Hukum

Kanah Kesulitan Lacak Pria Yang Menghamilinya

Saturday, 18 April 2015 | View : 469

SURABAYA-SBN.

Anggota Polsek Sukolilo kesulitan melacak bapak dari bayi yang dibuang di Jalan Manyar Tirtosari XI, Kompleks Perumahan Tompotika, Surabaya, Jawa Timur, beberapa hari lalu, Kamis (16/4/2015) dini hari.

Tersangka pembuang bayi, Kanah (36), pun kesulitan menelusuri keberadaan pria yang menghamilinya.

Kapolsek Sukolilo, Kompol Taufik Yulianto menyatakan, pembantu rumah tangga itu juga kesulitan melacak keberadaan pria yang menghamilinya sejak Juli 2014.

Saat itu, tersangka memberitahukan soal kehamilannya kepada pria yang menghamilinya.

“Tersangka terlambat datang bulan pada Juli 2014. Sejak saat itu pula tersangka tidak pernah berkomunikasi lagi,” kata Kompol Taufik Yulianto, Sabtu (18/4/2015).

Ayah bayi yang dibuang di Jalan Manyar Tirtoasri XI, Surabaya, masih misterius.

Tersangka pembuang bayi sekaligus ibu kandungnya, Kanah (36), belum mengungkap ayah dari bayi malang itu.

Kapolsek Sukolilo, Kompol Taufik Yulianto, mengungkapkan tersangka sudah memiliki suami.

Penyidik belum mengetahui sejak kapan tersangka menikah, dan di mana posisi suaminya saat ini. Tersangka masih sering diam saat ditanya penyidik.

Hubungan antara tersangka dengan suaminya kurang harmonis. Tersangka sudah pisah ranjang dengan suaminya sejak dua tahun lalu.

Bayi perempuan yang dilahirkannya dan dibuang, dipastikan bukan hasil hubungan Kanah dengan suaminya.

"Tersangka belum mengatakan identitas ayah bayi itu. Kondisinya masih lemah setelah melahirkan," kata Kompol Taufik Yulianto.

Kompol Taufik Yulianto menduga inilah yang menyebabkan tersangka tega membuang bayinya.

Tersangka malu memiliki anak dari hubungan tanpa perkawinan. Tersangka berharap anaknya diadopsi oleh orang lain.

Menurutnya, tersangka belum memiliki anak dari perkawinannya. Bayi yang dibuang kemarin adalah anak pertama tersangka.

"Dia sendiri yang meletakkan bayi di spion. Tidak ada orang lain yang mendampingi, termasuk ayah dari bayi itu," tambahnya. (sur/jos)

See Also

Bareskrim Polri Tetap Usut Korupsi PD Sarana Jaya
KPK Perpanjang Penahanan Kadis PUPR Mojokerto
Bareskrim Polri Tahan 7 Tersangka Terkait Kasus Praktik Bank Gelap Hanson International
KPK Perpanjang Penahanan Dirut PT. CMI Teknologi Rahardjo Pratjihno
KPK Geledah Rumah Anggota DPRD Tulungagung
Kasus PT. Asuransi Jiwasraya (Persero), Kejagung Periksa 27 Saksi Pemilik Rekening Saham
KPK Geledah Gedung DPRD Tulungagung
KPK Periksa Direktur Utama PT. Antam (Persero) Tbk
KPK Akui Adanya Aturan Melarang Pimpinan Temui Pihak Terkait Perkara
Polda Jatim Segera Ungkap TPPU Kasus Investasi Bodong MeMiles
Polda Jatim Bidik TPPU Kasus Investasi Bodong MeMiles
Reynhard Sinaga Ditahan Di Sel Maximum Security
Universitas Manchester Cabut 2 Gelar Magister Reynhard Sinaga
Kolaborasi Bareskrim Dan BNN Amankan 250 Kg Ganja Di Jakarta
Kasus Investasi Bodong MeMiles Segera Dilimpahkan Ke Kejati Jatim
Kasus Investasi Bodong MeMiles, Polda Jatim Periksa Siti Badriah
KPK Sita Rumah Dan Mobil Mantan Bupati Cirebon
Jaksa Teliti Berkas Tersangka Kasus Novel Baswedan
KPK Periksa Komisioner KPU
Polri Selidiki Negara Rakyat Nusantara
Jaksa Agung Sebut Kasus Jiwasraya Merugikan Negara Rp 13,7 Triliun
Bea Cukai Berkoordinasi Dengan Polda Metro Jaya Tangani Kasus Penyelundupan
Pengacara Yang Sukses Mengadakan MoU Dengan Negara Lain
Polda Metro Jaya Tahan Para Tersangka Kasus Penculikan WN Inggris
Presiden Joko Widodo Resmi Lantik Idham Azis Sebagai Kapolri Baru
jQuery Slider

Comments

Arsip :20202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 8.406.273 Since: 05.03.13 | 0.2021 sec