Hukum

Abraham Samad Dan Bambang Widjojanto Pekan Ini Diperiksa Lagi

Tuesday, 21 April 2015 | View : 440

JAKARTA-SBN.

Tantangan Wakil Ketua nonaktif Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bambang Widjojanto supaya Polri mempercepat dan menuntaskan kasus hukum yang menjeratnya berbuah hasil.

Polri merespons cepat permintaan Bambang Widjojanto, tersangka dugaan memberikan keterangan palsu di bawah sumpah pada persidangan sengketa Pilkada Kotawaringin Barat di Mahkamah Konstitusi 2010. Pria yang karib disapa BW itu ingin kasusnya diperjelas dan dipercepat.

Kepolisian RI telah mengungkapkan rencana melanjutkan penyidikan kasus dugaan rekayasa kesaksian pada sidang sengketa pilkada Kotawaringin Barat dengan tersangka pimpinan KPK nonaktif, Bambang Widjojanto. Terlebih, upaya melanjutkan penyidikan itu merupakan permintaan BW sapaan Bambang Widjojanto sendiri.

Kapolri Jenderal Pol. Drs. Badrodin Haiti sudah memerintahkan kepada anak buahnya untuk mempercepat penanganan kasus BW.

Menurut Kapolri Jenderal Pol. Drs. Badrodin Haiti, dirinya sudah memerintahkan Kabareskrim Polri Komjen Pol. Drs. Budi Waseso untuk memproses kasus BW. "Itu sudah ditindaklanjuti sama Bareskrim," tegas Jend. Pol. Drs. Badrodin Haiti di Kejaksaan Agung, Selasa (21/4/2015). "Beliau (BW) minta, ya kita tindaklanjuti," imbuh dia.

Ketika disinggung upaya melanjutkan penyidikan atas BW itu juga akan diikuti dengan penahanan, Jenderal Polisi Drs. Badrodin Haiti tak berani memastikannya.

"Ya saya tidak tahu. Tanya Kabareskrim," ujar Jenderal Polisi Drs. Badrodin Haiti.

Yang jelas, kata Jenderal Pol. Badrodin Haiti, saat ini proses hukum terhadap BW dilanjutkan lagi. "Proses hukumnya dilanjutkan," tambah dia.

Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri akan segera menggarap BW dalam kapasitas sebagai tersangka dugaan memerintahkan memberikan keterangan palsu di bawah sumpah pada persidangan sengketa Pilkada Kotawaringin Barat di Mahkamah Konstitusi 2010.

Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri Komjen Pol. Budi Waseso menegaskan kemungkinan BW akan dipanggil untuk menjalani pemeriksaan pada Kamis (23/4/2015).  “Iya, iya mungkin (Kamis). BW kami panggil untuk minta tambahan keterangan,” tegas Komjen Pol. Budi Waseso di Mabes Polri, Selasa (21/4/2015).

Namun Buwas tak ingin memastikan apakah nanti BW akan langsung dijebloskan ke sel tahanan. “Kok ditahan? Senengnya (wartawan kalau tanya soal) ditahan,” ungkap jenderal bintang tiga ini.

Menurut Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Anton Charliyan, sebagai bentuk perintah Badrodin, penyidik segera akan memanggil BW dan Abraham Samad (Ketua KPK Nonaktif).

"Kemungkinan minggu ini dipanggil beliau (BW) untuk diperiksa. Jadi, ada kepastian hukum," kata Irjen Pol. Anton Charliyan di Mabes Polri, Selasa (21/4/2015).

Dia mengatakan, memang sudah amanat dari Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana jika setiap orang harus dapat kepastian hukum.

Karenanya, ia menegaskan, Bareskrim Polri akan segera memanggil mantan pengacara itu. Dia mengisyaratkan pemeriksaan BW akan dilakukan pada Jumat pekan ini.

"Kita hormati Pak Kapolri agar proses dipercepat. Bareskrim akan panggil dia (BW)," tegas Irjen Pol. Anton Charliyan.

Lebih lanjut dia mengatakan untuk pekan ini yang akan diperiksa terlebih dahulu adalah BW.

Sedangkan Abraham Samad, Ketua KPK non aktif yang jadi tersangka dugaan pemalsuan dokumen di Polda Sulselbar, akan menyusul digarap kemudian.

"Minggu ini Pak BW dulu. Beliau ingin lebih cepat, kita akomodir. Kalau Samad, ya secepatnya juga," beber Irjen Pol. Anton Charliyan.

Pada bagian lain, terkait kasus dugaan pemalsuan dokumen dengan tersangka Ketua KPK nonaktif Abraham Samad menunggu tindakan dari Polda Sulawesi Selatan dan Barat. “Tergantung (Polda) Sulselbar,” kata Komjen Pol. Budi Waseso

Yang jelas, Buwas menegaskan, kasus yang menjerat Abraham Samad dan BW ini tidak ada kaitannya dengan hubungan KPK-Polri. Lagi pula, sambung dia, saat ini sudah habis masa cooling down sehingga sudah waktunya ditindaklanjuti. “Berkas dan saksi sudah lengkap, tinggal keterangan tersangka saja," tegas Komjen Pol. Budi Waseso. (jos/jpnn)

See Also

Keterangan Ahli Di Sidang Praperadilan Terkait Eksekusi Penahanan Matheus Mangentang
Peras Mantan Petinggi Polri, Hukuman Sisca Dewi Diperberat
LBH Ansor Jateng Apresiasi Penangkapan Cepat Polres Kebumen Terhadap Pelaku Kekerasan Seksual
Kapolres Bitung Perintahkan Pelaku Kejahatan Ditembak Di Tempat
Reserse Polres Bitung Bekuk Residivis Sadis Pembegal Motor
Satuan Reskrim Polres Bitung Tangkap Dua Tersangka Curanmor
Mahasiswa Unesa Sorot Penggunaan Dana Pembelian Mebel Di Kampus
KPK Tetapkan Dirut PT. Rohde And Schwarz Indonesia Sebagai Tersangka
KPK Akan Segera Periksa Saksi Dan Tersangka Suap KONI
KPK Cekal Robert Tantular Ke Luar Negeri
Tim Resmob Dan Tarsius Bitung Lumpuhkan Pencuri Kambuhan
Mahkamah Agung Hukum Alfian Tanjung 2 Tahun Penjara
Polda Jatim Duga Ada Kesalahan Teknis Proyek Berujung Jalan Gubeng Ambles
KPAI Apresiasi Langkah Cepat Polri Proses Bahar Bin Smith
Polri Sebut Penahanan Tersangka Bahar Bin Smith Murni Kasus Hukum
Polri Koordinasi Dengan LPSK Amankan 2 Remaja Korban Bahar Bin Smith
Usai OTT KPK, Kemenpora Lanjutkan Program SEA Games-Olimpiade
KPK Sita Miliaran Rupiah Terkait OTT Pejabat Kemenpora Dan KONI
Polri Kantongi Bukti Penganiayaan Oleh Bahar Bin Smith
KPK OTT Pejabat Kemenpora Dan Pengurus KONI
Polres Metro Jakarta Selatan Buru Pembunuh Perempuan Muda Di Kebagusan City
Pembunuh Keji Sopir Taksi Online Divonis 10 Tahun Penjara
Uang Pengganti E-KTP, KPK Sita Rp 862 Juta Dari Setya Novanto
Keterangan Ahli Ketua DPD KAI DKI Jakarta Pada Sidang Lanjutan Julius Lobiua
TNI AL Ringkus Pelaku Narkoba Di Tanjung Ahus
jQuery Slider

Comments

Arsip :2019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.501.679 Since: 05.03.13 | 0.1094 sec