Hukum

Bayi Ditemukan Terbungkus Plastik Digantung Di Spion Mobil

Thursday, 16 April 2015 | View : 542

SURABAYA-SBN.

Pembuangan bayi oleh orangtua tidak bertanggungjawab kembali terjadi di Surabaya.

Kali ini, pembuangan bayi di Jalan Manyar Tirtoasri XI, Kompleks Perumahan Tompotika, Surabaya, Jawa Timur, pada Kamis (16/4/2015) dini hari itu sangat sadis.

Warga Jalan Manyar Tirtoasri XI, Kelurahan Menur Pumpungan, Kecamatan Sukolilo, Surabaya, Jawa Timur, geger pada Kamis (16/4/2015) pagi.

Sesosok bayi dalam kondisi hidup ditemukan warga setempat terbungkus dalam kantung plastik hitam dan digantung di spion mobil jenis Honda Civic milik warga yang terparkir di Jalan Manyar Tirtoasri XI, Surabaya, Jawa Timur, Kamis (16/4/2015).

Untungnya, nyawa bayi masih diselamatkan. Bayi yang diperkirakan masih belum genap satu hari itu, ditemukan salah satu warga setempat, sekitar pukul 8.00 WIB. Tubuh bayi tersebut masih melekat banyak darah.

Bayi berjenis kelamin perempuan itu masih hidup meski dimasukkan tas plastik berwarna hitam dan terkait di spion sebuah mobil di Jalan Manyar Tirtoasri XI, Surabaya, Kamis (16/4/2015) siang.

Mobil jenis Honda Civic itu sendiri terparkir di pinggir jalan raya depan rumah kos Nomor 2.

Bahkan mulut bayi perempuan itu juga dilakban. Saat plastik dibuka, mulut bayi itu dilakban. Saat ditemukan, mulut bayi dalam kondisi ditutup lakban.

Kantong plastik yang tergantung di spion mobil itu, namun, saat dibuka, ternyata berisi orok bayi dalam kondisi mulut dilakban. Namun lubang hidung masih terbuka separuh sehingga bayi yang diperkirakan berusia belum sehari itu masih bisa bernafas. Beruntung, bayi itu masih bernapas. Karena lubang hidungnya tidak ikut tertutup lakban.

Lakban di mulut itulah yang membuat si bayi tak bisa menangis keras. Meski begitu, si bayi tetap menangis meski suaranya kecil karena terhalang lakban.

Entah apa yang ada di dalam pikiran orang tua bayi malang ini. Perbuatannya layak dihukum seberat-beratnya. Saat ditemukan, bayi perempuan ini kedinginan. Tali pusarnya pun masih menggantung.

Oleh warga setempat, bayi tersebut sempat diberi susu formula, karena dalam keadaan menangis tiada henti.

Warga kemudian dibawa ke Rumah Sakit (RS) Haji Sukolilo, Surabaya agar mendapat perawatan intensif. Warga yang menemukan bayi ini langsung membawa ke Rumah Sakit Umum Haji Sukolilo, Surabaya untuk mendapat perawatan.

Tim medis langsung menangani bayi ini. Serangkaian pemeriksaan pun dilakukan. Tim medis menduga bayi ini lahir secara normal dalam keadaan sungsang. Saat ini, bayi berada di ruang Neonatal Intensive Care Unit (NICU) agar lebih hangat dan steril.

Koordinator Bidan RSU Haji Surabaya, Dian Kartika mengatakan bayi ini dibawa seorang warga setelah menemukan tergantung di spion mobil di kawasan Perumahan Manyar Tompotika, Jalan Manyar Tirtoasri, Surabaya. Kondisi bayi ini sangat memprihatinkan.

Menurut keterangan perwat di RS Haji, saat dibawa ke rumah sakit, bayi tersebut sudah dalam kondisi membiru, karena pengaruh hawa dingin. Sebelum ditemukan, bayi tersebut juga tersiram air hujan malam tadi.

Menurut keterangan Bidan Rumah Sakit Umum Haji Sukolilo, Surabaya, Diah Kartika, saat dibawa warga ke rumah sakit, bayi tersebut dalam kondisi membiru.

Dari keterangan perawat, saat dibawa ke rumah sakit, bayi dalam kondisi membiru karena hawa dingin. Sebelum ditemukan, bayi tersebut memang sempat terkena hujan semalaman.

"Itu karena hawa dingin. Terlebih lagi turun hujan malam tadi. Saat ini, bayi itu sudah mendapat penanganan intensif," kata Diah Kartika.

Selain itu, bagian tali pusar bayi terus mengeluarkan darah segar. Diduga, pemotongan bukan secara medis.

"Ini bisa dilihat hasil potongannya. Terlalu pendek dan hanya ditutup dengan pembungkus seadanya sehingga darahnya terus merembes dari pusarnya," terangnya.

Penemuan bayi ini sudah dilaporkan ke Polsek Sukolilo, Surabaya. Terkait peristiwa ini, pihak kepolisian dari Polsek Sukolilo, belum memberikan keterangan apa-pun.

Polisi sendiri belum bisa menemukan siapa orang tua yang tega meninggalkan bayinya begitu saja. Bila tidak segera ditemukan, bisa saja bayi tersebut meninggal.

"Di lokasi tidak ada cctv sehingga kami belum tahu siapa orang tua yang tega berbuat itu. Kami masih melakukan penyelidikan," ujar Kanit Reskrim Polsek Sukolilo AKP Akhyar.

Hingga saat ini, bayi perempuan itu masih menjalani perawatan rawat secara intensif di ruang NICU RSU Haji Surabaya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, bayi itu lahir dengan berat badan 2,6 kilogram dan panjang 50 centimeter. Bayi itu memiliki kulit gelap dan berambut lebat.

Seorang perawat yang tidak mau menyebutkan namanya mengatakan pihak RS belum memberi nama bayi itu. Rencananya pihak RS akan memberi nama bayi itu pada Jumat (17/4/2015) bersamaan ulang tahun RS.

Perawat sedang merawat bayi yang ditemukan warga di Jalan Manyar Tirtoasri XI, Surabaya.  “Belum ada yang ingin merawat bayi ini,” kata perawat itu. (jos)

See Also

Keterangan Ahli Di Sidang Praperadilan Terkait Eksekusi Penahanan Matheus Mangentang
Peras Mantan Petinggi Polri, Hukuman Sisca Dewi Diperberat
LBH Ansor Jateng Apresiasi Penangkapan Cepat Polres Kebumen Terhadap Pelaku Kekerasan Seksual
Kapolres Bitung Perintahkan Pelaku Kejahatan Ditembak Di Tempat
Reserse Polres Bitung Bekuk Residivis Sadis Pembegal Motor
Satuan Reskrim Polres Bitung Tangkap Dua Tersangka Curanmor
Mahasiswa Unesa Sorot Penggunaan Dana Pembelian Mebel Di Kampus
KPK Tetapkan Dirut PT. Rohde And Schwarz Indonesia Sebagai Tersangka
KPK Akan Segera Periksa Saksi Dan Tersangka Suap KONI
KPK Cekal Robert Tantular Ke Luar Negeri
Tim Resmob Dan Tarsius Bitung Lumpuhkan Pencuri Kambuhan
Mahkamah Agung Hukum Alfian Tanjung 2 Tahun Penjara
Polda Jatim Duga Ada Kesalahan Teknis Proyek Berujung Jalan Gubeng Ambles
KPAI Apresiasi Langkah Cepat Polri Proses Bahar Bin Smith
Polri Sebut Penahanan Tersangka Bahar Bin Smith Murni Kasus Hukum
Polri Koordinasi Dengan LPSK Amankan 2 Remaja Korban Bahar Bin Smith
Usai OTT KPK, Kemenpora Lanjutkan Program SEA Games-Olimpiade
KPK Sita Miliaran Rupiah Terkait OTT Pejabat Kemenpora Dan KONI
Polri Kantongi Bukti Penganiayaan Oleh Bahar Bin Smith
KPK OTT Pejabat Kemenpora Dan Pengurus KONI
Polres Metro Jakarta Selatan Buru Pembunuh Perempuan Muda Di Kebagusan City
Pembunuh Keji Sopir Taksi Online Divonis 10 Tahun Penjara
Uang Pengganti E-KTP, KPK Sita Rp 862 Juta Dari Setya Novanto
Keterangan Ahli Ketua DPD KAI DKI Jakarta Pada Sidang Lanjutan Julius Lobiua
TNI AL Ringkus Pelaku Narkoba Di Tanjung Ahus
jQuery Slider

Comments

Arsip :2019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.498.003 Since: 05.03.13 | 0.1601 sec