Hukum

Sudah Lawan Arus Lalu Lintas, Pemotor Ini Ngotot Tidak Mau Memberi Jalan

Thursday, 02 April 2015 | View : 1110

JAKARTA-SBN.

Aksi pelanggar lalu lintas di Jakarta sudah semakin sering dan terkadang para pelanggar lalu lintas tersebut merasa tidak bersalah. Meski sudah ada rambu, kerap kali pengendara melanggarnya.

Salah satunya seperti yang dilakukan oleh pengendara sepeda motor bernomor polisi B 6971 ZCB.

Saat setelah melewati perempatan lampu merah Jati Padang, Pasar Minggu, lajur jalan pengendara mobil yang bernama Gati Nazeni diserobot oleh pria yang mengendarai motor dari arah berlawanan.

Pesepeda motor pria ini cuek melawan arus di kawasan Jati Padang, Jakarta Selatan, pada Kamis (2/4/2015) siang. Pria itu melawan arus sehingga menghadang laju mobil. Pemotor pria ini nekat melawan arah, dan saat berpapasan dengan mobil di depan, dia enggan memberi jalan. Bahkan saat berhadapan dengan mobil yang mengarah ke depannya, ia malah menghentikan skuternya dan berdiam diri sambil bersedekap. Sudah lawan arus lalu lintas, pemotor ini masih ngotot tidak mau memberi jalan. Akibatnya, mobil tersebut tidak bisa melaju.

Foto pengendara keras kepala ini kemudian diunggah ke Facebook oleh akun Gati Nazeni.

Gati Nazeni menjelaskan, pemotor ini melawan arah di daerah Jati Padang, Pasar Minggu, Jakarta Selatan tepatnya di sekitar perempatan Jati Padang, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

"Awalnya gak bisa langsung merapat ke (lajur) kanan. Roda dua yang kontraflow (di lajur itu) udah bejibun dan rapet banget. Setelah merapat ke separator, dari jalur berbeda nyosor lah Roda dua yang ini untuk kontraflow. Kalo gak salah sih depan jalan Karangpola 7," tulis Gati Nazeni di laman Facebook-nya pada pukul 20.57 WIB.

Dalam Facebook-nya, Gati Nazeni menuliskan, aksi pemotor melawan arah tersebut terjadi Kamis (2/4/2015) pagi.

Gati Nazeni mengaku tidak habis pikir dengan kelakukan pengendara motor tersebut. Padahal, menurut dia, lajur dekat separator jalan sudah ditempati oleh mobilnya.

"Seharusnya, roda dua yang ini udah liat kalo jalur dia untuk kontraflow udah aku tutup rapet. Tetep aja dia ngeyel minta jalur buat kontraflow, no way lah," sambung Gati Nazeni, dikutip awak media dari laman Facebook yang sama.

Saat berpapasan tersebut, dia sengaja menghadang pemotor tersebut. Tidak terima diserobot, Gati Nazeni memberhentikan mobilnya di tengah jalan.

Di depannya, pengendara motor itu juga ikut berhenti dan mematikan mesin motor alih-alih putar balik berkendara di jalur yang seharusnya.

Selang beberapa menit, seorang pengendara yang melihat insiden itu mendekati pengendara nakal tersebut.

"Di lajur kiri, ada sopir yang menasehati bapak ini untuk mengalah. Pengendara roda dua ini gak terima, intinya dia tetep maksa kalo yang harus ngalah itu (adalah) roda empat. Tapi sopir itu bilang kalo si bapak salah karena dia melaju bukan di jalur yang benar," tulis Gati Nazeni.

Beberapa saat setelah dinasihati pengendara lain, Gati Nazeni melanjutkan, pengendara motor itu akhirnya mengalah dan kembali menyalakan motornya. Setelah sempat bertahan, pemotor berjaket hijau tersebut akhirnya mengalah dan memberi jalan.

Netizen sontak memberi sorotan saat pengendara mobil bernama Gati Nazeni menyebarkan foto pengendara nakal tersebut di jejaring sosialnya.

"head to head ama gw? hayuks ajah @PulangKonvoi @TMCPoldaMetro," tulis perempuan ini lengkap dengan foto kejadian melalui akun Twitter-nya @shevioletfish, pukul 12.18 WIB.

"..... Kalo kita yang bener kenapa harus ngalah sama yang salah. Udah jelas banget kalo lajur yang harusnya dilewatin tu motor gak padet-padet amat masih aja mo kontraflow. Selama gak ada mobil pemadam kebakaran ato ambulan yang brisik di belakang loe mah gua jabanin."

Meski begitu, pengendara tersebut tetap berlalu dengan melawan arus menggunakan lajur di sebelah kendaraan Gati Nazeni.

Insiden yang sebenarnya kerap terjadi di jalanan itu mendapat perhatian netizen sejak Kamis (4/2/2015) siang.

Respons positif diberikan netizen kepada pengendara mobil yang diserobot jalurnya dari arah berlawanan oleh pengendara motor bernomor polisi B 6971 ZCB.

Salah seorang pengguna Facebook berkomentar, “Waduh ...nggak berasa salah apa tuh orang...? Apa krn pake jaket angkatan ya....? .....shrsnya ..mikir ....n minggir....minta maaf gt ....baru gw acungin jempol ...klu ini mah jempol terbalik aje......salut ante Gati Nazeni....ksh pelajaran tuh orang.

Gati Nazeni menjawab, “bagusnya sih kondisi yg ada mendukung banget. jalur yg gw lewatin lumayan rame dan gak memungkinkan buat nyingkir ke kiri.

Kemudian pengguna Facebook lain ikut berkomentar, “Good, mbak ... biar nyaho dia, udah tau salah malah nyolot ... akhire piye kuwi, mbak.

Gati Nazeni menjawab, “dia nyingkir ke kanan lagi. lewat trotoar keknya. gak ngikutin euy.

“pada akhirnya sih tu orang minggir ke sisi kanan. entah ke bahu jalan ato dapet sedekah celah dari kendaraan yg ada di belakang gw,” sambung Gati Nazeni.

“pada akhirnya dia sempet buka helm udahan ditegur sopir mikrolet kalo dia salah. take foto yg itu? gak lah. pan nomor polisinya udah keliat banget di marih,” lanjutnya.

“sempet ada 2 serdadu dari cilandak sih. keknya mereka ngetawain tu orang. aparat lagi maksi euy,” imbuh Gati Nazeni.

Di jejaring sosial, banyak respons netizen menghujat ulah pengendara motor itu.

Salah seorang pengguna Facebook menimpali, “asyeek ...! terus gimana akhirnya? tuh orang pakai jaket serdadu ... komandannya datang? polisinya takut?

Pengguna Facebook lainnya berkomentar, “Ech...share donk ke TMC Polda... Kita tanya tanggapannya bagaimana.... Apa mau dibelain lagi kaya yang di bus transjakarta?"

Ada juga yang langsung meminta petugas polisi untuk menindak pengendara tersebut.

"Pak @TMCPoldaMetro gmn ini pak...??? Udah lawan arus malah ngotot," tulis akun Twitter @yatesrow.

"Mental pengendara motor … sudah jelas salah lawan arus … eeh malah ngotot ngadu head-to-head!" respons netizen lain, @Raul_Janvier.

Tidak hanya mengecam, netizen juga berinisiatif untuk melacak identitas asli pengendara itu dengan memeriksa nomor polisi kendaraannya secara online di samsat-pkb.jakarta.go.id. Namun, nomor polisi kendaraan itu tidak terdeteksi oleh aplikasi Samsat.

Hingga Kamis (2/4/2015) malam, foto unggahan Gati Nazeni yang memperlihatkan insiden pengendara motor itu telah mendapat 2.273 like dari netizen di Facebook. Lebih dari 1.000 orang juga ikut membagi unggahan foto tersebut ke laman Facebook masing-masing.

Dari pantauan wartawan, kendaraan roda dua yang melawan arus di kawasan Pasar Minggu kerap terjadi. Sejumlah titik persimpangan seperti di depan Stasiun Pasar Minggu yang mengarah ke Tanjung Barat sudah lumrah terjadi pemaksaan contraflow oleh pengendara bermotor setiap paginya. (mer/kom/jos)

See Also

Keterangan Ahli Di Sidang Praperadilan Terkait Eksekusi Penahanan Matheus Mangentang
Peras Mantan Petinggi Polri, Hukuman Sisca Dewi Diperberat
LBH Ansor Jateng Apresiasi Penangkapan Cepat Polres Kebumen Terhadap Pelaku Kekerasan Seksual
Kapolres Bitung Perintahkan Pelaku Kejahatan Ditembak Di Tempat
Reserse Polres Bitung Bekuk Residivis Sadis Pembegal Motor
Satuan Reskrim Polres Bitung Tangkap Dua Tersangka Curanmor
Mahasiswa Unesa Sorot Penggunaan Dana Pembelian Mebel Di Kampus
KPK Tetapkan Dirut PT. Rohde And Schwarz Indonesia Sebagai Tersangka
KPK Akan Segera Periksa Saksi Dan Tersangka Suap KONI
KPK Cekal Robert Tantular Ke Luar Negeri
Tim Resmob Dan Tarsius Bitung Lumpuhkan Pencuri Kambuhan
Mahkamah Agung Hukum Alfian Tanjung 2 Tahun Penjara
Polda Jatim Duga Ada Kesalahan Teknis Proyek Berujung Jalan Gubeng Ambles
KPAI Apresiasi Langkah Cepat Polri Proses Bahar Bin Smith
Polri Sebut Penahanan Tersangka Bahar Bin Smith Murni Kasus Hukum
Polri Koordinasi Dengan LPSK Amankan 2 Remaja Korban Bahar Bin Smith
Usai OTT KPK, Kemenpora Lanjutkan Program SEA Games-Olimpiade
KPK Sita Miliaran Rupiah Terkait OTT Pejabat Kemenpora Dan KONI
Polri Kantongi Bukti Penganiayaan Oleh Bahar Bin Smith
KPK OTT Pejabat Kemenpora Dan Pengurus KONI
Polres Metro Jakarta Selatan Buru Pembunuh Perempuan Muda Di Kebagusan City
Pembunuh Keji Sopir Taksi Online Divonis 10 Tahun Penjara
Uang Pengganti E-KTP, KPK Sita Rp 862 Juta Dari Setya Novanto
Keterangan Ahli Ketua DPD KAI DKI Jakarta Pada Sidang Lanjutan Julius Lobiua
TNI AL Ringkus Pelaku Narkoba Di Tanjung Ahus
jQuery Slider

Comments

Arsip :2019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.501.637 Since: 05.03.13 | 0.1154 sec