Hukum

Petugas Rutan BNN Ikut Terlibat Sebabkan 10 Tahanan Kabur

Saturday, 09 Mei 2015 | View : 437

JAKARTA-SBN.

Sebanyak 10 tahanan BNN kabur pada Selasa (31/3/2015). Para narapidana tahanan BNN tersebut membobol tembok rutan di Jalan M.T. Haryono, Cawang, Jakarta Timur.

Adapun mereka yang melarikan diri itu adalah ada yang masuk dari kelompok Aceh yakni Abdullah alias Dulah (35), Samsul Bahri alias Kombet (42), Hamdani Razali (36), Hasan Basri (35), dan Usman alias Raoh (42).

Jaringan peredaran sabu yang ditangkap di Karawang atau di San Diego Hills adalah Apip Apriansyah (33) dan M Husein (42).

Ada pula tahanan Erick Yustin (39), Harry Radiawana, dan Franky Gozali.

Badan Narkotika Nasional (BNN) telah menangkap sembilan dari 10 tahanan yang kabur dari rutan beberapa pekan lalu. Badan Narkotika Nasional (BNN) berhasil menangkap kembali 9 dari 10 tahanannya yang melarikan diri Maret dua bulan lalu.

Beberapa diantaranya ditangkap di Malaysia.

Informasi yang dihimpun awak media, sembilan tahanan tersebut dibekuk di beberapa lokasi. "Ada yang ditangkap di Malaysia," kata salah seorang perwira menengah di lingkungan BNN, saat berbincang dengan awak media, Jumat (8/5/2015).

Namun, perwira yang enggan disebutkan namanya itt menolak membeberkan rinci penangkapan tersebut.

Ternyata, 10 tahanan yang kabur dari rutan Badan Narkotika Nasional (BNN) bisa melarikan diri dari sel berkat bantuan petugas rutan. Kini petugas yang terlibat itu sedang disidik oleh penegak hukum.

Penyidik juga mengamankan empat orang yang membantu para tahanan itu selama kabur.

"Jadi ini 13 kita amankan," ujar Deputi Bidang Pemberantasan BNN Irjen Pol. Dedi Fauzi L. Hakim dalam konferensi pers di kantornya, Cawang, Jaktim, Sabtu (9/5/2015).

Sebanyak 13 orang yang ditangkap itu dengan rincian sembilan tahanan yang kabur serta empat orang yang membantu. 13 orang tersebut dibawa dalam konferensi pers yang digelar pada sore hari ini.

"Yang jelas mereka lari karena dibantu oleh seorang penjaga tahanan. Yang jelas ada yang bantu. Sekarang ini lagi disidik," ungkap Kepala BNN Komjen Pol. Anang Iskandar yang juga hadir dalam konferensi pers yang sama di kantornya, Cawang, Jaktim, Sabtu (9/5/2015).

Dihubungi terpisah, Kepala Humas BNN Kombes Pol. Slamet Pribadi membenarkan penangkapan tersebut.

Ke sembilan tahanan itu akan dibawa kembali ke Jakarta Sabtu (9/5/2015).

Dua orang tahanan Badan Narkotika Nasional (BNN) yang ditangkap setelah kabur melarikan diri, dibawa ke Jakarta siang ini. Kedua tahanan dibawa melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta).

"Abdullah dan Hamdani," kata Humas BNN, Kombes Pol. Slamet Pribadi menyebutkan dua nama tahanan yang dibawa ke Jakarta, Sabtu (9/5/2015) siang ini.

Sedangkan 7 tahanan lain yang juga kabur menurut Kombes Pol. Slamet Pribadi sudah dalam tahanan.

Informasi lengkap soal penangkapan akan disampaikan dalam jumpa pers pukul 16.00 WIB di kantor BNN. "Nanti rilisnya," sebut Kombes Pol. Slamet Pribadi.

Kombes Pol. Slamet Pribadi masih menyembunyikan identitas tahanan yang tersisa dan belum tertangkap.

Komjen Pol. Anang Iskandar memberikan apresiasi tinggi kepada Deputi Pemberantasan BNN atas keberhasilan dalam penangkapan sembilan dari 10 tahanan yang kabur. Sembilan tahanan itu ditangkap dalam kurun waktu 1,5 bulan.

"Yang jelas mereka (10) orang ini bersama-sama keluarganya. Mereka terancam hukuman mati," beber Komjen Pol. Anang Iskandar.

Saat ini BNN fokus mencari satu tahanan terakhir yang masih belum dapat ditangkap. BNN bekerja sama dengan sejumlah pihak untuk melakukan pemburuan. (det/jos)

See Also

KPK Geledah Rumah Anggota DPRD Tulungagung
Kasus PT. Asuransi Jiwasraya (Persero), Kejagung Periksa 27 Saksi Pemilik Rekening Saham
KPK Geledah Gedung DPRD Tulungagung
KPK Periksa Direktur Utama PT. Antam (Persero) Tbk
KPK Akui Adanya Aturan Melarang Pimpinan Temui Pihak Terkait Perkara
Polda Jatim Segera Ungkap TPPU Kasus Investasi Bodong MeMiles
Polda Jatim Bidik TPPU Kasus Investasi Bodong MeMiles
Reynhard Sinaga Ditahan Di Sel Maximum Security
Universitas Manchester Cabut 2 Gelar Magister Reynhard Sinaga
Kolaborasi Bareskrim Dan BNN Amankan 250 Kg Ganja Di Jakarta
Kasus Investasi Bodong MeMiles Segera Dilimpahkan Ke Kejati Jatim
Kasus Investasi Bodong MeMiles, Polda Jatim Periksa Siti Badriah
KPK Sita Rumah Dan Mobil Mantan Bupati Cirebon
Jaksa Teliti Berkas Tersangka Kasus Novel Baswedan
KPK Periksa Komisioner KPU
Polri Selidiki Negara Rakyat Nusantara
Jaksa Agung Sebut Kasus Jiwasraya Merugikan Negara Rp 13,7 Triliun
Bea Cukai Berkoordinasi Dengan Polda Metro Jaya Tangani Kasus Penyelundupan
Pengacara Yang Sukses Mengadakan MoU Dengan Negara Lain
Polda Metro Jaya Tahan Para Tersangka Kasus Penculikan WN Inggris
Presiden Joko Widodo Resmi Lantik Idham Azis Sebagai Kapolri Baru
Keterangan Ahli Di Sidang Praperadilan Terkait Eksekusi Penahanan Matheus Mangentang
Peras Mantan Petinggi Polri, Hukuman Sisca Dewi Diperberat
LBH Ansor Jateng Apresiasi Penangkapan Cepat Polres Kebumen Terhadap Pelaku Kekerasan Seksual
Kapolres Bitung Perintahkan Pelaku Kejahatan Ditembak Di Tempat
jQuery Slider

Comments

Arsip :20202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.880.812 Since: 05.03.13 | 0.1162 sec