Hukum

Bayi Ditemukan Terbungkus Plastik Digantung Di Spion Mobil

Thursday, 16 April 2015 | View : 606

SURABAYA-SBN.

Pembuangan bayi oleh orangtua tidak bertanggungjawab kembali terjadi di Surabaya.

Kali ini, pembuangan bayi di Jalan Manyar Tirtoasri XI, Kompleks Perumahan Tompotika, Surabaya, Jawa Timur, pada Kamis (16/4/2015) dini hari itu sangat sadis.

Warga Jalan Manyar Tirtoasri XI, Kelurahan Menur Pumpungan, Kecamatan Sukolilo, Surabaya, Jawa Timur, geger pada Kamis (16/4/2015) pagi.

Sesosok bayi dalam kondisi hidup ditemukan warga setempat terbungkus dalam kantung plastik hitam dan digantung di spion mobil jenis Honda Civic milik warga yang terparkir di Jalan Manyar Tirtoasri XI, Surabaya, Jawa Timur, Kamis (16/4/2015).

Untungnya, nyawa bayi masih diselamatkan. Bayi yang diperkirakan masih belum genap satu hari itu, ditemukan salah satu warga setempat, sekitar pukul 8.00 WIB. Tubuh bayi tersebut masih melekat banyak darah.

Bayi berjenis kelamin perempuan itu masih hidup meski dimasukkan tas plastik berwarna hitam dan terkait di spion sebuah mobil di Jalan Manyar Tirtoasri XI, Surabaya, Kamis (16/4/2015) siang.

Mobil jenis Honda Civic itu sendiri terparkir di pinggir jalan raya depan rumah kos Nomor 2.

Bahkan mulut bayi perempuan itu juga dilakban. Saat plastik dibuka, mulut bayi itu dilakban. Saat ditemukan, mulut bayi dalam kondisi ditutup lakban.

Kantong plastik yang tergantung di spion mobil itu, namun, saat dibuka, ternyata berisi orok bayi dalam kondisi mulut dilakban. Namun lubang hidung masih terbuka separuh sehingga bayi yang diperkirakan berusia belum sehari itu masih bisa bernafas. Beruntung, bayi itu masih bernapas. Karena lubang hidungnya tidak ikut tertutup lakban.

Lakban di mulut itulah yang membuat si bayi tak bisa menangis keras. Meski begitu, si bayi tetap menangis meski suaranya kecil karena terhalang lakban.

Entah apa yang ada di dalam pikiran orang tua bayi malang ini. Perbuatannya layak dihukum seberat-beratnya. Saat ditemukan, bayi perempuan ini kedinginan. Tali pusarnya pun masih menggantung.

Oleh warga setempat, bayi tersebut sempat diberi susu formula, karena dalam keadaan menangis tiada henti.

Warga kemudian dibawa ke Rumah Sakit (RS) Haji Sukolilo, Surabaya agar mendapat perawatan intensif. Warga yang menemukan bayi ini langsung membawa ke Rumah Sakit Umum Haji Sukolilo, Surabaya untuk mendapat perawatan.

Tim medis langsung menangani bayi ini. Serangkaian pemeriksaan pun dilakukan. Tim medis menduga bayi ini lahir secara normal dalam keadaan sungsang. Saat ini, bayi berada di ruang Neonatal Intensive Care Unit (NICU) agar lebih hangat dan steril.

Koordinator Bidan RSU Haji Surabaya, Dian Kartika mengatakan bayi ini dibawa seorang warga setelah menemukan tergantung di spion mobil di kawasan Perumahan Manyar Tompotika, Jalan Manyar Tirtoasri, Surabaya. Kondisi bayi ini sangat memprihatinkan.

Menurut keterangan perwat di RS Haji, saat dibawa ke rumah sakit, bayi tersebut sudah dalam kondisi membiru, karena pengaruh hawa dingin. Sebelum ditemukan, bayi tersebut juga tersiram air hujan malam tadi.

Menurut keterangan Bidan Rumah Sakit Umum Haji Sukolilo, Surabaya, Diah Kartika, saat dibawa warga ke rumah sakit, bayi tersebut dalam kondisi membiru.

Dari keterangan perawat, saat dibawa ke rumah sakit, bayi dalam kondisi membiru karena hawa dingin. Sebelum ditemukan, bayi tersebut memang sempat terkena hujan semalaman.

"Itu karena hawa dingin. Terlebih lagi turun hujan malam tadi. Saat ini, bayi itu sudah mendapat penanganan intensif," kata Diah Kartika.

Selain itu, bagian tali pusar bayi terus mengeluarkan darah segar. Diduga, pemotongan bukan secara medis.

"Ini bisa dilihat hasil potongannya. Terlalu pendek dan hanya ditutup dengan pembungkus seadanya sehingga darahnya terus merembes dari pusarnya," terangnya.

Penemuan bayi ini sudah dilaporkan ke Polsek Sukolilo, Surabaya. Terkait peristiwa ini, pihak kepolisian dari Polsek Sukolilo, belum memberikan keterangan apa-pun.

Polisi sendiri belum bisa menemukan siapa orang tua yang tega meninggalkan bayinya begitu saja. Bila tidak segera ditemukan, bisa saja bayi tersebut meninggal.

"Di lokasi tidak ada cctv sehingga kami belum tahu siapa orang tua yang tega berbuat itu. Kami masih melakukan penyelidikan," ujar Kanit Reskrim Polsek Sukolilo AKP Akhyar.

Hingga saat ini, bayi perempuan itu masih menjalani perawatan rawat secara intensif di ruang NICU RSU Haji Surabaya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, bayi itu lahir dengan berat badan 2,6 kilogram dan panjang 50 centimeter. Bayi itu memiliki kulit gelap dan berambut lebat.

Seorang perawat yang tidak mau menyebutkan namanya mengatakan pihak RS belum memberi nama bayi itu. Rencananya pihak RS akan memberi nama bayi itu pada Jumat (17/4/2015) bersamaan ulang tahun RS.

Perawat sedang merawat bayi yang ditemukan warga di Jalan Manyar Tirtoasri XI, Surabaya.  “Belum ada yang ingin merawat bayi ini,” kata perawat itu. (jos)

See Also

Bareskrim Polri Tetap Usut Korupsi PD Sarana Jaya
KPK Perpanjang Penahanan Kadis PUPR Mojokerto
Bareskrim Polri Tahan 7 Tersangka Terkait Kasus Praktik Bank Gelap Hanson International
KPK Perpanjang Penahanan Dirut PT. CMI Teknologi Rahardjo Pratjihno
KPK Geledah Rumah Anggota DPRD Tulungagung
Kasus PT. Asuransi Jiwasraya (Persero), Kejagung Periksa 27 Saksi Pemilik Rekening Saham
KPK Geledah Gedung DPRD Tulungagung
KPK Periksa Direktur Utama PT. Antam (Persero) Tbk
KPK Akui Adanya Aturan Melarang Pimpinan Temui Pihak Terkait Perkara
Polda Jatim Segera Ungkap TPPU Kasus Investasi Bodong MeMiles
Polda Jatim Bidik TPPU Kasus Investasi Bodong MeMiles
Reynhard Sinaga Ditahan Di Sel Maximum Security
Universitas Manchester Cabut 2 Gelar Magister Reynhard Sinaga
Kolaborasi Bareskrim Dan BNN Amankan 250 Kg Ganja Di Jakarta
Kasus Investasi Bodong MeMiles Segera Dilimpahkan Ke Kejati Jatim
Kasus Investasi Bodong MeMiles, Polda Jatim Periksa Siti Badriah
KPK Sita Rumah Dan Mobil Mantan Bupati Cirebon
Jaksa Teliti Berkas Tersangka Kasus Novel Baswedan
KPK Periksa Komisioner KPU
Polri Selidiki Negara Rakyat Nusantara
Jaksa Agung Sebut Kasus Jiwasraya Merugikan Negara Rp 13,7 Triliun
Bea Cukai Berkoordinasi Dengan Polda Metro Jaya Tangani Kasus Penyelundupan
Pengacara Yang Sukses Mengadakan MoU Dengan Negara Lain
Polda Metro Jaya Tahan Para Tersangka Kasus Penculikan WN Inggris
Presiden Joko Widodo Resmi Lantik Idham Azis Sebagai Kapolri Baru
jQuery Slider

Comments

Arsip :20202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 8.298.221 Since: 05.03.13 | 0.1615 sec