Hukum

Propam Polri Dalami Kasus AKBP PN

Friday, 08 Mei 2015 | View : 567

JAKARTA-SBN.

Penanganan kasus suap perwira menengah (pamen) Polri Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) PN terus didalami Propam Polri. Sebanyak Rp 500 jutaan uang tunai dan 10 kepingan emas  telah disita. "Kalau emas beratnya 1 kilogram,belum tahu persis kalau di rupiahkan," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Humas Polri Brigjen Pol Agus Rianto.

AKBP PN kini masih berstatus terduga dan telah menjalani pemeriksaan rutin oleh Devisi Propam Mabes Polri. "Statusnya belum tersangka masih terduga, pemeriksaan mendalam masih dilakukan propam," jelasnya.

Brigjen Pol. Agus Rianto tidak menampik penyitaan barang bukti dari oknum AKBP itu telah dilakukan oleh Propam dilakukan dua bulan yang lalu. "Memang benar sudah dua bulan kejadiannya," katanya.    Jenderal bintang satu ini mengatakan untuk memperlancar pemeriksaan, kini oknum AKBP PN dicopot dari jabatannya di Bareskrim. "Sekarang tidak ada jabatan, dia bekerja seperti biasa sebagai  Pamen Mabes Polri, sambil diperiksa propam," terangnya.

Sejauh ini, imbuh Brigjen Pol. Agus Rianto,AKBP PN belum bisa dikatakan bersalah karena sejauh ini masih menjalani pemeriksaan. Tentang penyitaan barang bukti apakah telah diakui oleh AKBP PN, Brigjen Pol. Agus Rianto belum mau menjelaskan. "Masih dalam proses pemeriksaan," katanya.

Sejauh ini  pemeriksaan yang dilakukan AKBP PN melakukan aksinya secara sendiri dan tidak teroganisir dengan sang atasan.

Mabes Polri tidak main-main dalam menindak anggota Polri yang bermain mata dengan Narkoba.

“Kalau salah kita tindak sesuai aturan yang ada," jelas Brigjen Pol. Agus Rianto.

Untuk penindakan anggota Polri yang terlibat telah banyak yang di PTDH. "Kalau data berapa orang yang di PDTH saya tidak ingat," ungkap Brigjen Pol. Agus Rianto.

Polri belum bersikap transparan dalam mengungkap kasus pamen Polri berpangkat AKBP yang diduga menerima suap Rp 3 miliar dari bandar narkoba itu.

Sang perwira menengah (pamen) yang merupakan Kepala Unit (Kanit) di salah satu sub Direktorat di Tipid Narkoba tersebut, AKBP PN sempat meminta uang suap Rp 5 miliar kepada bandar narkoba yang ditangkap di sebuah diskotek besar di Bandung itu.

Peristiwa pamen Polri yang terlibat narkoba dikhawatirkan terus berulang, bahkan berani memeras bandar narkoba sebesar Rp 5 miliar.

Kasus perwira Polri terlibat narkoba bukanlah hal baru.

Tahun 2012, Wakil Direktur Narkoba Polda Sumut AKBP Apriyanto Basuki Rahmad ditetapkan sebagai tersangka kasus kepemilikan narkoba. Namun, AKBP Apriyanto Basuki Rahmad sempat mangkir dari pemeriksaan dan hingga kini belum ada penjelasan tentang nasibnya.

Tahun 2013, Kombes Pol.  Suyono yang terlibat sabu hanya dihukum direhabilitasi, meski dicopot dari jabatannya sebagai Irwasda Polda Lampung.

Tahun 2007 secara mendadak Kapolsek Cisarua AKP Jumantoro dicopot dari jabatannya akibat terlibat kasus narkoba sebanyak 1.800 butir pil ekstasi, sejumlah sabu-sabu dan heroin.

Proses hukum terhadap AKP Jumantoro juga tidak transparan. Bandingkan dengan penangkapan artis atau tokoh yang terlibat narkoba seperti pelawak Gogon yang tidak ditemukan barang bukti darinya divonis 4 tahun penjara. Atau para wanita yang menjadi kurir narkoba, yang kemudian dihukum mati. (rp/jos)

See Also

KPK Geledah Rumah Anggota DPRD Tulungagung
Kasus PT. Asuransi Jiwasraya (Persero), Kejagung Periksa 27 Saksi Pemilik Rekening Saham
KPK Geledah Gedung DPRD Tulungagung
KPK Periksa Direktur Utama PT. Antam (Persero) Tbk
KPK Akui Adanya Aturan Melarang Pimpinan Temui Pihak Terkait Perkara
Polda Jatim Segera Ungkap TPPU Kasus Investasi Bodong MeMiles
Polda Jatim Bidik TPPU Kasus Investasi Bodong MeMiles
Reynhard Sinaga Ditahan Di Sel Maximum Security
Universitas Manchester Cabut 2 Gelar Magister Reynhard Sinaga
Kolaborasi Bareskrim Dan BNN Amankan 250 Kg Ganja Di Jakarta
Kasus Investasi Bodong MeMiles Segera Dilimpahkan Ke Kejati Jatim
Kasus Investasi Bodong MeMiles, Polda Jatim Periksa Siti Badriah
KPK Sita Rumah Dan Mobil Mantan Bupati Cirebon
Jaksa Teliti Berkas Tersangka Kasus Novel Baswedan
KPK Periksa Komisioner KPU
Polri Selidiki Negara Rakyat Nusantara
Jaksa Agung Sebut Kasus Jiwasraya Merugikan Negara Rp 13,7 Triliun
Bea Cukai Berkoordinasi Dengan Polda Metro Jaya Tangani Kasus Penyelundupan
Pengacara Yang Sukses Mengadakan MoU Dengan Negara Lain
Polda Metro Jaya Tahan Para Tersangka Kasus Penculikan WN Inggris
Presiden Joko Widodo Resmi Lantik Idham Azis Sebagai Kapolri Baru
Keterangan Ahli Di Sidang Praperadilan Terkait Eksekusi Penahanan Matheus Mangentang
Peras Mantan Petinggi Polri, Hukuman Sisca Dewi Diperberat
LBH Ansor Jateng Apresiasi Penangkapan Cepat Polres Kebumen Terhadap Pelaku Kekerasan Seksual
Kapolres Bitung Perintahkan Pelaku Kejahatan Ditembak Di Tempat
jQuery Slider

Comments

Arsip :20202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.880.637 Since: 05.03.13 | 0.1186 sec