Olah Raga

Martina Hingis And Sania Mirza Juara Lagi

Monday, 06 April 2015 | View : 541

MIAMI-SBN.

Ketika Martina Hingis dan Sania Mirza memenangkan trofi titel ganda putri di Indian Wells bulan lalu, kemenangan turnamen pertama Martina Hingis bersama Sania Mirza sebagai pasangan. Seterusnya berlanjut kejutan besar dalam banyak turnamen lainnya.

Semuanya itu, tidak hanya pasangan Martina Hingis dan Sania Mirza tidak pernah kehilangan satu set pun, pasangan ini pun tidak pernah menyerah kalah lebih dari 4 gim dalam setiap set.

Petenis Swiss, Martina Hingis bersama petenis India, Sania Mirza melengkapi impian mereka dengan menjuarai nomor ganda puteri turnamen Miami Open yang digelar di Crandon Park Tennis Center, Miami, Florida Selatan, Minggu (5/4/2015) atau Senin (6/4/2015) WIB.

Kemenangan pasangan ganda puteri tersebut, Martina Hingis dan Sania Mirza ini memang sudah ditunggu. Saat mengumumkan mereka akan bermain bersama, publik memang sudah menunggu. Keduanya pun memperlihatkan hasil dari penggabungan ini.

Martina Hingis dan Sania Mirza memiliki catatan prestasi yang baik di nomor ganda.

Martina Hingis memiliki lima gelar grand slam di tunggal. Ia bermain ganda secara penuh sejak 2007. Martina Hingis meraih sembilan gelar juara ganda di turnamen grand slam (9 di ganda puteri dan 2 di ganda campuran). Kemenangan di Miami Open di nomor ganda membuat ia memiliki 43 gelar juara di ganda WTA Tur. Gelar juara di nomor tunggal juga 43 kali.

Ketika masih bermain di tunggal, Martina Hingis menjuarai Miami Open pada 1997 dan 2000. "Lapangan di Crandon Park Tennis Center ini memang berjodoh dengan saya. Tahun lalu saya juara ganda di sini bersama Sabine Lisicki. Tahun ini bersama Mirza," ucap Martina Hingis, 34 tahun.

Sementara itu, Sania Mirza memiliki tiga gelar juara ganda campuran turnamen grand slam. Sania Mirza adalah petenis India pertama yang berhasil menuai gelar WTA. Dia juga menjadi petenis India pertama yang meraih babak ketiga grand slam dan sekaligus petenis yang berhasil menembus raihan US$ 1 juta untuk prize money.

Selain itu, Sania Mirza menjadi petenis India yang berhasil menjuarai grand slam nomor ganda campuran, yakni tiga gelar.

Debut menjadi petenis India nomor satu membuat Sania Mirza menjadi petenis Asia ketujuh setelah ranking dunia nomor 2 WTA Tour tunggal per 17 Februari 2014 Li Na (China), ranking dunia nomor 8 WTA Tour tunggal per 9 Februari 2004 Ai Sugiyama (Jepang), ranking dunia nomor 4 WTA Tour tunggal Kimiko Date-Krumm (Jepang), ranking dunia nomor 1 WTA Tour ganda puteri per 17 Februari 2014 Peng Shuai (China), dan ranking dunia nomor 15 WTA Tour tunggal per 18 Mei 2009 Zheng Jie (China) serta ranking dunia nomor 23 WTA Tour tunggal per 25 Februari 2013 Hsieh Su-Wei (Taipei) yang berhasil di ajang tenis dunia.

Martina Hingis, mantan petenis nomor satu dunia di tunggal putri, tampil mengagumkan di nomor ganda. Martina Hingis berpasangan dengan Sania Mirza (India) mampu berhasil menjadi juara ganda putri turnamen WTA Tour Miami Open di Crandon Park Tennis Center, Key Biscayne, Florida, Senin (6/4/2015) WIB.

Ganda putri Martina Hingis/Sania Mirza mampu bangkit dari ketinggalan untuk mengkandaskan harapan Ekaterina Makarova/Elena Vesnina dan menjuarai turnamen Miami Terbuka, Minggu (5/4/2015) atau Senin (6/4/2015) WIB.

Martina Hingis/Sania Mirzamena memenangkan nomor ganda putri setelah menaklukkan pasangan duo Rusia Ekaterina Makarova/Elena Vesnina di partai final Miami Open 2015, Key Biscayne, Senin (6/4/2015) 7-5, 6-1.

Pasangan Martina Hingis/Sania Mirza sempat tertinggal 2-5 di set pertama. Namun, unggulan pertama turnamen ini mampu membalikkan keadaan dan merebut set pertama 7-5.  Mereka bahkan unggul dulu 3-0 di set kedua, sebelum menang 6-1.

"Banyak orang terkejut ketika kami menjuarai Indian Wells, bulan lalu. Sekarang, makin banyak lagi pengamat tenis yang terkejut," ucap Sania Mirza di situs turnamen.

"Kami hanya saling menguatkan saat tertinggal," kata Sania Mirza. "Ketika menang pekan lalu (di Indian Wells), semua berjalan dengan mudah. Saat kami tertinggal, kami sempat panik karena tidak terbiasa," imbuh Sania Mirza.

"Yang penting, kami percaya diri bahwa kami pasangan terbaik dunia. Lawan melakukan start dengan baik. Kami mencoba menemukan irama permainan yang pas agar bisa mengimbangi mereka," kata Martina Hingis.

"Yang paling penting adalah harus tetap yakin bahwa kami adalah pasangan yang terbaik," ujar Martina Hingis seusai pertandingan. "Mereka bermain baik hingga unggul 5-2. Kami hanya berusaha bertahan dan menunggu peluang," tambah dia.

Martina Hingis mengaku, latihan bersama membuat mereka saling percaya.

Pada final di Indiana Wells, Martina Hingis/Sania Mirza juga menundukkan Ekaterina Makarova/Elena Vesnina 6-3 6-4. Di Miami Open, Martina Hingis/Sania Mirza adalah unggulan pertama, sedangkan Ekaterina Makarova/Elena Vesnina peringkat kedua.

"Saya sedikit kecewa gagal mengalahkan mereka. Kami memimpin dan bermain bagus setelah sukses melakukan dua break. Namun, mereka mencoba lebih agresif dan kami pun kerepotan," ucap Ekaterina Makarova.

Ini merupakan gelar kedua berturut-turut buat pasangan asal Swiss dan India ini. Ini adalah kemenangan turnamen kedua berturut-turut untuk Martina Hingis dan Sania Mirza setelah bulan lalu menjuarai turnamen Indian Wells, California. Pekan lalu pasangan Martina Hingis dan Sania Mirza menjuarai Indian Wells.

Martina Hingis pernah menempati peringkat satu tunggal putri dunia pada 1990-an, sebelum mengundurkan diri karena cedera. Kini ia menempati ranking ganda di urutan 43 WTA, sedangkan Sania Mirza berada di peringkat 25. (jos)

See Also

Menpora Kunjungi Unesa Yang Mempunyai Fasilitas Olahraga Lengkap
Menpora Sebut Unesa Jadi Pusat Sports Science Nasional
Taekwondoin Kakak Beradik Tambah Koleksi Medali
Tim Jiti C Rajawali Sakti Tambah Pundi Medali
Bernard Gregory Susilo Rebut Medali Perak Jian Shu C Di Kejuaraan Wushu Antar Perguruan
Bernard Gregory Susilo Raih Perak Qiang Shu C Di Kejuaraan Wushu Antar Perguruan
Berawal Dari Hobi, Bernard Gregory Susilo Toreh Prestasi Cabor Wushu
The Reds Juara Piala Super Eropa 2019
Santoso Nahkodai Tapak Suci Putera Muhammadiyah Kudus 2019-2024
Manny Pacquiao Rebut Gelar Dunia WBA Super Kelas Welter
All Indonesian Final Di Indonesia Terbuka 2019
Manchester United Tunjuk Ole Gunnar Solskjaer Gantikan Jose Mourinho
Manchester United Pecat Pelatih Jose Mourinho
Persija Jakarta Juara Liga 1 Tahun 2018
Maroko Menahan Spanyol 2-2
Uruguay Juara Grup A Libas Tuan Rumah Rusia 3-0
Asa Jerman Terbuka, Jerman Tundukkan Swedia 2-1
Meksiko Kirim Pulang Korea Selatan 2-1
Belgia Bantai Tunisia 5-2
Swiss Atasi Perlawanan Serbia 2-1
Nigeria Hempaskan Islandia 2-0
Brazil Pupus Harapan Kosta Rika 2-0
Ryan Giggs Jadi Direktur Akademi Sepakbola Di Vietnam
SEA Games 2017, Indonesia-Thailand Imbang 1-1
Tumbuhkan Kebersamaan, Dandim 0716/Demak Ikuti Jalan Sehat
jQuery Slider

Comments

Arsip :20202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.908.979 Since: 05.03.13 | 0.1273 sec