Nasional

Tanggapan Gubernur DKI Jakarta Perihal Raport Merah Kinerja 2014

Thursday, 23 April 2015 | View : 359

JAKARTA-SBN.

Gubernur DKI Jakarta, Ir. Basuki Tjahaja Purnama, M.M. yang akrab disapa "Ahok" enggan mengomentari terkait dengan rapor merah yang diberikan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta terhadap kinerjanya di Tahun Anggaran (TA) 2015.

"Tidak usah komentar, tahu sama tahu lah," cetus mantan anggota Komisi II DPR RI ini, Basuki Tjahaja Purnama, Rabu (22/4/2015).

Gubernur DKI Jakarta, Ir. Basuki Tjahaja Purnama, M.M. yang akrab disapa "Ahok" menanggapi santai atas rapor merah yang diberikan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta terhadap kinerjanya pada Tahun Anggaran (TA) 2014.

Hal tersebut disampaikan usai DPRD DKI Jakarta menggelar Rapat Paripurna Istimewa tentang Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) 2014, Kamis (23/4/2015).

"Ya, kayak kita sekolah saja kan. Kalau kepala sekolah sama gurunya melihat anaknya bodoh, nakal, tidak nurut, ya rapornya merah," ujar Basuki Tjahaja Purnama seusai paripurna.

Namun untuk perubahan yang akan dilakukan ke depan, Basuki Tjahaja Purnama mengatakan, itu semua tergantung daripada guru. Mantan Bupati Belitung Timur ini mengibaratkan DPRD DKI sebagai guru dan Pemprov DKI sebagai murid.

"Ke depan ya tergantung guru, selama ini muridnya dianggap sudah pintar, nurut atau belum?" ujarnya.

Basuki Tjahaja Purnama pun pesimistis pihaknya akan mengubah supaya mendapat rapor biru terhadap kinerjanya ke depan. Ia membeberkan, kemungkinan rapor merah tersebut didapatkan karena untuk anggaran tahun 2015 pihaknya tidak mau memasukkan pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD DKI Jakarta yang tidak sesuai.

Padahal sejak 2011 hingga 2014, katanya pokir di DKI meningkat dan baru berani dipotong setelah dirinya menjabat sebagai Gubernur dan Joko Widodo (Jokowi) sebagai Presiden.

"Akibatnya, 2014 dari pokir yang ada kami potong dan tidak dicairkan. Pokir mulai menurun 70 persen sampai tinggal 40 persen. Karena nilainya besar dari Sisa Lebih Penggunaan Anggaran (Silpa) 2014 sebesar Rp 9 triliun, itu Rp 7,1 triliun pokir. Ini yang kita tutup tapi masih ada bocor. Mungkin gara gara ini rapor saya tidak lulus, tidak apa-apa," terangnya. (sp/jos)

See Also

Megawati Soekarnoputri Resmikan Patung Soekarno Di Akmil Magelang
Penyebab Kecelakaan Bus Damri Di Tol Arah Bandara Soekarno Hatta
Bus Damri Kecelakaan Di Tol Arah Bandara Soekarno Hatta
Banjir Yang Melanda Di Demak, Menjadi Tanggung Jawab Bersama
Prajurit Kodim 0716/Demak Menyerbu Desa Sayung
Al Mawaddah Gelar Hypno Motivasi Untuk Mengisi Liburan Sekolah
Seleksi Program Magang Ke Jepang, PPMKP Adakan Pelatihan Petani Muda Di P4S Al Mawaddah
Demi Meriahkan Penutupan TMMD Grup Seni Kentongan Berlatih Hingga Larut Malam
Agar Lebih Dekat Dengan Warga, Satgas TMMD Juga Ikut Ronda Malam
Arswendo Atmowiloto Meninggal Dunia
Ini Talud TMMD Versi Tentara Kodim 0716/Demak
Jalan TMMD Akan Buka Jalur Alternatif Sumberejo
Ketika Para Santri Ikut Bekerja Di Lokasi TMMD
Senang Bisa Bekerja Dengan Pak Tentara
Luangkan Waktu Cek Lokasi TMMD
Terus Didengungkan TMMD Kalikondang Ke Seantero Demak
Tiada Hari Tanpa Sosialisasi TMMD
Progres Pekerjaan Talud TMMD Menggembirakan
Galang Kekuatan Kaum Muda Untuk Sukseskan TMMD Kalikondang
Sortir Material TMMD Dilakukan Sejak Dari Toko
Sudah Tersusun Jadwal Kerja Bhakti Warga Di TMMD
Terima Kasih Sejumlah RTLH Warga Saya Sudah Mulai Dibangun TNI
Terus Dipoles Lapangan Untuk Upacara Pembukaan TMMD
Ajari Anak-Anak Di Desa TMMD Tentang Kebersihan Lingkungan
Permudah Media Akses Berita, Dirikan Posko Penerangan Di Lokasi TMMD
jQuery Slider
Arsip :20202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.909.075 Since: 05.03.13 | 0.1356 sec