Opini

Jadi Fasilitator Pendidikan Ketrampilan Hidup Di Ciloto

Author : Dra Esthi Susanti Hudiono MSi | Wednesday, 22 April 2015 | View : 743

CILOTO-SBN.

Yayasan Hotline Surabaya bekerja sama dengan Badan PPSDM Kesehatan-Balai Besar Pelatihan Kesehatan (BBPK) Ciloto membuat kurikulum standar dan bersertifikat dari Kementerian Kesehatan serta melakukan Pelatihan Pencegahan Kekerasan Berbasis Gender dan HIV untuk Anak Remaja Rentan.

Beberapa pertemuan sudah dilakukan dan yang saat ini melakukan pelatihan ke remaja rentan yang berlangsung pada tanggal 20 April 2015 sampai dengan 23 April 2015 di Ciloto. Saya diminta jadi salah satu fasilitator pelatihan tersebut. Biasanya saya jadi Master of Trainer (MoT).

Ada 5 sesi yang saya bawakan. Di akhir sesi saya minta anak-anak melakukan evaluasi kualitatif. Senang membaca evaluasi mereka karena harapan saya tercapai. Apa yang saya berikan langsung masuk otak, memotivasi, mendapatkan materi yang belum pernah diberikan, sangat bermanfaat, mudah dimengerti, sangat detail dalam memberi ilmu, mengajar dengan baik, sangat bagus, merasa senang, menghibur dan menyenangkan, mengerti apa yang disampaikan (suara saya medok Jawa dan mereka semua adalah anak Sunda) dan bisa mencairkan ketegangan.

Ada 2 anak yang kurang bisa mendengarkan apa yang saya katakan karena saya tidak pakai mike. Ada 2 anak yang sedikit jenuh karena tidak ada si dia dan 2 anak kurang mengerti pertanyaan yang saya ajukan (perumusan pertanyaannya kurang dipahami). Lucunya kepribadian saya juga dinilai yakni baik hati, sabar, ramah, sopan dan dermawan. Penampilan juga dikomentari yakni bagus dan cantik. He he he.

Saya tahu di pelatihan ini saya berhasil membangun komunikasi dengan peserta. Nampak dari kepala yang sering dianggukkan dan mata melotot melihat saya. Namun saya tetap belajar terus untuk jadi fasilitator.

Insight apa yang saya dapatkan? Menjadi fasilitator dan menjadi penulis ternyata RUMUSNYA SAMA bagi saya. Rumusnya adalah kuasai materinya semaksimal mungkin. Dengan materi yang terkuasai termasuk menguasai metode partisipatif maka kita bisa JADI FASILITATOR EFEKTIF DAN BERHASIL. Kepribadian saya yang serius dan mendalam ternyata tidak menghalangi saya berkomunikasi dengan anak. SAYA BISA JADI FASILITATOR SUKSES SESUAI DENGAN APA YANG SAYA MILIKI. TIDAK SALAH MENJADI DIRI SENDIRI DAN MENJADI FASILITATOR SESUAI DENGAN GAYA PRIBADI. (esh)

See Also

Berdiri Di Dua Kaki
Politik Akal Sehat Atau Politik Merangkul?
Hati-hati Dengan Ide Keliru Yang Jahat Sekali
Partner Dari Ahok
Kapan Kegaduhan Akan Berakhir?
Peringati Hari HAM Sedunia, Rohingya Masih Menjadi Manusia Paling Teraniaya
Susi Pudjiastuti Dan Definisi Profesional
Mentor Keponakan Dan Spesialis Anak
Bahagia Menggunakan Ketrampilan Yang Ada Tanpa Tekanan
Kebanyakan Perempuan Pola Dari Hati Ke Otakkah?
Diperlakukan Terhormat Oleh Pemerintah Kota Surabaya
Autis Dan UN Habitat
Di Bali Saya Menemukan Ide Tentang Guru Spiritualitas
Empat Orang Yang Diikat Proyek Televisi Kiprah Remaja Di Masa Lalu
Sisi Lain Dari Keindahan Bali
Murid Cinta
Intuisi Yang Bertumbuh
Perut Dan Kemampuan Kognitif Kaitannya Dengan Usia
Soft Launching Misi Hidup Saya
Bahagia Itu Bisa Penuhi Janji Dan Ide Terealisir
Sjahrir Dan Kisah Cintanya
Cinta Oksitosin Dan Cinta Komitmen
Nasehat Bagi Yang Memutuskan Mempertahankan Pernikahan
Berjudi Mempertaruhkan Kebahagiaan Hidup
Mati Untuk Mendapatkan Yang Lebih Baik
jQuery Slider
Arsip :201920172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.907.526 Since: 05.03.13 | 0.3624 sec