Hukum

KPK Belum Beri Keterangan OTT Di Bali

Friday, 10 April 2015 | View : 396

JAKARTA-SBN.

Setelah beberapa bulan sempat lesu, lembaga antirasuah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kini kembali panas.

Lembaga antirasuah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap beberapa orang terduga Tindak Pidana Korupsi di Bali, pada Kamis (9/4/2015).

Dalam OTT yang dilakukan di Bali kali ini, KPK mengamankan sejumlah orang.

"Sementara ini, yang baru bisa disampaikan adalah benar pada Kamis (9/4/2015) KPK telah melakukan penangkapan terhadap beberapa orang di Bali," kata Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK Priharsa Nugraha di Jakarta, Jumat (10/4/2015).

Namun, ia belum menyampaikan secara rinci siapa orang yang ditangkap maupun dugaan kasus yang menjerat orang tersebut.

Mereka yang diduga terkait tindak pidana korupsi berupa penyuapan itu sudah digiring ke dalam Gedung KPK sejak pukul 20.00 WIB malam ini.

Namun, sekitar dua jam kemudian atau sekitar pukul 22.45 WIB, salah seorang di antara yang diamankan keluar Gedung KPK melalui pintu basement. Menggunakan mobil Toyota Kijang Innova silver berplat nomor B 1283 JU, orang tersebut langsung meninggalkan Gedung KPK.

Pihak KPK juga belum memberikan keterangan resmi terkait OTT tersebut. "Nanti keterangan lebih lengkap akan disampaikan melalui konferensi pers Jumat pagi," kata Priharsa Nugraha.

Malam ini, KPK menangkap seorang anggota Dewan yang tengah melakukan transaksi suap.

Berdasarkan informasi yang dikumpulkan, orang yang ditangkap adalah anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI terkait dengan dugaan penyuapan.

Informasi yang didapat, penangkapan dilakukan di sebuah hotel di Bali pada Kamis (9/4/2015) malam. Saat ditangkap, sang anggota Dewan tengah melakukan transaksi suap.

Namun, pihak KPK belum mau membeberkan nama anggota Dewan yang ditangkap.

Hingga kini belum diketahui secara pasti dugaan tindak pidana penyuapan yang terkait OTT ini. Belum diketahui berapa jumlah uang suap yang menjadi barang bukti dan ikut didapat penyelidik KPK.

Saat ini, KPK sedang dalam proses membawa anggota Dewan itu ke Jakarta.

KPK akan melakukan pemeriksaan terhadap orang yang tertangkap selama 1x24 jam sebelum menetapkannya sebagai tersangka. (antara/jos)

See Also

Keterangan Ahli Di Sidang Praperadilan Terkait Eksekusi Penahanan Matheus Mangentang
Peras Mantan Petinggi Polri, Hukuman Sisca Dewi Diperberat
LBH Ansor Jateng Apresiasi Penangkapan Cepat Polres Kebumen Terhadap Pelaku Kekerasan Seksual
Kapolres Bitung Perintahkan Pelaku Kejahatan Ditembak Di Tempat
Reserse Polres Bitung Bekuk Residivis Sadis Pembegal Motor
Satuan Reskrim Polres Bitung Tangkap Dua Tersangka Curanmor
Mahasiswa Unesa Sorot Penggunaan Dana Pembelian Mebel Di Kampus
KPK Tetapkan Dirut PT. Rohde And Schwarz Indonesia Sebagai Tersangka
KPK Akan Segera Periksa Saksi Dan Tersangka Suap KONI
KPK Cekal Robert Tantular Ke Luar Negeri
Tim Resmob Dan Tarsius Bitung Lumpuhkan Pencuri Kambuhan
Mahkamah Agung Hukum Alfian Tanjung 2 Tahun Penjara
Polda Jatim Duga Ada Kesalahan Teknis Proyek Berujung Jalan Gubeng Ambles
KPAI Apresiasi Langkah Cepat Polri Proses Bahar Bin Smith
Polri Sebut Penahanan Tersangka Bahar Bin Smith Murni Kasus Hukum
Polri Koordinasi Dengan LPSK Amankan 2 Remaja Korban Bahar Bin Smith
Usai OTT KPK, Kemenpora Lanjutkan Program SEA Games-Olimpiade
KPK Sita Miliaran Rupiah Terkait OTT Pejabat Kemenpora Dan KONI
Polri Kantongi Bukti Penganiayaan Oleh Bahar Bin Smith
KPK OTT Pejabat Kemenpora Dan Pengurus KONI
Polres Metro Jakarta Selatan Buru Pembunuh Perempuan Muda Di Kebagusan City
Pembunuh Keji Sopir Taksi Online Divonis 10 Tahun Penjara
Uang Pengganti E-KTP, KPK Sita Rp 862 Juta Dari Setya Novanto
Keterangan Ahli Ketua DPD KAI DKI Jakarta Pada Sidang Lanjutan Julius Lobiua
TNI AL Ringkus Pelaku Narkoba Di Tanjung Ahus
jQuery Slider

Comments

Arsip :2019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.498.775 Since: 05.03.13 | 0.1073 sec