Hukum

Hukuman Mantan Warek UI Justru Diperberat

Thursday, 09 April 2015 | View : 462

JAKARTA-SBN.

Pengadilan Tinggi (PT) DKI Jakarta menolak banding bekas Wakil Rektor Universitas Indonesia (UI) Tafsir Nurchamid. Hukuman Tafsir justru diperberat.

"PT. DKI telah memutus Tafsir Nurhamid mantan wakil Rektor UI dengan pidana penjara selama tiga tahun denda Rp 200 juta subsider dua bulan," kata Humas Pengadilan Tinggi DKI Jakarta, M. Hatta kepada wartawan, Kamis (9/4/2015).

M. Hatta tidak merinci pertimbangan hakim menolak banding Tafsir. Ia hanya menuturkan, putusan diketok palu pada Selasa 7 April lalu. "Ketua Majelisnya Bapak HM Mas'ud Halim," imbuh dia.

Dengan demikian Tafsir dinilai terbukti secara sah melakukan tindak pidana korupsi pengadaan instalasi teknologi informasi (TI) di perpustakaan UI. Ia pun mendapat tambahan hukuman enam bulan perjara dari vonis Pengadilan Tipikor yakni 2,5 tahun penjara.

Tafsir diketahui menyalahgunakan wewenangnya dalam proyek tersebut. Ia mengarahkan agar pengadaan dan pemasangan sistem TI di Perpustakaan Pusat UI dilakukan melalui PT. Makara Mas.

Tafsir juga menyetujui keikutsertaan PT. Makara Mas dalam proses lelang dengan meminjam nama PT. Netsindo Interbuana. Pengadaan sistem TI seluruhnya dibeli dari PT. Dewi Perdana Internasional.

Ia pun menetapkan anggaran pengadaan dan pemasangan sistem TI secara sepihak sebesar Rp 50 miliar. Anggaran itu lantas dibagi ke dalam beberapa pos, yakni, pengadaan perangkat TI sebesar Rp 21 miliar, pemasangan TI Rp 21 miliar, pambayaran pajak proyek Rp 5 miliar, dan disimpan di kas UI Rp 3 miliar.

Selain Tafsir, kasus ini juga menjerat beberapa pihak lain. Mereka adalah Direktur Umum dan Fasilitas UI Donanta Dhaneswara, Direktur PT. Makara Mas Tjahjanto Budisatrio, Kepala Sub-Direktorat Pemeliharaan dan Pengelolaan Aset UI Jachrizal Sumabrata dan Manajer PT. Makara Mas Dedi Abdul Rachman Saleh.

Pelaksanaan proyek itu rupanya telah mendapat izin dari mantan rektor UI Gumilar Rusliwa Sumantri. Namun, PT. Makara Mas tidak memenuhi kualifikasi sehingga proyek pengadaan dan pemasangan TI meleset dari perkiraan.

See Also

Bareskrim Polri Tetap Usut Korupsi PD Sarana Jaya
KPK Perpanjang Penahanan Kadis PUPR Mojokerto
Bareskrim Polri Tahan 7 Tersangka Terkait Kasus Praktik Bank Gelap Hanson International
KPK Perpanjang Penahanan Dirut PT. CMI Teknologi Rahardjo Pratjihno
KPK Geledah Rumah Anggota DPRD Tulungagung
Kasus PT. Asuransi Jiwasraya (Persero), Kejagung Periksa 27 Saksi Pemilik Rekening Saham
KPK Geledah Gedung DPRD Tulungagung
KPK Periksa Direktur Utama PT. Antam (Persero) Tbk
KPK Akui Adanya Aturan Melarang Pimpinan Temui Pihak Terkait Perkara
Polda Jatim Segera Ungkap TPPU Kasus Investasi Bodong MeMiles
Polda Jatim Bidik TPPU Kasus Investasi Bodong MeMiles
Reynhard Sinaga Ditahan Di Sel Maximum Security
Universitas Manchester Cabut 2 Gelar Magister Reynhard Sinaga
Kolaborasi Bareskrim Dan BNN Amankan 250 Kg Ganja Di Jakarta
Kasus Investasi Bodong MeMiles Segera Dilimpahkan Ke Kejati Jatim
Kasus Investasi Bodong MeMiles, Polda Jatim Periksa Siti Badriah
KPK Sita Rumah Dan Mobil Mantan Bupati Cirebon
Jaksa Teliti Berkas Tersangka Kasus Novel Baswedan
KPK Periksa Komisioner KPU
Polri Selidiki Negara Rakyat Nusantara
Jaksa Agung Sebut Kasus Jiwasraya Merugikan Negara Rp 13,7 Triliun
Bea Cukai Berkoordinasi Dengan Polda Metro Jaya Tangani Kasus Penyelundupan
Pengacara Yang Sukses Mengadakan MoU Dengan Negara Lain
Polda Metro Jaya Tahan Para Tersangka Kasus Penculikan WN Inggris
Presiden Joko Widodo Resmi Lantik Idham Azis Sebagai Kapolri Baru
jQuery Slider

Comments

Arsip :20202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 8.009.422 Since: 05.03.13 | 0.1437 sec