dilakukan sesuai Keputusan Presiden RI Nomor 33 P Tahun 2015 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Hakim Konstitusi yang diajukan Mahkamah Agung, Manahan MP Sitompul diangkat sebagai Hakim Konstitusi berdasarkan Keputusan Presiden No.33 P Tahun 2015. Pengangkatan dilakukan setelah dia dinyatakan lolos 'profile assessment' dan wawancara (interview) yang diselenggarakan pada 2 Desember 2014 bersama dengan Suhartoyo yang terlebih dulu mengucapkan sumpah pada Januari 2015.

Adapun keberhasilannya menjadi Hakim Konstitusi tercapai setelah Manahan MP Sitompul dinyatakan lolos dalam assessment dan wawancara yang dilakukan MA pada 2 Desember 2014 bersama Suhartoyo yang telah lebih dulu dilantik pada Januari 2015 lalu. Manahan MP Sitompul menjadi Hakim Konstitusi setelah dinyatakan lolos uji kepatutan dan kelayakan yang diselenggarakan oleh Mahkamah Agung pada 2 Desember 2014 bersama Hakim Suhartoyo.

Selasa (28/4/2015) acara pengucapan sumpah pelantikan Hakim MK Manahan Sitompul tersebut dihadiri sejumlah pejabat negara yakni para Menteri dan pejabat setingkatnya.

Beberapa Menteri Kabinet Kerja yang hadir di antaranya, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Tedjo Edhy Purdijatno, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Sekretaris Kabinet Andi Widjajanto, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno, dan Jaksa Agung H.M. Prasetyo.

Selain itu, hadir pula para Hakim Konstitusi, Ketua MK Arief Hidayat, Hakim Agung, serta Menteri Kabinet Kerja, Wakil Ketua DPR RI Agus Hermanto dan Ketua DPD RI Irman Gusman juga datang ke pelantikan siang hari ini.

Sebelum terpilih menjadi Hakim Konstitusi, Manahan MP Sitompul adalah pernah menjadi Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Banjarmasin.

Manahan MP Sitompul adalah salah satu nama  dari dua nama yang direkomendasikan KY kepada pimpinan MA  sebagai Hakim MK. Manahan MP Sitompul yang kala itu menjabat sebagai Ketua Pengadilan Tinggi Bangka Belitung dinilai memiliki integritas yang baik.

Sebelum terpilih menjadi Hakim MK, pria kelahiran Tarutung, 8 Desember 1953 ini adalah Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Banjarmasin. Ia memulai kariernya di dunia hukum dengan saat menjadi Hakim pada Pengadilan Negeri (PN) Kabanjahe, Medan, pada 1986.

Karier di bidang hukumnya dimulai sejak dilantik menjadi Hakim di PN Kabanjahe, Sumatera Utara pada tahun 1986 dan kemudian dipindahkan ke beberapa tempat di wilayah Sumatera Utara.

Pada tahun 2005, Manahan diangkat sebagai Wakil Ketua PN Sragen. Pada saat itulah penelitian  untuk desertasi S3 diselesaikannya, dengan mengumpulkan data di Pengadilan Niaga Jakarta Pusat, Medan, Semarang, Surabaya,  dan Ujung Pandang serta melakukan studi banding ke National University of Singapura (NUS) dan Universiti of Malaysia, Kualalumpur. Namun, ujian promosi doctor sendiri dilaksanakan pada tahun 2009 di Universitas Sumatera Utara (USU).

Presiden RI ke-7, Ir. H. Joko Widodo (Jokowi) melantik Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) periode 2015-2020 Manahan Malontige Pardamean Sitompul, di Istana Negara,  Jakarta, Selasa (28/4/2015) siang.

Manahan MP Sitompul membacakan sumpah mengenakan toga berwarna merah. Surat Keputusan (SK) pelantikannya bernomor 33P/2015.‎

Di hadapan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan pejabat negara lainnya, Manahan MP Sitompul mengucapkan sumpah janji sebagai Hakim Konstitusi untuk periode 2015-2020 dari unsur Mahkamah Agung (MA) di Istana Negara, Selasa (28/4/2015).

Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang mengenakan setelan jas berwarna hitam lengkap dengan peci hitamnya berdiri di depan Manahan MP Sitompul yang mengenakan toga khas seorang Hakim. Sekretaris Militer pun membacakan dasar hukum pelantikan ini, yaitu Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 33 P Tahun 2015.

Setelah Sekretaris Militer membacakan dasar hukum pelantikan, Manahan MP Sitompul kemudian membacakan sumpah jabatan di hadapan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Saya berjanji bahwa saya dengan sungguh-sungguh akan memenuhi kewajiban hakim konstiusi dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya memegang teguh UUD 1945 dan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya menurut UUD 1945 serta berbakti kepada nusa dan bangsa. Kiranya Tuhan menolong saya,” kata Manahan MP Sitompul saat bersumpah dalam sumpah jabatannya di Istana Negara, Jakarta, Selasa (28/4/2015).

Usai membacakan sumpah, Manahan MP Sitompul menandatangani berita acara. Kemudian Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga tanda tangan.

Setelah mengucap sumpah dan menandatangani berita acara, Manahan MP Sitompul resmi memangku jabatan sebagai Hakim Konstitusi dari unsur Mahkamah Agung periode 2015-2020.

Komisi Yudisial merekomendasikan dua calon Hakim Mahkamah Konstitusi yang mendaftar melalui Mahkamah Agung setelah 10 orang mencalonkan diri untuk menggantikan dua Hakim Konstitusi.

Komisioner KY Imam Anshori di Jakarta, Rabu (12/11/2014), mengungkapkan, kedua nama yang diusulkan adalah incumbent Hakim Konstitusi Ahmad Fadlil Sumadi dan Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Bangka Belitung Manahan MP Sitompul.

"Itu hasil rapat pleno yang baru saja selesai. Surat rekomendasi segera dikirim ke pimpinan MA sebagai bahan pertimbangan bagi MA, untuk memutuskan nama-nama yang akan diajukan," kata Imam Anshori seperti dikutip Antara.

Dia mengatakan, rekomendasi dua nama ini muncul setelah pihaknya melakukan penelusuran rekam jejak tentang integritas semua calon Hakim MK yang mendaftar melalui MA.

"Ranah KY kan menyangkut integritas, kalau hal-hal yang lain tentu MA mempunyai tolok ukur," katanya.

Imam Anshori juga mengatakan bahwa tidak semua dari 10 nama calon Hakim MK yang mendaftar tidak direkomendasi karena integritas. Hasil seleksi, ada yang tidak lolos karena tidak memenuhi persyaratan, misalnya tidak memiliki ijasah doktor (S3).

Manahan MP. Sitompul sebelumnya telah mengikuti seleksi Hakim Konstitusi bersama delapan orang calon lainnya. Setelah mengikuti serangkaian tahap seleksi, nama Manahan MP Sitompul masuk menjadi salah satu calon yang direkomendasikan Komisi Yudisial pada pimpinan Mahkamah Agung.

Kesepuluh nama yang telah mendaftar seleksi calon MK usulan MA adalah Dr Naomi Siahaan SH MH, Dr HM Arsyad Mawardi SH MH dan Dr Santer Sitorus, Fadlil Ahmad Sumadi, Muslich Bambang Luqmono, Manahan M.P. Sitompul, M. Rum Nessa, Arifin Marpaung, Nardiman dan Suhartoyo.

Pria kelahiran Tarutung, 8 Desember 1953 ini menjadi Hakim Konstitusi menggantikan Muhammad Alim yang telah memasuki masa pensiun pada April 2015. MA membuka pendaftaran seleksi Hakim MK karena ada dua lowongan, yakni Hakim Konstitusi Muhammad Alim yang akan pensiun per April 2015 dan Hakim Konstitusi Ahmad Fadlil Sumadi yang habis periode pertamanya (2010-2015).

Fadlil Sumadi masih bisa maju kembali sebagai Hakim Konstitusi periode keduanya 2015-2020. (jos)

See Also

Keterangan Ahli Di Sidang Praperadilan Terkait Eksekusi Penahanan Matheus Mangentang
Peras Mantan Petinggi Polri, Hukuman Sisca Dewi Diperberat
LBH Ansor Jateng Apresiasi Penangkapan Cepat Polres Kebumen Terhadap Pelaku Kekerasan Seksual
Kapolres Bitung Perintahkan Pelaku Kejahatan Ditembak Di Tempat
Reserse Polres Bitung Bekuk Residivis Sadis Pembegal Motor
Satuan Reskrim Polres Bitung Tangkap Dua Tersangka Curanmor
Mahasiswa Unesa Sorot Penggunaan Dana Pembelian Mebel Di Kampus
KPK Tetapkan Dirut PT. Rohde And Schwarz Indonesia Sebagai Tersangka
KPK Akan Segera Periksa Saksi Dan Tersangka Suap KONI
KPK Cekal Robert Tantular Ke Luar Negeri
Tim Resmob Dan Tarsius Bitung Lumpuhkan Pencuri Kambuhan
Mahkamah Agung Hukum Alfian Tanjung 2 Tahun Penjara
Polda Jatim Duga Ada Kesalahan Teknis Proyek Berujung Jalan Gubeng Ambles
KPAI Apresiasi Langkah Cepat Polri Proses Bahar Bin Smith
Polri Sebut Penahanan Tersangka Bahar Bin Smith Murni Kasus Hukum
Polri Koordinasi Dengan LPSK Amankan 2 Remaja Korban Bahar Bin Smith
Usai OTT KPK, Kemenpora Lanjutkan Program SEA Games-Olimpiade
KPK Sita Miliaran Rupiah Terkait OTT Pejabat Kemenpora Dan KONI
Polri Kantongi Bukti Penganiayaan Oleh Bahar Bin Smith
KPK OTT Pejabat Kemenpora Dan Pengurus KONI
Polres Metro Jakarta Selatan Buru Pembunuh Perempuan Muda Di Kebagusan City
Pembunuh Keji Sopir Taksi Online Divonis 10 Tahun Penjara
Uang Pengganti E-KTP, KPK Sita Rp 862 Juta Dari Setya Novanto
Keterangan Ahli Ketua DPD KAI DKI Jakarta Pada Sidang Lanjutan Julius Lobiua
TNI AL Ringkus Pelaku Narkoba Di Tanjung Ahus
jQuery Slider

Comments

Arsip :2019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.498.453 Since: 05.03.13 | 0.1071 sec