Politik

Fadli Zon Sebut KMP Belum Ditawari Menteri

Saturday, 25 April 2015 | View : 467

LOMBOK BARAT-SBN.

Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Fadli Zon, S.S., M.Sc. menegaskan hingga saat ini Presiden Joko Widodo (Jokowi) belum memberikan tawaran kepada partai politik (parpol) yang tergabung dalam Koalisi Merah Putih (KMP) untuk menduduki jabatan Menteri.

"Belum ada tawaran. Tapi kami tidak mau berandai-andai, kami memilih berada di luar pemerintahan," beber Fadli Zon saat ditemui usai memberikan pengarahan pada temu dan konsolidasi kader Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) di kawasan wisata Senggigi, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), Sabtu (25/4/2015).

Hingga saat ini, tegas Fadli Zon, partai politik yang tergabung dalam Koalisi Merah Putih (KMP) lebih memilih di luar Pemerintahan, tapi kalau melihat dinamika politik yang ada dan Pemerintah membutuhkan peran serta KMP, tentu harus melalui mekanisme.

"Saya kira harus diputuskan bersama-sama kalau Pemerintah ingin KMP masuk dalam jajaran Kabinet," ketus pendiri Partai Bulan Bintang (PBB) dan menjadi salah satu Ketua, Fadli Zon.

Alumnus SMA Negeri 31, Jakarta Timur ini, Fadli Zon juga mengakui bahwa dari hasil survei, masyarakat menginginkan agar Koalisi Merah Putih (KMP) masuk dalam jajaran Pemerintahan jika Presiden Joko Widodo (Jokowi), benar-benar melakukan pergantian Kabinet Kerja.

"Tapi kami harus melihat dulu seperti apa. Kami tidak mau berandai-andai. Saat ini pemerintah punya kendali, mereka butuh atau tidak, belum ada kepastian," cetus Wakil Ketua DPR RI ini yang juga Wakil Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra).

Menurut alumnus Program Studi Rusia, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Indonesia (FIB UI) ini, sejak awal pemilihan anggota Kabinet Kerja, banyak orang yang tidak berada tepat pada tempatnya dan bukan terbaik di bidangnya, sehingga sejak satu bulan Pemerintahan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) seharusnya melakukan perombakan Kabinet.

Menteri yang paling disorot kinerjanya adalah bidang ekonomi yang tidak terlalu banyak kemajuan, bahkan dinilai mengalami kemunduran.

"Kalau tidak reshuffle kasihan nanti buang-buang waktu. Tentu untuk menilai siapa yang harus diganti, tanya saja kepada masyarakat, tingkat kepuasan seperti apa, mana yang memang disukai dan tidak," tukas Ketua Badan Komunikasi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) pada tahun 2010, Fadli Zon, S.S., M.Sc. lagi. (ant/jos)

See Also

Ketika Ahli IT Dan Master Di Bidang Hukum Menolak Korupsi
Kami Peduli Kejahatan Pornografi
Ketua MUI Tak Sependapat Indonesia Bubar 2030
Mukernas II PPP Hasilkan Sejumlah Ketetapan
PAN Walk Out Dari Paripurna RUU Pemilu
Pengamat LIPI Sebut Fenomena Ahok Bikin Parpol Panik
Gubernur DKI Jakarta Tunggu Menteri Sebelum Konsep Baru Raperda Reklamasi
Fadli Zon Akan Sidak Lokasi RS Sumber Waras
Mekanisme Pemilihan CaGub Dan CaWaGub DKI Jakarta Dari PDIP
Presiden Joko Widodo Melantik Agus Widjojo Sebagai Gubernur Lemhannas
Ahok Kecam Cuitan Yusron Ihza Mahendra Yang Rasis
Bicara Kalimat Rasis, Kemlu Minta Yusron Ihza Mahendra Fokus Jalankan Tugas
Ahok Hadiri Pelantikan Pengurus Partai NasDem DKI Jakarta
Muhammadiyah Ingatkan Sistem Politik Tidak Boleh Memiskinkan Rakyat
Tujuh Rekomendasi Mukernas PKB
Agung Laksono Tegaskan Munaslub Partai Golkar Harus Oleh Tim Transisi
Setya Novanto Mundur
Mayoritas Anggota MKD DPR RI Putuskan Setya Novanto Langgar Kode Etik
Ibu Yang Dimarahi Ahok Soal KJP Mengadu Ke DPRD DKI Jakarta
MenkoPolhukam Bersaksi
Sejumlah Calon Petahana Menangkan Pilkada
Maroef Sjamsoeddin Ibaratkan Setya Novanto Seperti Henry Kissinger
Prabowo Subianto Juru Kampanye Maya Rumantir/Glenny Kairupan
Tiga Paslon Bupati Dan Wakil Bupati Blora Sampaikan Program Dan Visi Misi
Haedar Nashir Terpilih Menjadi Ketua Umum PP Muhammadiyah
jQuery Slider
Arsip :2019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.909.149 Since: 05.03.13 | 0.1359 sec