Internasional

Raja Jordania Ajak Anak Muda Perangi ISIS

Wednesday, 22 April 2015 | View : 338

JAKARTA-SBN.

Dalam sesi penyampaian pidato negara-negara Asia Afrika, Raja Jordania, Abdullah II, mengajak generasi muda di dunia untuk melawan adanya radikalisasi. Hal tersebut merupakan salah satu langkah untuk menciptakan perdamaian dunia.

"Inilah saatnya kita bersatu untuk memperkuat keamanan rakyat kita, mari kita berikan kesempatan bagi generasi muda dengan melawan radikalisme demi terbentuknya masyarakat yang damai," ajak Raja Jordania, Abdullah II di Gedung Jakarta Convention Centre (JCC), Jakarta, Rabu (22/4/2015).

Yordania adalah negara yang awal tahun ini aktif menggempur basis-basis ISIS. Pemicunya adalah pembakaran pilot tempur Yordania. Raja Abdullah II memimpin langsung serbuan ke Suriah itu. Pengalaman buruk dengan ISIS ini membuatnya mengecam militan khilafah itu sebagai khawarij.

"Di masa sekarang, muslim dan non-Muslim, melawan kekuatan jahat, melawan Khawarij, begundal, yang telah mencoreng Islam dengan ideologi sesat mereka," kecamnya.

Raja Jordania, Abdullah II yang pernah menjadi prajurit pasukan khusus adalah sahabat pendiri Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Prabowo Subianto. Dialah yang menampung mantan Danjen Kopassus ini di Amman, ketika kisruh politik 1998 menyingkirkan Prabowo Subianto dari panggung politik.

Menurut Raja Jordania, Abdullah II, Indonesia merupakan salah satu contoh negara muslim demokratis yang menerapkan ajaran Islam untuk memiliki sikap saling menghargai antar sesama manusia. Sikap inilah yang membuat negara Islam yang sebelumnya dipandang sebelah mata, menjadi perhatian dunia.

"Hari ini kita berdiri disini, di Indonesia, Negara Islam yang demokratis, merupakan contoh ajaran Islam yang ideal. Karena Islam mengajarkan penghargaan pada derajat manusia, persamaan hak dan kita melihatnya di sini," imbuh Raja Jordania, Abdullah II.

Selain melawan radikalisme, Raja Jordania, Abdullah II juga mengingatkan pentingnya memperjuangkan kemerdekaan Palestina sebagai tujuan dari Konferensi Asia Afrika (KAA) sejak 60 tahun lalu, yang hingga saat ini belum tercapai.

"60 tahun lalu di Bandung, kita menyatakan dukungan atas kemerdekaan Palestina. Siapa sangka sampai saat ini, misi kita itu masih belum tercapai. Karena itu pada saat inilah kita harus meningkatkan dukungan kita untuk para saudara kita di Palestina untuk mencapai misinya menjadi Negara yang memiliki harkat, martabat dan kemerdekaan," jelas Raja Jordania, Abdullah II.

See Also

Pengadilan Rusia Perintahkan Perempuan Yang Kabur Dari Karantina Balik Ke RS
Virus Korona Tewaskan Direktur Rumah Sakit Di Wuhan
Penembakan Di Century Plaza Bangkok
Jeff Bezos Donasi USD 10 Miliar Untuk Penelitian Iklim
Korban Tewas Akibat Virus Korona Total Jadi 1.868
1.789 Korban Tewas Akibat Virus Korona
Warga Kanada Di Kapal Pesiar Diamond Princess Segera Dievakuasi
Arab Saudi Larang Warganya Ke China
Dokter Pengungkap Virus Korona Meninggal Dunia
Korban Jiwa Virus Korona Bertambah Jadi 634
Jepang Karantina Seluruh Penumpang Kapal Pesiar Diamond Princess Terkait Virus Corona
Ratusan Warga Negara Malaysia Dan Keluarganya Dipulangkan Dari Wuhan
Penembakan Di Asrama Kampus Texas A & M University
7 Fakta Rumah Sakit Kilat Pasien Korban Virus Corona Wuhan
Singapura Umumkan 6 Kasus Baru Virus Korona
Rumah Sakit Kilat Virus Corona Wuhan Mulai Beroperasi
Penembakan Dalam Bus Greyhound Di California
Korban Meninggal Virus Korona Bertambah Jadi 362
TNI Siap Bantu Kebakaran Hutan Di Australia
Rudal Kenai Objek Di Langit Iran Saat Pesawat Ukraina Jatuh
Iran Sebut Pesawat Ukraina Terbakar Sebelum Jatuh
Pejabat AS Sebut Pesawat Ukraina Kemungkinan Kena Rudal Iran
Bencana Kebakaran Lahan Di Australia
Kapal Induk Kedua China Resmi Diluncurkan
PBB Sebut 7 Ribu Demonstran Iran Ditahan Akibat Protes Kenaikan BBM
jQuery Slider
Arsip :20202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.907.544 Since: 05.03.13 | 0.1197 sec