Hukum

Tim Densus 88 Antiteror Bekuk Jaringan Kelompok ISIS

Monday, 13 April 2015 | View : 2471

JAKARTA-SBN.

Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri membekuk seorang pria di Hotel Santika, Petamburan, Jakarta Barat, Sabtu (11/4/2015) siang.

Satu persatu mereka yang dituduh terlibat dan memfasilitasi para WNI untuk bergabung dengan kelompok militan Negara Islam atau Islamic State (IS) atau The Islamic State of Iraq and the Levant (ISIL) atau Islamic State of Iraq and Syria atau Islamic State of Iraq and al-Sham (ISIS) yang lebih dikenal dengan Islamic State (IS) di Suriah dibekuk polisi.

Yang terbaru adalah penangkapan Robi Risa Putra di Hotel Santika, Petamburan, Jakarta Pusat.

Pria yang diketahui bernama Robi Risa Putra tersebut diduga terlibat dalam jaringan kelompok militan Negara Islam atau Islamic State (IS) atau The Islamic State of Iraq and the Levant (ISIL) atau Islamic State of Iraq and Syria atau Islamic State of Iraq and al-Sham (ISIS) yang lebih dikenal dengan Islamic State (IS) dan memiliki peran sebagai fasilitator Warga Negara Indonesia (WNI) yang bergabung dengan kelompok mengatasnamakan Islam garis keras tersebut. Robi Risa Putra diduga menjadi fasilitator keberangkatan Warga Negara Indonesia (WNI) untuk bergabung dengan Islamic State of Iraq and Syria (ISIS).

"Pelaku ditangkap Sabtu (11/4/2015) sekitar pukul 11.25 WIB. Lelaki kelahiran Bukittinggi, 9 Maret 1977 ini kita sangka memfasilitasi WNI yang bergabung dengan ISIS di Suriah," beber Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Divisi Humas Mabes Polri yang juga Dosen di Sekolah Staf dan Pimpinan (Sespim) Polri, Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol.) Drs. Rikwanto, S.H., M.Hum., Sabtu (11/4/2015) malam.

Robi Risa Putra diketahui berdomisili di Jalan Persatuan Nomor 10 RT01/RW04, Sukabumi Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Saat awak media menyambangi lokasi, Minggu (12/4/2015) pagi, tak banyak aktivitas di rumahnya usai penangkapan tersebut. Rumah Robi Risa Putra nampak tertutup rapat dengan pagar berwarna hitam nampak terkunci dari dalam. Rumahnya nampak sederhana dengan bangunan satu lantai.

Robi Risa Putra ditangkap tim Densus 88 antiteror di Hotel Santika, Petamburan, Jakarta Barat. Rumah Robi Risa Putra digerebek setelah Densus 88 menangkap pemuda tersebut di Hotel Santika, Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat,  Sabtu (11/4/2015). "Setelah di hotel tersebut melakukan pemeriksaan, di rumah (Robi) juga ditemukan ada beberapa barang yang bersangkutan," beber Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigadir Jenderal Polisi (Brigjen Pol.) Drs. Agus Rianto, Senin (13/4/2015).

Dari hasil penangkapan tersebut Tim Densus 88 antiteror juga menyita sejumlah barang bukti. Tim Detasemen Khusus 88 Antiteror Mabes Polri menemukan sejumlah barang bukti di rumah terduga teroris, Robi Risa Putra alias Robi (38) di Jalan Persatuan, Kelurahan Sukabumi Selatan, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Bersama suami Rina Oktavia ini ikut diamankan sejumlah barang bukti yaitu SIM, STNK, dan catatan rekening dimana tercatat pelaku diduga mentransfer sejumlah Rp 2 juta pada pelaku lain.

Barang bukti itu di antaranya Kartu Tanda Penduduk DKI Jakarta atas nama Robby Risa Putra. Selain itu dua Surat Izin Mengemudi (SIM) A dan B atas nama Robby Risa Putra juga disita Tim Densus 88 antiteror dari pelaku. Serta beberapa bukti transaksi keuangan yang disita dari saku celana pelaku.

Dijelaskan Brigjen Pol. Drs. Agus Rianto, yang ditemukan antara lain airsoft gun, telepon seluler, magazine, arsip yang gotri yang diduga amunisi.  Saat penangkapan di hotel sebelumnya, polisi menemukan sejumlah barang bukti antara lain, SIM A dan C, KTP DKI Jakarta, STNK, semua atas nama Robby Risa Putra.

Selain itu, juga diamankan barang bukti berupa Garuda Frequent Flyer Card Blue, catatan rekening dan tercatat (diduga) transfer sejumlah Rp 2 juta.

Kemudian ada juga kartu ATM paspor BCA Platinum, Kartu VIP Honda atas nama Robby Risa Putra, NPWP, Kartu ATM MAndiri, tiga kartu selam dari ADS Internasional dan Faktur penjualan dari Nabawi Herbal.

Mantan Kapolres Klaten, Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol.) Drs. Rikwanto, S.H., M.Hum. mengungkapkan, Robi Risa Putra tangkap karena diduga terkait jaringan kelompok militan Negara Islam atau Islamic State (IS) atau The Islamic State of Iraq and the Levant (ISIL) atau Islamic State of Iraq and Syria atau Islamic State of Iraq and al-Sham (ISIS) yang lebih dikenal dengan Islamic State (IS).

"Memfasilitasi orang-orang WNI yang bergabung dengan ISIS di Suriah," papar mantan Wakapolwil Banyumas Kombes Pol. Rikwanto kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (11/4/2015).

"Masih kita kembangkan," imbuh mantan Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Metro Jaya pengganti Kombes. Pol. Baharuddin Djafar berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2432/XII/2011 tertanggal 20 Desember 2011, Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol.) Drs. Rikwanto, S.H., M.Hum.

Lebih jauh, Brigjen Pol. Drs. Agus Rianto menjelaskan, peran Robi Risa Putra masih terus didalami. "Sejauh mana keterlibatannya sampai saat ini masih didalami," tandasnya. Pun demikian, soal berapa orang yang diberangkatkan Robi Risa Putra, juga akan terus didalami Polri. "Itu masih dalam penyelidikan," tegas mantan Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Divisi Humas Polri, Brigjen Pol. Drs. Agus Rianto. (jos)

See Also

Keterangan Ahli Di Sidang Praperadilan Terkait Eksekusi Penahanan Matheus Mangentang
Peras Mantan Petinggi Polri, Hukuman Sisca Dewi Diperberat
LBH Ansor Jateng Apresiasi Penangkapan Cepat Polres Kebumen Terhadap Pelaku Kekerasan Seksual
Kapolres Bitung Perintahkan Pelaku Kejahatan Ditembak Di Tempat
Reserse Polres Bitung Bekuk Residivis Sadis Pembegal Motor
Satuan Reskrim Polres Bitung Tangkap Dua Tersangka Curanmor
Mahasiswa Unesa Sorot Penggunaan Dana Pembelian Mebel Di Kampus
KPK Tetapkan Dirut PT. Rohde And Schwarz Indonesia Sebagai Tersangka
KPK Akan Segera Periksa Saksi Dan Tersangka Suap KONI
KPK Cekal Robert Tantular Ke Luar Negeri
Tim Resmob Dan Tarsius Bitung Lumpuhkan Pencuri Kambuhan
Mahkamah Agung Hukum Alfian Tanjung 2 Tahun Penjara
Polda Jatim Duga Ada Kesalahan Teknis Proyek Berujung Jalan Gubeng Ambles
KPAI Apresiasi Langkah Cepat Polri Proses Bahar Bin Smith
Polri Sebut Penahanan Tersangka Bahar Bin Smith Murni Kasus Hukum
Polri Koordinasi Dengan LPSK Amankan 2 Remaja Korban Bahar Bin Smith
Usai OTT KPK, Kemenpora Lanjutkan Program SEA Games-Olimpiade
KPK Sita Miliaran Rupiah Terkait OTT Pejabat Kemenpora Dan KONI
Polri Kantongi Bukti Penganiayaan Oleh Bahar Bin Smith
KPK OTT Pejabat Kemenpora Dan Pengurus KONI
Polres Metro Jakarta Selatan Buru Pembunuh Perempuan Muda Di Kebagusan City
Pembunuh Keji Sopir Taksi Online Divonis 10 Tahun Penjara
Uang Pengganti E-KTP, KPK Sita Rp 862 Juta Dari Setya Novanto
Keterangan Ahli Ketua DPD KAI DKI Jakarta Pada Sidang Lanjutan Julius Lobiua
TNI AL Ringkus Pelaku Narkoba Di Tanjung Ahus
jQuery Slider

Comments

Arsip :2019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.497.280 Since: 05.03.13 | 0.1549 sec