Hukum

3 WN China Terkait Sindikat Carding Dirawat Di Rumah Sakit

Friday, 08 Mei 2015 | View : 11895

JAKARTA-SBN.

Puluhan Warga Negara Asing (WNA) asal China tepatnya 33 Warga Negara China diamankan petugas dari Subdirektorat Kejahatan dan Kekerasan (Subdit Jatanras) Direktorat Reskrimum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya di sebuah rumah mewah di Jalan Kenanga Kavling No.44, RT07/RW02 Kelurahan Cilandak Timur, Pasar Minggu, Jakarta Selatan (Jaksel).

Polisi menduga kuat, para WNA ini melakukan kegiatan penipuan.

"Mereka diduga kuat melakukan penipuan cyber, karena di rumah ini juga kami menemukan sejumlah barang bukti yang terindikasi digunakan untuk penipuan," jelas Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Herry Heryawan kepada awak media, Rabu (6/5/2015).

AKBP Herry Heryawan mengatakan, para WNA ini diduga melakukan tindak pidana modus lama yang biasa digunakan dalam kasus-kasus serupa sebelumnya.

Puluhan orang itu, dipekerjakan sebagai sindikat penipuan lewat online dan telepon dengan sasaran WNA China yang memiliki kartu kredit, atau biasa dikenal carding crime.

"Sasaran penipuan mereka ini adalah warga negaranya sendiri yang berada di China," tutur AKBP Herry Heryawan.

Para pelaku WNA tersebut berpura-pura sebagai pihak bank atau call data center dan menelepon korban, menyampaikan jika kartu kredit korban sudah habis atau bermasalah.

Intinya, para pelaku WNA itu meminta korban untuk menyebutkan nomor digit kartu kreditnya. Kalau ada yang merespons, kartu kredit korban akan digunakan pelaku.

Penggerebekan dilakukan sejak pukul 22.00 WIB. Hingga saat ini, puluhan polisi bersenjata menjaga ketat lokasi tersebut.

Dari 33 WN China ini, 19 di antaranya adalah laki-laki dan 14 lainnya perempuan. Salah satu di antaranya tewas setelah meloncat dari atas lantai 2 rumah tersebut, ketika hendak melarikan diri dari penggerebekan petugas ini.

Tiga dari 33 Warga Negara Asing (WNA) asal China, yang digerebek Sub Direktorat Kejahatan dan Kekerasan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, di sebuah rumah di Jalan Kenanga Nomor 44, RT07/RW02, Cilandak Timur, Jakarta Selatan, dirawat di rumah sakit akibat menderita luka.

"Tiga orang dirawat rumah sakit. Dua luka serius, satu tidak serius," ungkap Direktur Penyidikan dan Penindakan Keimigrasian Direktorat Jenderal Imigrasi, Mirza Iskandar, di Kantor Direktorat Jenderal Imigrasi, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (8/5/2015).

Kepala Sub Direktorat Penyidikan Direktorat Jenderal Imigrasi, Bambang Catur, menyampaikan tiga orang berjenis kelamin perempuan itu mengalami luka diduga karena terjatuh atau terpeleset saat penggerebekan.

"Jatuh kepleset, terkilir, mungkin karena panik mau kabur saat digerebek," beber Bambang Catur.

Bambang Catur menyampaikan, 33 orang WNA China itu saat ini masih dalam pemeriksaan untuk menggali keterangannya.

"Mereka ada di Dirjen Imigrasi, karena Imigrasi Jakarta Selatan tidak punya detensi yang luas. Namun, sampai sekarang mereka masih diam. Belum ada yang terbuka," tandasnya. (sp/jos)

See Also

Keppres Pilkada Serentak 27 Juni 2018 Sebagai Hari Libur Nasional
Jennifer Dunn Divonis 4 Tahun Penjara
Jaksa KPK Tuntut Rita Widyasari Dihukum 15 Tahun Penjara
Densus 88 Antiteror Sergap Terduga Teroris JAD Di Cirebon
Anggota DPRD Kota Bogor Diamankan Polresta Bogor Kota
Densus 88 Antiteror Lumpuhkan Dua Terduga Teroris Di Depok
Polisi Siaga Jaga Sidang Vonis Aman Abdurrahman
Aman Abdurrahman Divonis Hukuman Mati
Polres Manggarai Barat Bekuk Pemerkosa 2 Turis Mancanegara
Babinsa Kodim 0716/Demak Evakuasi Sosok Mayat Berhelm Yang Gantung Diri
Kapolres Bogor Larang Anggotanya Ambil Jatah Libur
Buku Penerbit Yang Di Black List Pemerintah Malah Dibagikan Ke Sekolah-sekolah Di Jombang
4 Pegawai Bank Jatim Sudah Jadi Terdakwa
BPOM Minta Importir Tarik Sarden Kaleng Terindikasi Mengandung Cacing
Pasangan Kekasih Cikupa Yang Ditelanjangi Sudah Bertunangan Dan Akan Menikah
Polisi Dalami Aliran Dana Jamaah First Travel
Polisi Tetapkan Komisaris First Travel Jadi Tersangka
Bareskrim Polri Geledah Rumah Mewah Bos First Travel Di Sentul
Perampok Tewaskan Italia Chandra Kirana Putri Menyerah Ke Polisi
Gatot Brajamusti Divonis 8 Tahun Terkait Kepemilikan Sabu
PK Ditolak, Pembunuh Sisca Yofie Tetap Dihukum Mati
Ridho Rhoma Dibekuk Polisi Terkait Kasus Narkoba
Agar Tidak Melanggar, Kodim 0716/Demak Dapat Penyuluhan Hukum
KPK Tetapkan Mantan Dirut PT. Garuda Indonesia Sebagai Tersangka Suap
Polisi Selidiki Dugaan Korupsi Pengelolaan Trans Semarang
jQuery Slider

Comments

Arsip :201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 6.833.807 Since: 05.03.13 | 0.1852 sec