Internasional

SBY Batalkan Kunjungan Ke Perth

Monday, 27 April 2015 | View : 605

PERTH-SBN.

Mantan Presiden Republik Indonesia ke-6 (2004-2014), Jend. TNI (Purn.) Dr. Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membatalkan kunjungan 3 harinya ke Ibu Kota Australia Barat, Perth hari Jumat (1/5/2015) untuk menjadi pembicara utama dalam acara the In the Zone Asian leadership forum oleh University of Western Australia (UWA).

Mantan pemimpin Indonesia tersebut direncanakan akan menghabiskan waktu 3 hari di Perth sebagai bagian dari konferensi In The Zone oleh University of Western Australia.

Humas The Zone, Sonia Nolan mengukuhkan hal tersebut kepada wartawan ABC L. Sastra Wijaya hari Senin (27/4/2015).

Semula SBY akan menjadi pembicara dalam forum diskusi yang diselenggarakan oleh universitas terbesar di Australia Barat tersebut dalam acara yang disebut the In the Zone Asian leadership forum.

SBY dan istrinya dijadwalkan tiba di Perth pertengahan pekan ini, hanya dalam beberapa jam setelah eksekusi mati Andrew Chan dan Myuran Sukumaran oleh tim penembak.

"Kami mendapat pemberitahuan dari SBY bahwa beliau tidak akan datang, berhubungan dengan sangat sensitifnya hubungan Indonesia-Australia sekarang ini." kata Sonia Nolan.

Pembatalan ini terjadi menyusul akan dieksekusinya dua terpidana mati asal Australia Andrew Chan dan Myuran Sukumaran di Penjara Nusa Kambangan dalam waktu  dekat.

Juru Bicara Universitas mengatakan mantan Presiden Indonesia tersebut akan masih tetap berpartisipasi dalam konferensi tetapi akan mengirimkan catatan pidatonya via video yang sebelumnya direcord.

Juru Bicara Universitas tidak akan mengungkapkan mengapa Dr. Yudhoyono tidak ingin berkunjung ke Australia untuk konferensi tersebut.

Walau SBY tidak hadir secara fisik, menurut Sonia Nolan, In The Zone tetap akan diselenggarakan, dan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akan memberikan pandangannya lewat video.

Bagaimana pun juga pernyataan yang dikeluarkan kemudian oleh University of Western Australian (UWA) Vice Chancellor Professor Paul Johnson yang mengatakan bahwa." Dikarenakan sensitivitas waktu kunjungannya, Dr. Yudhoyono telah memutuskan untuk menunda perjalanannya, tetapi masih merencanakan untuk mengemukakan dan menyampaikan sambutan pidatonya via teknologi video".

"Dan ini dapat dimengerti, Dr. Yudhoyono akan kembali ke Australia waktu mendatang tahun ini sebagai bagian dari tanggungjawabnya kepada Universitas," tambah University of Western Australian (UWA) Vice Chancellor Professor Paul Johnson. (abc/thewestaustralian)

See Also

Pengadilan Rusia Perintahkan Perempuan Yang Kabur Dari Karantina Balik Ke RS
Virus Korona Tewaskan Direktur Rumah Sakit Di Wuhan
Penembakan Di Century Plaza Bangkok
Jeff Bezos Donasi USD 10 Miliar Untuk Penelitian Iklim
Korban Tewas Akibat Virus Korona Total Jadi 1.868
1.789 Korban Tewas Akibat Virus Korona
Warga Kanada Di Kapal Pesiar Diamond Princess Segera Dievakuasi
Arab Saudi Larang Warganya Ke China
Dokter Pengungkap Virus Korona Meninggal Dunia
Korban Jiwa Virus Korona Bertambah Jadi 634
Jepang Karantina Seluruh Penumpang Kapal Pesiar Diamond Princess Terkait Virus Corona
Ratusan Warga Negara Malaysia Dan Keluarganya Dipulangkan Dari Wuhan
Penembakan Di Asrama Kampus Texas A & M University
7 Fakta Rumah Sakit Kilat Pasien Korban Virus Corona Wuhan
Singapura Umumkan 6 Kasus Baru Virus Korona
Rumah Sakit Kilat Virus Corona Wuhan Mulai Beroperasi
Penembakan Dalam Bus Greyhound Di California
Korban Meninggal Virus Korona Bertambah Jadi 362
TNI Siap Bantu Kebakaran Hutan Di Australia
Rudal Kenai Objek Di Langit Iran Saat Pesawat Ukraina Jatuh
Iran Sebut Pesawat Ukraina Terbakar Sebelum Jatuh
Pejabat AS Sebut Pesawat Ukraina Kemungkinan Kena Rudal Iran
Bencana Kebakaran Lahan Di Australia
Kapal Induk Kedua China Resmi Diluncurkan
PBB Sebut 7 Ribu Demonstran Iran Ditahan Akibat Protes Kenaikan BBM
jQuery Slider
Arsip :20202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.907.471 Since: 05.03.13 | 0.1239 sec