Hukum

Polisi Resmi Tahan Abraham Samad

Tuesday, 28 April 2015 | View : 402

MAKASSAR-SBN.

Penyidik Polda Sulselbar menahan pimpinan nonaktif lembaga antirasuah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Dr. Abraham Samad, S.H., M.H.

Ketua KPK nonaktif, Abraham Samad ditahan terkait perkara dugaan pemalsuan dokumen kependudukan.

"Dari hasil analisa penyidik berdasarkan fakta hukum, maka tersangka AS dilakukan upaya hukum berupa penahanan," papar Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sulselbar Kombes Pol. Joko Hartanto memberi keterangan kepada wartawan di Mapolda Sulselbar, Selasa (28/4/2015) malam.

Kombes Pol. Joko Hartanto memastikan dari hasil pemeriksaan, penyidik sudah mengantongi bukti cukup dugaan pidana yang dilakukan Abraham Samad.

Ketua KPK nonaktif, Abraham Samad diduga melakukan tindak pidana Pasal 264 ayat 1 subsidair Pasal 266 ayat (1) KUHP dan atau Pasal 93 UU No.23/2006 sebagaimana diubah menjadi UU No.24/2013 tentang Kependudukan.

Dugaan pemalsuan dokumen izin tinggal Feriyani Lim diduga terjadi pada tahun 2007.

Polisi kemudian melakukan penyelidikan, hingga akhirnya meningkatkan kasus ini ke penyidikan.

Kini, Ketua lembaga antirasuah nonaktif tersebut, Abraham Samad ditetapkan menjadi tersangka.

Ketua KPK nonaktif Abraham Samad diperiksa sejak pukul 13.45 WITA dan ditahan sekitar pukul 20.30 WITA.

Diberitakan sebelumnya, terkait rencana pemeriksaan Ketua KPK Non-Aktif, Abraham Samad, di Mapolda Sulselbar Selasa (28/4/2015), tim kuasa hukumnya meminta pihak kepolisian menerbitkan Surat Penghentian Penyidikan Perkara (SP3) atas kasus dugaan pemalsuan dokumen kependudukan yang disangkakan pada Abraham Samad, yang dinilai sarat dengan kepentingan politik.

"Kami meyakini kasus ini sarat dengan kepentingan politik, kami mendorong penuntasan kasus ini melalui gelar perkara khusus untuk di-SP3-kan, selain itu terdapat banyak kejanggalan," jelas Adnan Buyung Aziz, koordinator tim kuasa hukum Abraham Samad dalam keterangan pers-nya di kantor Anti Corruption Committee (ACC), Jalan AP Pettarani, Makassar, Senin (27/4/2015).

Mantan Direktur LBH Makassar ini menambahkan, jika penyidik Polda Sulselbar men-skenario-kan penahanan Abraham Samad, pihaknya akan melakukan perlawanan dengan alasan-alasan obyektif dan subyektif penahanan Abraham Samad tidak sesuai dengan KUHAP.

Menurut Dirbinmas Polda Sulselbar Kombes Pol. Hariadi saat dihubungi awak media, menyebutkan Polda Sulselbar belum merencanakan adanya penahanan pada Abraham Samad dalam pemeriksaan lanjutan yang akan digelar di Mapolda Selasa (28/4/2015).

"Penahanan itu domain penyidik, belum ada rencana penahanan, sejauh ini AS dan Kuasa Hukum-nya kooperatif dalam proses pemeriksaannya," pungkas Kombes Pol. Hariadi.

Sebelumnya, pada 24 Februari 2015 lalu, Abraham Samad sudah menjalani pemeriksaan perdana di Gedung Ditreskrim Polda Sulselbar. Namun, karena kondisi kesehatannya terganggu pemeriksaannya dihentikan. (det/jos)

See Also

Bareskrim Polri Tetap Usut Korupsi PD Sarana Jaya
KPK Perpanjang Penahanan Kadis PUPR Mojokerto
Bareskrim Polri Tahan 7 Tersangka Terkait Kasus Praktik Bank Gelap Hanson International
KPK Perpanjang Penahanan Dirut PT. CMI Teknologi Rahardjo Pratjihno
KPK Geledah Rumah Anggota DPRD Tulungagung
Kasus PT. Asuransi Jiwasraya (Persero), Kejagung Periksa 27 Saksi Pemilik Rekening Saham
KPK Geledah Gedung DPRD Tulungagung
KPK Periksa Direktur Utama PT. Antam (Persero) Tbk
KPK Akui Adanya Aturan Melarang Pimpinan Temui Pihak Terkait Perkara
Polda Jatim Segera Ungkap TPPU Kasus Investasi Bodong MeMiles
Polda Jatim Bidik TPPU Kasus Investasi Bodong MeMiles
Reynhard Sinaga Ditahan Di Sel Maximum Security
Universitas Manchester Cabut 2 Gelar Magister Reynhard Sinaga
Kolaborasi Bareskrim Dan BNN Amankan 250 Kg Ganja Di Jakarta
Kasus Investasi Bodong MeMiles Segera Dilimpahkan Ke Kejati Jatim
Kasus Investasi Bodong MeMiles, Polda Jatim Periksa Siti Badriah
KPK Sita Rumah Dan Mobil Mantan Bupati Cirebon
Jaksa Teliti Berkas Tersangka Kasus Novel Baswedan
KPK Periksa Komisioner KPU
Polri Selidiki Negara Rakyat Nusantara
Jaksa Agung Sebut Kasus Jiwasraya Merugikan Negara Rp 13,7 Triliun
Bea Cukai Berkoordinasi Dengan Polda Metro Jaya Tangani Kasus Penyelundupan
Pengacara Yang Sukses Mengadakan MoU Dengan Negara Lain
Polda Metro Jaya Tahan Para Tersangka Kasus Penculikan WN Inggris
Presiden Joko Widodo Resmi Lantik Idham Azis Sebagai Kapolri Baru
jQuery Slider

Comments

Arsip :20202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 8.199.475 Since: 05.03.13 | 0.2135 sec