Hukum

Polisi Resmi Tahan Abraham Samad

Tuesday, 28 April 2015 | View : 365

MAKASSAR-SBN.

Penyidik Polda Sulselbar menahan pimpinan nonaktif lembaga antirasuah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Dr. Abraham Samad, S.H., M.H.

Ketua KPK nonaktif, Abraham Samad ditahan terkait perkara dugaan pemalsuan dokumen kependudukan.

"Dari hasil analisa penyidik berdasarkan fakta hukum, maka tersangka AS dilakukan upaya hukum berupa penahanan," papar Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sulselbar Kombes Pol. Joko Hartanto memberi keterangan kepada wartawan di Mapolda Sulselbar, Selasa (28/4/2015) malam.

Kombes Pol. Joko Hartanto memastikan dari hasil pemeriksaan, penyidik sudah mengantongi bukti cukup dugaan pidana yang dilakukan Abraham Samad.

Ketua KPK nonaktif, Abraham Samad diduga melakukan tindak pidana Pasal 264 ayat 1 subsidair Pasal 266 ayat (1) KUHP dan atau Pasal 93 UU No.23/2006 sebagaimana diubah menjadi UU No.24/2013 tentang Kependudukan.

Dugaan pemalsuan dokumen izin tinggal Feriyani Lim diduga terjadi pada tahun 2007.

Polisi kemudian melakukan penyelidikan, hingga akhirnya meningkatkan kasus ini ke penyidikan.

Kini, Ketua lembaga antirasuah nonaktif tersebut, Abraham Samad ditetapkan menjadi tersangka.

Ketua KPK nonaktif Abraham Samad diperiksa sejak pukul 13.45 WITA dan ditahan sekitar pukul 20.30 WITA.

Diberitakan sebelumnya, terkait rencana pemeriksaan Ketua KPK Non-Aktif, Abraham Samad, di Mapolda Sulselbar Selasa (28/4/2015), tim kuasa hukumnya meminta pihak kepolisian menerbitkan Surat Penghentian Penyidikan Perkara (SP3) atas kasus dugaan pemalsuan dokumen kependudukan yang disangkakan pada Abraham Samad, yang dinilai sarat dengan kepentingan politik.

"Kami meyakini kasus ini sarat dengan kepentingan politik, kami mendorong penuntasan kasus ini melalui gelar perkara khusus untuk di-SP3-kan, selain itu terdapat banyak kejanggalan," jelas Adnan Buyung Aziz, koordinator tim kuasa hukum Abraham Samad dalam keterangan pers-nya di kantor Anti Corruption Committee (ACC), Jalan AP Pettarani, Makassar, Senin (27/4/2015).

Mantan Direktur LBH Makassar ini menambahkan, jika penyidik Polda Sulselbar men-skenario-kan penahanan Abraham Samad, pihaknya akan melakukan perlawanan dengan alasan-alasan obyektif dan subyektif penahanan Abraham Samad tidak sesuai dengan KUHAP.

Menurut Dirbinmas Polda Sulselbar Kombes Pol. Hariadi saat dihubungi awak media, menyebutkan Polda Sulselbar belum merencanakan adanya penahanan pada Abraham Samad dalam pemeriksaan lanjutan yang akan digelar di Mapolda Selasa (28/4/2015).

"Penahanan itu domain penyidik, belum ada rencana penahanan, sejauh ini AS dan Kuasa Hukum-nya kooperatif dalam proses pemeriksaannya," pungkas Kombes Pol. Hariadi.

Sebelumnya, pada 24 Februari 2015 lalu, Abraham Samad sudah menjalani pemeriksaan perdana di Gedung Ditreskrim Polda Sulselbar. Namun, karena kondisi kesehatannya terganggu pemeriksaannya dihentikan. (det/jos)

See Also

Keterangan Ahli Di Sidang Praperadilan Terkait Eksekusi Penahanan Matheus Mangentang
Peras Mantan Petinggi Polri, Hukuman Sisca Dewi Diperberat
LBH Ansor Jateng Apresiasi Penangkapan Cepat Polres Kebumen Terhadap Pelaku Kekerasan Seksual
Kapolres Bitung Perintahkan Pelaku Kejahatan Ditembak Di Tempat
Reserse Polres Bitung Bekuk Residivis Sadis Pembegal Motor
Satuan Reskrim Polres Bitung Tangkap Dua Tersangka Curanmor
Mahasiswa Unesa Sorot Penggunaan Dana Pembelian Mebel Di Kampus
KPK Tetapkan Dirut PT. Rohde And Schwarz Indonesia Sebagai Tersangka
KPK Akan Segera Periksa Saksi Dan Tersangka Suap KONI
KPK Cekal Robert Tantular Ke Luar Negeri
Tim Resmob Dan Tarsius Bitung Lumpuhkan Pencuri Kambuhan
Mahkamah Agung Hukum Alfian Tanjung 2 Tahun Penjara
Polda Jatim Duga Ada Kesalahan Teknis Proyek Berujung Jalan Gubeng Ambles
KPAI Apresiasi Langkah Cepat Polri Proses Bahar Bin Smith
Polri Sebut Penahanan Tersangka Bahar Bin Smith Murni Kasus Hukum
Polri Koordinasi Dengan LPSK Amankan 2 Remaja Korban Bahar Bin Smith
Usai OTT KPK, Kemenpora Lanjutkan Program SEA Games-Olimpiade
KPK Sita Miliaran Rupiah Terkait OTT Pejabat Kemenpora Dan KONI
Polri Kantongi Bukti Penganiayaan Oleh Bahar Bin Smith
KPK OTT Pejabat Kemenpora Dan Pengurus KONI
Polres Metro Jakarta Selatan Buru Pembunuh Perempuan Muda Di Kebagusan City
Pembunuh Keji Sopir Taksi Online Divonis 10 Tahun Penjara
Uang Pengganti E-KTP, KPK Sita Rp 862 Juta Dari Setya Novanto
Keterangan Ahli Ketua DPD KAI DKI Jakarta Pada Sidang Lanjutan Julius Lobiua
TNI AL Ringkus Pelaku Narkoba Di Tanjung Ahus
jQuery Slider

Comments

Arsip :2019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.538.535 Since: 05.03.13 | 0.1221 sec