Hukum

Bos Bandar Narkoba Terancam Hukuman Mati

Thursday, 06 Juni 2013 | View : 1482

JAKARTA-SBN.

Deputi Pemberantasan Badan Narkotika Nasional (BNN) Irjen Pol. DR. Benny Joshua Mamoto menerangkan bahwa sebelum terjun dalam bisnis haram peredaran narkoba jenis sabu-sabu (SS), YHS dulunya berprofesi sebagai seorang pengacara. “Dalam riwayatnya, YHS pernah bekerja di sebuah bank milik BUMN, kemudian alih profesi sebagai pengacara,” lanjut Irjen Pol. DR. Benny Joshua Mamoto di Kantor Badan Narkotika Nasional (BNN), Jakarta Timur, Senin (3/6/2013).

Tidak hanya itu, sembari berprofesi sebagai pengacara, YHS juga membuka usaha percetakan sekaligus sebagai pemimpin surat kabar,” jelas Ketua Umum Kerukunan Keluarga Kawanua (KKK). “Ia akhirnya terjun dalam bisnis narkotika sejak tahun 2011,” ungkap peraih gelar doctor Universitas Indonesia. Diberitakan sebelumnya, YHS berhasil diringkus petugas BNN di rumah toko di Jalan Kolonel Sugiono, Medan. Ia diketahui berperan sebagai pengendali jaringan sabu yang berasal dari Malaysia tersebut.

Penangkapan ini bermula saat petugas meringkus S yang diketahui sebagai kaki tangan YHS di Jalan Pemuda, Medan, pada Rabu malam (29/5/2013). Dari keterangan pelaku, barulah petugas mengantongi tempat persembunyian YHS. Tiap kilogram sabu yang dibeli seharga Rp 650 juta dan dijual kembali kepada konsumen dengan nilai Rp 700 juta.

Sabu ini didapat menggunakan jasa nelayan melalui perairan di Kota Tanjung Balai, Sumatera Utara. Dari tempat persembunyian YHS, petugas mengamankan 6.527,8 sabu meliputi 47 butir pil ekstasi, 169,5 gram serbuk ekstasi serta uang tunai Rp 235.950.000, dua unit mobil mewah yaitu Mitsubishi Pajero dan Toyota Fortuner. Atas perbuatannya, seluruh tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (2), Pasal 112 ayat 2 jo Pasal 132 ayat (1) jo Pasal 127 huruf (a) dan (b) Undang-undang No.35/2009 tentang Narkotika dengan ancaman maksimal hukuman mati. (GATn/WFz)

See Also

Pengacara Yang Sukses Mengadakan MoU Dengan Negara Lain
Polda Metro Jaya Tahan Para Tersangka Kasus Penculikan WN Inggris
Presiden Joko Widodo Resmi Lantik Idham Azis Sebagai Kapolri Baru
Keterangan Ahli Di Sidang Praperadilan Terkait Eksekusi Penahanan Matheus Mangentang
Peras Mantan Petinggi Polri, Hukuman Sisca Dewi Diperberat
LBH Ansor Jateng Apresiasi Penangkapan Cepat Polres Kebumen Terhadap Pelaku Kekerasan Seksual
Kapolres Bitung Perintahkan Pelaku Kejahatan Ditembak Di Tempat
Reserse Polres Bitung Bekuk Residivis Sadis Pembegal Motor
Satuan Reskrim Polres Bitung Tangkap Dua Tersangka Curanmor
Mahasiswa Unesa Sorot Penggunaan Dana Pembelian Mebel Di Kampus
KPK Tetapkan Dirut PT. Rohde And Schwarz Indonesia Sebagai Tersangka
KPK Akan Segera Periksa Saksi Dan Tersangka Suap KONI
KPK Cekal Robert Tantular Ke Luar Negeri
Tim Resmob Dan Tarsius Bitung Lumpuhkan Pencuri Kambuhan
Mahkamah Agung Hukum Alfian Tanjung 2 Tahun Penjara
Polda Jatim Duga Ada Kesalahan Teknis Proyek Berujung Jalan Gubeng Ambles
KPAI Apresiasi Langkah Cepat Polri Proses Bahar Bin Smith
Polri Sebut Penahanan Tersangka Bahar Bin Smith Murni Kasus Hukum
Polri Koordinasi Dengan LPSK Amankan 2 Remaja Korban Bahar Bin Smith
Usai OTT KPK, Kemenpora Lanjutkan Program SEA Games-Olimpiade
KPK Sita Miliaran Rupiah Terkait OTT Pejabat Kemenpora Dan KONI
Polri Kantongi Bukti Penganiayaan Oleh Bahar Bin Smith
KPK OTT Pejabat Kemenpora Dan Pengurus KONI
Polres Metro Jakarta Selatan Buru Pembunuh Perempuan Muda Di Kebagusan City
Pembunuh Keji Sopir Taksi Online Divonis 10 Tahun Penjara
jQuery Slider

Comments

Arsip :2019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.600.984 Since: 05.03.13 | 0.1315 sec