Hukum

Alex Usman Diperiksa Di Bareskrim

Friday, 01 Mei 2015 | View : 542

JAKARTA-SBN.

Tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan Uninterruptible Power Supply (UPS) Alex Usman tiba di Gedung Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri, Jakarta, Kamis (30/4/2015), pukul 20.16 WIB.

Berdasarkan pengamatan awak media, Alex Usman didampingi dua orang penyidik Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri berpakaian bebas.

Ketiganya keluar dari mobil penyidik dan berjalan bersama masuk ke dalam gedung.

Alex Usman tampak mengenakan kaos biru tua, celana panjang krem, dan sandal.

Ketika diajukan dan diberondong sejumlah pertanyaan, Alex Usman bungkam. Saat sampai ke Gedung Bareskrim, Alex Usman tidak mau berkomentar sedikit pun soal kasusnya.

Direktur Tipikor Brigjen Pol. Ahmad Wiyagus dan Kepala Subdirektorat V Tipikor Kombes Pol. Muhammad Ikram membenarkan penangkapan Alex Usman.

"Tersangka atas nama Alex Usman kami bawa dari Rumah Sakit Siloam, Kebon Jeruk, Jakarta Barat," beber Kepala Direktur Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri Brigadir Jenderal Polisi (Brigjen. Pol.) Ahmad Wiyagus kepada awak media, Kamis (30/4/2015) malam. "Saat ini sedang menuju ke Gedung Bareskrim Polri," dia menambahkan.

Penyidik Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri resmi menahan tersangka dugaan korupsi melalui pengadaan Uninterruptible Power Supply (UPS), Alex Usman.

"Kita tahan untuk 20 hari ke depan. Surat penahanan sudah ditandatangani," ungkap Kepala Subdirektorat V Tipikor Bareskrim Polri Kombes Pol. Muhammad Ikram melalui pesan singkat, Jumat (1/5/2015).

Kombes Pol. Muhammad Ikram mengatakan, alasan penahanan Alex Usman adalah lantaran yang bersangkutan ternyata dalam keadaan sehat dan tidak sakit seperti yang diungkapkan penasihat hukum. Apalagi, penyidik membutuhkan keterangan Alex Usman soal pengadaan UPS.

"Apalagi yang bersangkutan telah tiga kali tak hadir saat dipanggil untuk diperiksa," lanjut Kombes Pol. Muhammad Ikram.

Penyidik telah tiga kali melayangkan panggilan pemeriksaan Alex Usman, namun ketiga panggilan tersebut tidak dapat dipenuhi Alex Usman. Alex Usman selalu mangkir lantaran alasan kesehatan. Penyidik telah memanggil Alex Usman tiga kali, tetapi Alex Usman tak pernah datang atas alasan kesehatan.

Terakhir, tersangka dugaan korupsi Uninterruptible Power Supply (UPS) Alex Usman dijadwalkan diperiksa penyidik Bareskrim Polri, pada Kamis (30/4/2015) ini. Namun, dia dipastikan tak memenuhi panggilan tersebut dan kembali tidak dapat hadir.

"Pak Alex masih sakit, jadi sepertinya tidak bisa memenuhi panggilan hari ini," ujar salah satu penasihat hukum Alex Usman, Ahmad DJ Affandi, melalui sambungan telepon ke awak media, Kamis (30/4/2015).

Dengan demikian, Alex Usman sudah dua kali tidak memenuhi panggilan penyidik dari Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri.

Ahmad DJ Affandi dan stafnya akan mendatangi Gedung Bareskrim Mabes Polri, Kamis (30/4/2015) siang. Ahmad DJ Affandi ingin memberi keterangan kepada penyidik soal ketidakhadiran kliennya dalam panggilan hari ini bukan lantaran tidak kooperatif, tapi karena alasan kesehatan.

"Kami berharap penyidik memahami kondisi kesehatan Pak Alex. Kami meminta penyidik menjadwalkan ulang pemeriksaan," terang pengacara DJ Affandi.

Advokat Ahmad DJ Affandi berharap, dalam pemeriksaan ulang selanjutnya, kliennya sudah dalam keadaan sehat sehingga mampu memenuhi panggilan tersebut. Ia memastikan kliennya kooperatif terhadap penyidik.

Penyidik Tindak Pidana Korupsi Badan Reserse Kriminal Polri menciduk Alex Usman, Kamis (30/4/2015) malam. Hari ini Alex Usman kembali mangkir dari pemeriksaan hingga akhirnya ditangkap di Rumah Sakit Siloam, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Kamis (30/4/2015) malam. Pada Kamis (30/4/2015) sekitar pukul 19.00 WIB, penyidik mengecek keberadaan Alex Usman di Rumah Sakit Siloam, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Penyidik pun menilai Alex Usman laik untuk dijemput paksa.

"Tadi kita bawa dokter dari polisi juga, dicek ternyata kondisinya sudah memungkinkan untuk kita bawa dan kita tahan," urai Kombes Pol. Muhammad Ikram.

Alex Usman adalah tersangka kasus dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) melalui pengadaan Uninterruptible Power Supply (UPS) di dalam APBD Perubahan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Tahun 2014. Alex Usman diduga melakukan korupsi pengadaan UPS saat menjabat sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pengadaan UPS Suku Dinas Pendidikan Menengah Jakarta Barat.

Selain Alex Usman, rekannya bernama Zaenal Soleman juga ditetapkan tersangka. Zaenal Soleman diduga bersama-sama melakukan korupsi ketika menjadi PPK pengadaan UPS Suku Dinas Pendidikan Menengah Jakarta Pusat.

Keduanya dikenakan Pasal 2 dan Pasal 3 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke satu KUHP. (kom/jos)

See Also

KPK Geledah Rumah Anggota DPRD Tulungagung
Kasus PT. Asuransi Jiwasraya (Persero), Kejagung Periksa 27 Saksi Pemilik Rekening Saham
KPK Geledah Gedung DPRD Tulungagung
KPK Periksa Direktur Utama PT. Antam (Persero) Tbk
KPK Akui Adanya Aturan Melarang Pimpinan Temui Pihak Terkait Perkara
Polda Jatim Segera Ungkap TPPU Kasus Investasi Bodong MeMiles
Polda Jatim Bidik TPPU Kasus Investasi Bodong MeMiles
Reynhard Sinaga Ditahan Di Sel Maximum Security
Universitas Manchester Cabut 2 Gelar Magister Reynhard Sinaga
Kolaborasi Bareskrim Dan BNN Amankan 250 Kg Ganja Di Jakarta
Kasus Investasi Bodong MeMiles Segera Dilimpahkan Ke Kejati Jatim
Kasus Investasi Bodong MeMiles, Polda Jatim Periksa Siti Badriah
KPK Sita Rumah Dan Mobil Mantan Bupati Cirebon
Jaksa Teliti Berkas Tersangka Kasus Novel Baswedan
KPK Periksa Komisioner KPU
Polri Selidiki Negara Rakyat Nusantara
Jaksa Agung Sebut Kasus Jiwasraya Merugikan Negara Rp 13,7 Triliun
Bea Cukai Berkoordinasi Dengan Polda Metro Jaya Tangani Kasus Penyelundupan
Pengacara Yang Sukses Mengadakan MoU Dengan Negara Lain
Polda Metro Jaya Tahan Para Tersangka Kasus Penculikan WN Inggris
Presiden Joko Widodo Resmi Lantik Idham Azis Sebagai Kapolri Baru
Keterangan Ahli Di Sidang Praperadilan Terkait Eksekusi Penahanan Matheus Mangentang
Peras Mantan Petinggi Polri, Hukuman Sisca Dewi Diperberat
LBH Ansor Jateng Apresiasi Penangkapan Cepat Polres Kebumen Terhadap Pelaku Kekerasan Seksual
Kapolres Bitung Perintahkan Pelaku Kejahatan Ditembak Di Tempat
jQuery Slider

Comments

Arsip :20202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.889.896 Since: 05.03.13 | 0.1315 sec