Ekonomi

Batu Akik Favorit Di Indonesia

Monday, 27 April 2015 | View : 1682

JAKARTA-SBN.

Batu mulia dan akik di Indonesia sedang naik daun. Demam batu akik menjalar di masyarakat.

Tak heran, ragam batu menjadi buruan kolektor dan penggila perhiasan baik lokal maupun internasional. Saat ini, hampir setiap daerah me-launching jenis batu unggulannya.

Namun, ada setidaknya sembilan jenis batu akik Indonesia yang paling banyak dicari dan diburu. Sembilan batu tersebut punya keindahan tersendiri hingga membuat harganya melambung, bahkan di luar nalar.

Berdasarkan survei ke ribuan pembaca majalah khusus batu akik Indonesia Gemstone, selama 2013-2015 ini batu bacan selalu berada di posisi teratas dalam daftar lima besar batu mulia yang paling dicari. "Bagi sebagian orang, batu itu dianggap membawa keberuntungan," ujar Direktur Indonesia Gemstone Suwandi Gazali (13/2/2015).

Berikut ini daftar sembilan batu favorit tersebut.

1. Batu Bacan.

Lokasi tambang: Pulau Bacan, Halmahera Selatan, Maluku Utara.

Ini batu dengan proses metamorfosis 360 hari. Jenisnya ada doko dan obi.

Menurut Suwandi Gazali, batu ini digemari karena terpengaruh oleh tren batu hijau di Taiwan. Negeri Taiwan banyak mendatangkan batu mulia berwarna hijau yang disukai karena dinilai membawa hoki dan terasa menyejukkan hati.

Batu mulia asal Pulau Kasiruta, Halmahera Selatan, Maluku Utara, ini sejatinya telah tersohor hingga mancanegara.

Konon popularitas batu bacan terdongkrak karena Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pernah menghadiahkan batu tersebut ke Presiden Amerika Serikat (AS) Barrack Obama. "Seni dan struktur batu bacan juga indah," urai Suwandi Gazali.

Harganya dulu murah, tapi kini melambung mencapai Rp 20 juta hingga 400 juta.

Bukan hanya di masa kini, melainkan sejak abad pertengahan saat tanah air menjadi pusat rempah-rempah dunia. Batu yang dianggap ’’batu hidup’’ ini belum tergeser di peringkat teratas.

2. Lumut Aceh (Solar Idocrase).

Lokasi tambang: Kecamatan Pecet, Pantai Cermin, Provinsi Aceh.

Ini batu bening berwarna hijau lumut dengan titik-titik hitam di dalam dan pola air di tengah.

Kebanyakan batu ini berwarna lumut hijau atau kadang menyerupai warna solar, yakni cokelat kekuning-kuningan. Batu idocrase dikenal kaya jenis dan varian.

Di Indonesia, sumber jenis batu permata ini ada di Sumatera Barat dengan brand terkenalnya Sungai Dareh serta Nanggroe Aceh Darussalam.

Geolog dan pakar batu mulia di Bandung, Sujatmiko, meragukan cerita bahwa Presiden SBY menghadiahkan batu bacan kepada Presiden AS Barack Obama. "Informasi yang saya dapat, batu mulia Pak SBY jenis Idocrase," tukas Geolog dan pakar batu mulia di Bandung, Sujatmiko.

3. Batu Sungai Dareh (Nephrite Jadeite).

Lokasi tambang: Sungai Klawing, Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat.

Ini adalah kembaran Lumut Aceh yang memiliki warna yang lebih bening. Banyak orang menyebutnya sebagai Giok Kandi.

Batu ini terkenal setelah dikenakan Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama.

4. Berjad Api (Fire Opal).

Lokasi tambang: Gunung Muser, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah.

Ini adalah batu biru muda terang yang bila disinari dari belakang akan muncul sinar terpancar di pinggirannya seperti api.

5. Batu Garut (Natural Green Calchedony atau Kalsedon atau Anggur).

Lokasi tambang: Bungbulang dan Gunung Kencana, Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Garut Selatan.

Batu ini mempunyai lima warna dalam satu batu, yang sering disebut pancawarna. Batu ini memiliki berbagai warna mulai merah, kuning, biru, hingga jingga. Tetapi yang utama ialah hijau.

Batu ini seolah-olah diselimuti kabut, sehingga kelihatan memiliki cahaya kusam.

Di Indonesia, batu jenis ini banyak dihasilkan di Pulau Obi, Maluku, Jawa Barat, Baturaja, dan Pacitan, Jawa Timur.

Jenis kalsedon yang saat ini naik daun adalah rafflesia dari Bengkulu.

Batu ini banyak dicari dan harganya kini mencapai Rp 5 juta per kilogram.

6. Batu Keladen.

Lokasi tambang: Desa Donorojo, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur.

Ini adalah jenis batuan calchedony dengan warna kuning keemasan dan berpola cangkang kura-kura.

7. Batu Kalimaya (Opal).

Lokasi tambang: Kabupaten Lebak, Banten.

Batu ini memiliki kandungan mineral silika yang tinggi. Bila disinari dari belakang, ada bermacam warna yang muncul.

Batu yang juga disebut opal ini merupakan batu permata (gem) yang lembek, tetapi banyak disukai orang. Harganya tergolong mahal.

Opal bisa memancarkan cahaya berlian. Opal ditambang di India, Mesir, Australia, Meksiko. Khusus di Indonesia ada di Banten.

Menurut Sujatmiko, batu ini khas, karena sejauh ini tidak terdapat di daerah lain di Indonesia. "Di Kupang, Atambua, ada ketemu opal, tapi tidak seperti yang di Banten," jelas Sujatmiko.

Tidak berlebihan jika kalimaya dianggap sebagai batu terindah di dunia. Ciri yang paling menonjol adalah rintik pelangi atau kembang jarong yang menghiasi.

8. Batu Amethyst (Kecubung).

Lokasi tambang: Kalimantan (Kabupaten Sukamara) dan Sumatera, termasuk di daerah lain.

Batu ini sudah sangat populer di masyarakat baik di Indonesia maupun di mancanegara. sebenarnya ada banyak negara penghasil batu dengan warna yang sangat indah ini, misalnya Russia Sri lanka, Brasil, kanada, Madagaskar, Amerika, India, Kanda dan Namibia.

Batu Amethyst (kecubung) merupakan batuan mineral kuarsa atau jenis mineral berstruktur kristal heksagonal terbuat dari silika (silikon dioksida) dengan tingkat kekerasan hingga 7 mohs. Keunikan warna pada batu permata ini menimbulkan daya tarik tersendiri dan tidak dimiliki jenis batu mulia lainnya.

9. Batu Akik Motif dan Gambar.

Batu ini memiliki keistimewaan karena punya wujud atau motif gambar yang terukir secara alami. Ada batu akik yang punya gambar menyerupai ayam, tokoh, atau pemandangan.

Jangan heran, semakin unik gambar dalam batu akik ini, harga jualnya juga akan ikut terdongkrak.

Batu mulia lain yang menjadi buruan pembeli, kata Suwandi Gazali, adalah Akik Gambar. Ini bukan jenis batuan tertentu. Batunya bisa jenis apa saja, "Asal ada motif atau gambar tertentu," terang Suwandi Gazali.

Batu gambar atau agate banyak ditemukan di Pacitan (Jawa Timur), Garut (Jawa Barat), dan Nusa Kambangan.

Diyakini masih banyak lagi daerah penghasil batu gambar di Indonesia yang belum terkuak. Tetapi yang pasti, batu jenis ini tak akan lekang oleh zaman. (dewa/jos)

See Also

Bursa Asia Ditutup Menguat
Harga Emas Berbalik Menguat Didukung Data Ekonomi AS
Dow Jones Dan S&P Melemah, Nasdaq Menguat
Merger Peugeot Dan Fiat-Chrysler Jadi Pabrikan Mobil Ke-4 Terbesar Dunia
Turunkan Angka Pengangguran, BLKK Al Mawaddah Melatih 48 Tenaga Kompeten
Ditunggu Warga, Pensertifikatan Tanah Massal Di TMMD Kalikondang
Bursa Asia Ditutup Bervariasi
Semangat Babinsa Koramil 09/Karangtengah Dampingi Panen Perdana MT I
Kontrol Hasil Panen, Babinsa 03/Wonosalam Lakukan Pengubinan Padi
Bersama Warga, Babinsa 06/Wedung Siap Sukseskan Swasembada Pangan
Mendesa Klaim Bank Dunia Contoh Indonesia Terkait Penganggaran Dana Desa
Mulai Hari Ini Harga Pertamina Dex, Dexlite, Pertamax, Pertalite Turun
Bursa Asia Dan AS Menguat
Menko Maritim Sebut Bandara Kulonprogo Mulai Layani Penerbangan April 2019
Kodim 0716/Demak Buka Stand Pasar Murah
Babinsa Kodim 0716/Demak Perkuat Alsintan Dengan Diklat
Mengoptimalkan LTT Dengan Pemanfaatan Alsintan
Awas Tamu Tak Diundang Di Saat Panen Tiba
Demak Panen Raya Perdana Jagung Hibrida
Dandim 0716/Demak Jamin Demplot Kodim Kualitas Dan Produktivitasnya Panen Bagus
Generasi Muda Didorong Untuk Kreatif
Bursa Nikkei Dibuka Menguat
Menteri Perindustrian Bertemu Menteri Ekonomi Pendidikan Riset Swiss, Bahas Kerja Sama Dua Negara
Presiden Joko Widodo Terima Kunjungan Menteri Ekonomi Pendidikan Riset Swiss
Babinsa Pendampingan Nyemprot Tanaman Padi
jQuery Slider

Comments

Arsip :20202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.908.945 Since: 05.03.13 | 0.1284 sec